#motorisid Instagram Photos & Videos

motorisid - 2.5k posts

Hashtag Popularity

53
average comments
1.2k
average likes

Latest #motorisid Posts

  • Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahardjo. Menurut dia, tiga ruas jalan itu sebagai langkah awal, atau artinya ke depan akan banyak jalan yang menerapkan sistem ERP. “Langkah ini tentunya untuk mengurangi kemacetan. Dengan skema jalan berbayar, diharapkan bisa lebih bagus lagi,” tutur Budi di Jakarta, Jumat (15/11/2019). Dalam penerapan ERP tersebut, BPTJ pun akan bertanggung jawab di ruas jalan nasional, sementara pemerintah provinsi akan bertanggung jawab di jalan daerah masing-masing. “Nanti untuk jalan nasional, diterapkan di jalan Margonda, Depok, jalan Daan Mogot Tangerang, dan Kalimalang, Bekasi. Ini baru untuk tahap I,” ungkap Budi.

Menurut dia, skema ERP dinilai akan dapat mengurangi banyaknya penggunaan kendaraan pribadi di kawasan Jakarta. Sebab, kebijakan ganjil-genap yang diberlakukan saat ini belum dapat menurunkan jumlah penggunaan kendaraan secara signifikan. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: beritagar
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #erp #electronicroadpricing #jalanberbayar #dishubdki #bptj #kiirosan
  • Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahardjo. Menurut dia, tiga ruas jalan itu sebagai langkah awal, atau artinya ke depan akan banyak jalan yang menerapkan sistem ERP. “Langkah ini tentunya untuk mengurangi kemacetan. Dengan skema jalan berbayar, diharapkan bisa lebih bagus lagi,” tutur Budi di Jakarta, Jumat (15/11/2019). Dalam penerapan ERP tersebut, BPTJ pun akan bertanggung jawab di ruas jalan nasional, sementara pemerintah provinsi akan bertanggung jawab di jalan daerah masing-masing. “Nanti untuk jalan nasional, diterapkan di jalan Margonda, Depok, jalan Daan Mogot Tangerang, dan Kalimalang, Bekasi. Ini baru untuk tahap I,” ungkap Budi.

    Menurut dia, skema ERP dinilai akan dapat mengurangi banyaknya penggunaan kendaraan pribadi di kawasan Jakarta. Sebab, kebijakan ganjil-genap yang diberlakukan saat ini belum dapat menurunkan jumlah penggunaan kendaraan secara signifikan.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: beritagar
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #erp #electronicroadpricing #jalanberbayar #dishubdki #bptj #kiirosan

  •  1,287  230  16 hours ago
  • Seperti dilaporkan laman Autocar India dan Cardekho, Selasa (12/11/2019), Honda mengklaim City versi paling gres itu memiliki desain eksterior sporty dan mewah. Kabinnya diklaim lebih lapang.

Selain itu, performanya semakin meningkat. Honda menawarkannya dalam beberapa varian mesin, di antaranya mesin 1.0 liter turbocharged yang bertenaga 120 hp yang disalurkan ke roda dengan menggunakan transmisi manual 6 tingkat percepatan atau CVT.

Varian lainnya adalah hybrid ringan. Varian ini memadukan mesin bensin1,5 liter dengan motor listrik. Kabarnya, varian ini bertenaga 100 hp dengan torsi 200 Nm.

Honda belum memberikan informasi tinci soal spesfikaasi sedan subkompak ini. Tetapi yang pasti, pasar yang dituju hanya wilayah Timur Tengah, Asia dan Amerika Selatan.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: rushlane (Spekulasi render Honda City 2020)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #hondamotors #hondacity #hondacity2020 #allnewhondacity #allnewhondacity2020 #digimods #digitalmodification #rendering #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Autocar India dan Cardekho, Selasa (12/11/2019), Honda mengklaim City versi paling gres itu memiliki desain eksterior sporty dan mewah. Kabinnya diklaim lebih lapang.

    Selain itu, performanya semakin meningkat. Honda menawarkannya dalam beberapa varian mesin, di antaranya mesin 1.0 liter turbocharged yang bertenaga 120 hp yang disalurkan ke roda dengan menggunakan transmisi manual 6 tingkat percepatan atau CVT.

    Varian lainnya adalah hybrid ringan. Varian ini memadukan mesin bensin1,5 liter dengan motor listrik. Kabarnya, varian ini bertenaga 100 hp dengan torsi 200 Nm.

    Honda belum memberikan informasi tinci soal spesfikaasi sedan subkompak ini. Tetapi yang pasti, pasar yang dituju hanya wilayah Timur Tengah, Asia dan Amerika Selatan.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: rushlane (Spekulasi render Honda City 2020)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #hondamotors #hondacity #hondacity2020 #allnewhondacity #allnewhondacity2020 #digimods #digitalmodification #rendering #kiirosan

  •  720  9  22 hours ago
  • Pernyataan tersebut diungkapkan Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro, saat ditemui usai peluncuran Xpander Cross, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019). “Kenapa kami memilih Xpander Cross, karena sesuai dengan target pasar yang kami bidik yaitu, segmen atas (di segmen pasar Low SUV). Varian ini merupakan persilangan antara MPV dengan SUV, yang meng-grabbed (merebut) konsumen di small MPV (low MPV) dan low SUV, dan segmen ini merupakan kelompok yang tertinggi di segmen Low MPV,” papar dia.

Menyinggung ceruk pasar low MPV bermesin 1.3 liter yang diklaim merek pesaing – yakni Toyota dengan Toyota Avanza 1.3 – sebagai ceruk pasar terbesar, Irwan mengaku MMKSI kurang tertarik. “Karena kalau kita lihat lagi faktanya, ternyata di segmen pasar 1.3 itu penyerap terbesarnya fleet (pembelian borongan oleh perusahaan atau instansi), bukan private, atau individu. Bukan kami tidak tertarik dengan pasar fleet, tetapi kami lebih tertarik dengan pasar individu dengan segmen yang atas (teratas di segmennya),” papar Irwan.

Pada kesempatan itu, Irwan tak menampik kemungkinan Xpander Cross kanibal atau memakan ceruk pasar yang selama ini menjadi garapan Mitsubishi Xpander varian yang telah ada. Sebelumnya, saat konfetensi pers, President Director MMKSI, Naoya Nakamura juga mengaskan hal yang sama, “Kanibalisasi Xpander pasti ada, tetapi ini bukanlah urusan konsumen. Karena kami ingin memberikan pilihan varian lebih banyak kepada konsumen. Kanibal tidak merugikan konsumen, jadi menjadi urusan kami,” ucap Nakamura, Selasa (12/11/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: mitsubishi motors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #xpander #mitsubishixpander #xpanderindonesia #kiirosan
  • Pernyataan tersebut diungkapkan Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro, saat ditemui usai peluncuran Xpander Cross, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019). “Kenapa kami memilih Xpander Cross, karena sesuai dengan target pasar yang kami bidik yaitu, segmen atas (di segmen pasar Low SUV). Varian ini merupakan persilangan antara MPV dengan SUV, yang meng-grabbed (merebut) konsumen di small MPV (low MPV) dan low SUV, dan segmen ini merupakan kelompok yang tertinggi di segmen Low MPV,” papar dia.

    Menyinggung ceruk pasar low MPV bermesin 1.3 liter yang diklaim merek pesaing – yakni Toyota dengan Toyota Avanza 1.3 – sebagai ceruk pasar terbesar, Irwan mengaku MMKSI kurang tertarik. “Karena kalau kita lihat lagi faktanya, ternyata di segmen pasar 1.3 itu penyerap terbesarnya fleet (pembelian borongan oleh perusahaan atau instansi), bukan private, atau individu. Bukan kami tidak tertarik dengan pasar fleet, tetapi kami lebih tertarik dengan pasar individu dengan segmen yang atas (teratas di segmennya),” papar Irwan.

    Pada kesempatan itu, Irwan tak menampik kemungkinan Xpander Cross kanibal atau memakan ceruk pasar yang selama ini menjadi garapan Mitsubishi Xpander varian yang telah ada. Sebelumnya, saat konfetensi pers, President Director MMKSI, Naoya Nakamura juga mengaskan hal yang sama, “Kanibalisasi Xpander pasti ada, tetapi ini bukanlah urusan konsumen. Karena kami ingin memberikan pilihan varian lebih banyak kepada konsumen. Kanibal tidak merugikan konsumen, jadi menjadi urusan kami,” ucap Nakamura, Selasa (12/11/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: mitsubishi motors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #xpander #mitsubishixpander #xpanderindonesia #kiirosan

  •  1,356  91  15 November, 2019
  • Seperti diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan resmi, Rabu (13/11/2019), penandatangan kerjasama itu dilakukan bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Korea Selatan. “Hyundai mau investasi kira-kira US$1 Miliar di industri mobil listrik, di dekat Karawang sana. Tanahnya sekitar 600 hektare (ha),” kata Luhut.

Presiden Jokowi dijadwalkan berangkat ke Negeri Ginseng itu pada 24 November nanti. “Dan signing-nya (penandatanganan kerjasama investasi) itu kira-kira tanggal 25 atau 26 (bulan November),” terang mantan Menko Polhukam itu.

Luhut mengaku telah meminta Hyundai untuk segera memproduksi kendaraan listrik dengan menggunakan bahan baku dari Indonesia. Pabrikan itu diminta memakai bahan baku pembuatan baterai dari Morowali. “Kemudian ban mobil, pesawat terbang, karet dari kita. Sekarang Dunlop sudah. Jadi nanti semua mobil listrik yang diproduksi di Indonesia pakai karet ban dari karet kita,” ucap dia.

Pada Juli lalu pejabat Hyundai Group telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Presiden, Jakarta. Pada saat itu mereka menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: Hyundai Ioniq - EV 2020
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #hyundai #hyundaimotors #hyundaiindonesia #hyundaielectric #hyundaielectricvehicle #hyundaiioniq #hyundaiioniq2020 #electriccar #electricvehicle #mobillistrik #kemenperin #kiirosan
  • Seperti diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan resmi, Rabu (13/11/2019), penandatangan kerjasama itu dilakukan bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Korea Selatan. “Hyundai mau investasi kira-kira US$1 Miliar di industri mobil listrik, di dekat Karawang sana. Tanahnya sekitar 600 hektare (ha),” kata Luhut.

    Presiden Jokowi dijadwalkan berangkat ke Negeri Ginseng itu pada 24 November nanti. “Dan signing-nya (penandatanganan kerjasama investasi) itu kira-kira tanggal 25 atau 26 (bulan November),” terang mantan Menko Polhukam itu.

    Luhut mengaku telah meminta Hyundai untuk segera memproduksi kendaraan listrik dengan menggunakan bahan baku dari Indonesia. Pabrikan itu diminta memakai bahan baku pembuatan baterai dari Morowali. “Kemudian ban mobil, pesawat terbang, karet dari kita. Sekarang Dunlop sudah. Jadi nanti semua mobil listrik yang diproduksi di Indonesia pakai karet ban dari karet kita,” ucap dia.

    Pada Juli lalu pejabat Hyundai Group telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Presiden, Jakarta. Pada saat itu mereka menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: Hyundai Ioniq - EV 2020
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #hyundai #hyundaimotors #hyundaiindonesia #hyundaielectric #hyundaielectricvehicle #hyundaiioniq #hyundaiioniq2020 #electriccar #electricvehicle #mobillistrik #kemenperin #kiirosan

  •  1,700  48  15 November, 2019
  • #Infobintaro #infootomotif @motorisindonesia
• • • • •
Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun. 
Info selengkapnya di www.motoris.id 
Pic: mitsubishi motors
Graphic: motoris

#bintaro #tangsel #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan
  • #Infobintaro #infootomotif @motorisindonesia
    • • • • •
    Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

    Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

    Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun.
    Info selengkapnya di www.motoris.id
    Pic: mitsubishi motors
    Graphic: motoris

    #bintaro #tangsel #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan

  •  15  0  14 November, 2019
  • Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: mitsubishi motors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan
  • Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

    Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

    Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: mitsubishi motors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan

  •  1,874  56  14 November, 2019
  • Pasalnya, hanya lewat R&D Center, porsi transfer teknologi prinsipal bisa dilakukan, bukan sekadar menjadikan Indonesia pasar untuk jualan saja. Hanya lewat fasilitas ini SDM Indonesia bisa berperan lebih dari sekadar operator, tetapi menjadi seorang kreator.
Ucapan keinginan membangun R&D Center sesungguhnya sudah terucap oleh Osamu Masuko, Chief Executive Officer (CEO) Mitsubishi Motors Corporation (MMC) kala itu, tepatnya di Tokyo, Oktober 2017 lalu. Osamu tidak menampik, keberhasilan Xpander merupakan hasil riset 3 tahun di Indonesia dan mendorong untuk segera merealisasikan keinginannya itu. “Tentu akan lebih baik jika ada R&D. Jadi kami akan punya R&D untuk mengembangkan kendaraan. Nantinya insinyur Indonesia akan bisa mengembangkan kendaraan,” kata Osamu, waktu itu. Janji prinsipal Mitsubishi untuk mendirikan R&D Center di Indonesia tak terlepas dari keberhasilan Xpander yang meluncur sejak akhir 2017 lalu. Rekam jejak kinerja penjualan retail Mitsubishi di Indonesia, mengutip data Gaikindo, berhasil mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, hingga 140.191 unit pada 2018. Hasil ini utamanya disebabkan oleh model andalan Xpander. 
Kini, setelah dua tahun berselang, tongkat estafet pimpinan MMC beralih dari Osamu ke Takao Kato. Kato-san punya rencana lain perihal rencana pembangunan R&D Center di Indonesia. “Saat ini, kami sudah punya fasilitas R&D yang besar di Thailand. Jika mau dibangun di Indonesia, harus ada perbedaan antara kedua fasilitas ini. Dalam waktu dekat belum ada rencana (untuk) R&D Center di Indonesia,” ucap Kato di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Penjelasan Kato-san memastikan kalau belum ada rencana pembangunan fasilitas R&D Center di Indonesia dalam waktu dekat ini.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: istimewa
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishiindonesia #mitsubishimotorskramayudhasalesindonesia #mmksi #kemenperin #mitsubishimotorscorporation #kiirosan
  • Pasalnya, hanya lewat R&D Center, porsi transfer teknologi prinsipal bisa dilakukan, bukan sekadar menjadikan Indonesia pasar untuk jualan saja. Hanya lewat fasilitas ini SDM Indonesia bisa berperan lebih dari sekadar operator, tetapi menjadi seorang kreator.
    Ucapan keinginan membangun R&D Center sesungguhnya sudah terucap oleh Osamu Masuko, Chief Executive Officer (CEO) Mitsubishi Motors Corporation (MMC) kala itu, tepatnya di Tokyo, Oktober 2017 lalu. Osamu tidak menampik, keberhasilan Xpander merupakan hasil riset 3 tahun di Indonesia dan mendorong untuk segera merealisasikan keinginannya itu. “Tentu akan lebih baik jika ada R&D. Jadi kami akan punya R&D untuk mengembangkan kendaraan. Nantinya insinyur Indonesia akan bisa mengembangkan kendaraan,” kata Osamu, waktu itu. Janji prinsipal Mitsubishi untuk mendirikan R&D Center di Indonesia tak terlepas dari keberhasilan Xpander yang meluncur sejak akhir 2017 lalu. Rekam jejak kinerja penjualan retail Mitsubishi di Indonesia, mengutip data Gaikindo, berhasil mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, hingga 140.191 unit pada 2018. Hasil ini utamanya disebabkan oleh model andalan Xpander.
    Kini, setelah dua tahun berselang, tongkat estafet pimpinan MMC beralih dari Osamu ke Takao Kato. Kato-san punya rencana lain perihal rencana pembangunan R&D Center di Indonesia. “Saat ini, kami sudah punya fasilitas R&D yang besar di Thailand. Jika mau dibangun di Indonesia, harus ada perbedaan antara kedua fasilitas ini. Dalam waktu dekat belum ada rencana (untuk) R&D Center di Indonesia,” ucap Kato di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Penjelasan Kato-san memastikan kalau belum ada rencana pembangunan fasilitas R&D Center di Indonesia dalam waktu dekat ini.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: istimewa
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishiindonesia #mitsubishimotorskramayudhasalesindonesia #mmksi #kemenperin #mitsubishimotorscorporation #kiirosan

  •  1,927  50  14 November, 2019
  • “Setelah dalam beberapa waktu terakhir membuat penasaran banyak orang, hari ini kami perkenalkan produk baru untuk Indonesia, yang lebih banyak rasa SUV dan petualangan yang “ditanam” ke Xpander, model baru ini dinamakan Xpander Cross,” papar President Director MMKSI Naoya Nakamura, saat memberi sambutan peluncuran varian anyar itu, di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Di tempat yang sama, Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro menegaskan, Xpander Cross merupakan varian tertinggi di keluarga Xpander. “Dia diposisikan di atas small MPV (low MPV Xpander) dan di bawah low SUV. Karakternya memadukan antara dua model itu, sehingga memiliki ketangguhan light off-road yang mumpuni, kenyamanan dan kelegaan MPV, serta kemewahan layaknya varian tertinggi small MPV (low MPV Xpander). Jadi ini di atas Xpander Ultimate,” papar dia saat ditemui usai prosesi peluncuran.

Menurut Irwan, Mitsubishi Motors meluncurkan varian ini karena melihat fakta dan hasil penelitian internal yang dilakukan MMKSI. Studi itu menunjukan, sebagian besar pengguna Xpander hingga saat ini melakukan up-grade tampilan kendaraannya untuk menguatkan karakter SUV di low MPV tersebut.

Selain itu, fakta di pasar kendaraan bermotor roda empat di Tanah Air hingga kini juga menunjukan tren pasar SUV yang terus meningkat. Terlebih, di internal Xpander, tipe yang paling banyak diminati adalah tipe tertinggi atau Ultimate.

Ada tiga tipe yang disajikan Mitsubishi Motors. Ketiganya adalah, tipe transmisi manual atau M/T yang dibanderol Rp 267,7 juta. Kemudian tipe transmisi otomatis (A/T) dihargai Rp 277,7 juta, dan tipe leather seat premium package A/T yang dibanderol Rp 286,7 juta. Semua harga on the road Jakarta.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: mitsubishi motors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #kiirosan
  • “Setelah dalam beberapa waktu terakhir membuat penasaran banyak orang, hari ini kami perkenalkan produk baru untuk Indonesia, yang lebih banyak rasa SUV dan petualangan yang “ditanam” ke Xpander, model baru ini dinamakan Xpander Cross,” papar President Director MMKSI Naoya Nakamura, saat memberi sambutan peluncuran varian anyar itu, di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Di tempat yang sama, Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro menegaskan, Xpander Cross merupakan varian tertinggi di keluarga Xpander. “Dia diposisikan di atas small MPV (low MPV Xpander) dan di bawah low SUV. Karakternya memadukan antara dua model itu, sehingga memiliki ketangguhan light off-road yang mumpuni, kenyamanan dan kelegaan MPV, serta kemewahan layaknya varian tertinggi small MPV (low MPV Xpander). Jadi ini di atas Xpander Ultimate,” papar dia saat ditemui usai prosesi peluncuran.

    Menurut Irwan, Mitsubishi Motors meluncurkan varian ini karena melihat fakta dan hasil penelitian internal yang dilakukan MMKSI. Studi itu menunjukan, sebagian besar pengguna Xpander hingga saat ini melakukan up-grade tampilan kendaraannya untuk menguatkan karakter SUV di low MPV tersebut.

    Selain itu, fakta di pasar kendaraan bermotor roda empat di Tanah Air hingga kini juga menunjukan tren pasar SUV yang terus meningkat. Terlebih, di internal Xpander, tipe yang paling banyak diminati adalah tipe tertinggi atau Ultimate.

    Ada tiga tipe yang disajikan Mitsubishi Motors. Ketiganya adalah, tipe transmisi manual atau M/T yang dibanderol Rp 267,7 juta. Kemudian tipe transmisi otomatis (A/T) dihargai Rp 277,7 juta, dan tipe leather seat premium package A/T yang dibanderol Rp 286,7 juta. Semua harga on the road Jakarta.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: mitsubishi motors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #kiirosan

  •  776  17  13 November, 2019
  • Demikian disampaikan oleh Sascha Pallenberg, Head of Digital Transformation Daimler AG, melalui akun Twitter resminya, Senin (11/11/2019). Daimler AG adalah perusahaan induk dari Mercedes. “Akan hadir versi EV tanpa emisi dari Mercedes Benz G-Class. Beberapa waktu lalu sempat ada diskusi apakah kami akan mengeliminasi varian tersebut. Tetapi saya sekarang melihat bahwa mobil terakhir yang akan kami buat adalah G-Class,” tegas Kallenius dalam acara Automobilwotche Kongress di Berlin, Jerman.

Dua tahun lalu, bos Mercedes saat itu Dieter Zetsche menyatakan bahwa akan hadir 10 mobil listrik produksi mereka pada 2022. Kemudian tahun lalu, pabrik kendaraan mewah asal Jerman itu memperkenalkan mobil listrik pertama mereka Mercedes-Benz EQC, yang juga berdesain SUV. Belum jelas apakah G-Class EV akan dibangun berdasarkan rangka dan bodi yang ada saat ini atau beralih ke platform baru yang tengah disiapkan untuk mobil listrik Mercedes, mungkin sama dengan EQC. 
Berat total G-Class versi standar terbaru mencapai 2,5 ton. Mesin twin-turbo 4.5L V8 yang menghasilkan 416 tenaga kuda. Jika mempertahankan rangka dan bodi saat ini, Mercedes butuh baterai yang amat kuat untuk dapat memacu SUV seberat 2,5 ton itu di jalan mulus maupun off-road. 
Sebenarnya, sudah ada orang yang memiliki versi EV dari G-Class dan performanya terbukti cukup bagus, termasuk saat melibas jalur offroad. Dia adalah aktor laga ternama yang menjadi politisi Amerika Serikat, Arnold Schwarzenegger. Pada 2017, Arnold meminta perusahaan Austria, Kreisel Electric, untuk mengganti mesin G 350 miliknya dengan mesin listrik. Permintaan itu disanggupi. Kreisel membangun mesin listrik bertenaga 360 kW (490 tenaga kuda) untuk menjalankan mobil tersebut. Baterai yg digunakan berkapasitas 80 kWh dgn berat 510 kg. Mobil bisa digas hingga 183 km/jam dgn jarak tempuh max 300km.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: kreiselelectric (G-Class EV, milik Arnold Schwarzenegger)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #electriccar #electricvehicle #electricvehicles #mercedesbenz #mercedesbenzgclass #mercedesbenzev #gclass #gclasselectric #daimler #daimlerag #kiirosan
  • Demikian disampaikan oleh Sascha Pallenberg, Head of Digital Transformation Daimler AG, melalui akun Twitter resminya, Senin (11/11/2019). Daimler AG adalah perusahaan induk dari Mercedes. “Akan hadir versi EV tanpa emisi dari Mercedes Benz G-Class. Beberapa waktu lalu sempat ada diskusi apakah kami akan mengeliminasi varian tersebut. Tetapi saya sekarang melihat bahwa mobil terakhir yang akan kami buat adalah G-Class,” tegas Kallenius dalam acara Automobilwotche Kongress di Berlin, Jerman.

    Dua tahun lalu, bos Mercedes saat itu Dieter Zetsche menyatakan bahwa akan hadir 10 mobil listrik produksi mereka pada 2022. Kemudian tahun lalu, pabrik kendaraan mewah asal Jerman itu memperkenalkan mobil listrik pertama mereka Mercedes-Benz EQC, yang juga berdesain SUV. Belum jelas apakah G-Class EV akan dibangun berdasarkan rangka dan bodi yang ada saat ini atau beralih ke platform baru yang tengah disiapkan untuk mobil listrik Mercedes, mungkin sama dengan EQC.
    Berat total G-Class versi standar terbaru mencapai 2,5 ton. Mesin twin-turbo 4.5L V8 yang menghasilkan 416 tenaga kuda. Jika mempertahankan rangka dan bodi saat ini, Mercedes butuh baterai yang amat kuat untuk dapat memacu SUV seberat 2,5 ton itu di jalan mulus maupun off-road.
    Sebenarnya, sudah ada orang yang memiliki versi EV dari G-Class dan performanya terbukti cukup bagus, termasuk saat melibas jalur offroad. Dia adalah aktor laga ternama yang menjadi politisi Amerika Serikat, Arnold Schwarzenegger. Pada 2017, Arnold meminta perusahaan Austria, Kreisel Electric, untuk mengganti mesin G 350 miliknya dengan mesin listrik. Permintaan itu disanggupi. Kreisel membangun mesin listrik bertenaga 360 kW (490 tenaga kuda) untuk menjalankan mobil tersebut. Baterai yg digunakan berkapasitas 80 kWh dgn berat 510 kg. Mobil bisa digas hingga 183 km/jam dgn jarak tempuh max 300km.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: kreiselelectric (G-Class EV, milik Arnold Schwarzenegger)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #electriccar #electricvehicle #electricvehicles #mercedesbenz #mercedesbenzgclass #mercedesbenzev #gclass #gclasselectric #daimler #daimlerag #kiirosan

  •  415  1  13 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman China Daily News dan South China Morning Post, total ekspor pabrikan yang didirikan Li Shufu ini mencapai 51.465 unit pada kurun waktu itu. Jumlah mobil yang diekspor tersebut melonjak hingga 196% dibanding rentang waktu yang sama 2018. “Perusahaan telah memperluas beberapa model plug-in hybrid baru di bawah merek barunya Lynk & Co,” tulis China Daily News. Menariknya, ekspor yang dicatatakan pada periode itu terjadi di Asia dan Eropa. Hal itu menunjukan, kondisi perang dagang antara Cina dengan Amerika Serikat, tak banyak berpengaruh terhadap ekspor yang dilakukan Geely. 
Seperti dilaporkan The Star beberapa waktu lalu, Vice President of Public Relations Geely Group, Victor Young, kepada StarBizWeek dan lima media lainnya, mengatakan, Geely yang kini menggenggam 49,9% saham Proton Holding Bhd, juga berambisi membawa Proton menjadi pabrikan terbesar ketiga di Asia Tenggara. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: Automotivenews 
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #geely #protonholdings #protonx70 #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman China Daily News dan South China Morning Post, total ekspor pabrikan yang didirikan Li Shufu ini mencapai 51.465 unit pada kurun waktu itu. Jumlah mobil yang diekspor tersebut melonjak hingga 196% dibanding rentang waktu yang sama 2018. “Perusahaan telah memperluas beberapa model plug-in hybrid baru di bawah merek barunya Lynk & Co,” tulis China Daily News. Menariknya, ekspor yang dicatatakan pada periode itu terjadi di Asia dan Eropa. Hal itu menunjukan, kondisi perang dagang antara Cina dengan Amerika Serikat, tak banyak berpengaruh terhadap ekspor yang dilakukan Geely.
    Seperti dilaporkan The Star beberapa waktu lalu, Vice President of Public Relations Geely Group, Victor Young, kepada StarBizWeek dan lima media lainnya, mengatakan, Geely yang kini menggenggam 49,9% saham Proton Holding Bhd, juga berambisi membawa Proton menjadi pabrikan terbesar ketiga di Asia Tenggara.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: Automotivenews
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #geely #protonholdings #protonx70 #kiirosan

  •  646  5  12 November, 2019
  • Seperti dilaporkan China Daily News dan Nikkei yang mengutip laporan keuangan perusahaan, Jumat (8/11/2019), sepanjang triwulan kedua itu penjualan Suzuki di dua pasar utama – India dan Jepang – ambrol. Penjualan di India ambrol 26,5% menjadi 675.000 unit saja.

Padahal, India selama ini dikenal sebagai penyumbang 50% dari total penjualan pabrikan berlambang huruf S tersebut. Sedangkan di Jepang yang merupakan kampung halamannya sekaligus pasar utama kedua, penjualan Suzuki hanya 33.300 unit atau susut 4,6%. Namun, di Eropa Suzuki masih mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,3%. Di benua ini, penjualan pada Juli hingga September tercatat menyentuh angka 149.000 unit. Akibat susutnya penjualan ini, laba operasi yang dibukukan di rentang waktu itu hanya 55,9 miliar yen atau sekitar Rp 7,19 triliun. Nilai ini ambrol 32% dibanding periode sama tahun fiskal sebelumnya yang mencapai 82 miliar yen atau sekitar Rp 10,55 triliun.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #suzukimotorcorporation #manufactur #marutisuzuki #kiirosan
  • Seperti dilaporkan China Daily News dan Nikkei yang mengutip laporan keuangan perusahaan, Jumat (8/11/2019), sepanjang triwulan kedua itu penjualan Suzuki di dua pasar utama – India dan Jepang – ambrol. Penjualan di India ambrol 26,5% menjadi 675.000 unit saja.

    Padahal, India selama ini dikenal sebagai penyumbang 50% dari total penjualan pabrikan berlambang huruf S tersebut. Sedangkan di Jepang yang merupakan kampung halamannya sekaligus pasar utama kedua, penjualan Suzuki hanya 33.300 unit atau susut 4,6%. Namun, di Eropa Suzuki masih mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,3%. Di benua ini, penjualan pada Juli hingga September tercatat menyentuh angka 149.000 unit. Akibat susutnya penjualan ini, laba operasi yang dibukukan di rentang waktu itu hanya 55,9 miliar yen atau sekitar Rp 7,19 triliun. Nilai ini ambrol 32% dibanding periode sama tahun fiskal sebelumnya yang mencapai 82 miliar yen atau sekitar Rp 10,55 triliun.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #suzukimotorcorporation #manufactur #marutisuzuki #kiirosan

  •  662  45  12 November, 2019
  • Dari sejumlah foto yang disajikan terlihat, Raize versi TRD mendapatkan ubahan di bagian eksterior, khususnya dari bumper depan hingga pintu bagasi dengan decal dari bahan polyvinyl chloride resin. Decal juga diberikan pada bagian tepi bawah pintu bagasi belakang. Tambahan kit di bumper menambah dimensi panjang SUV lima penumpang tersebut 38 milimeter (mm) di depan, dan 5 mm di bagian belakang. Namun, tambahan kit menyebabkan ground clearance menyusut 56 mm.

Begitu pun dengan tambahan side skirt yang membuat ketinggian bagian bodi samping dari permukaan tanah berkurang 61 mm. Tapi, perubahan ini justeru membuat tampilan Raize makin keren.Terlebih, gagang pintu juga diimbuhi aksen serat karbon.

Aksesori TRD juga disematkan di sejumlah bagian pada interior. Bagian itu di antaranya tombol push/start mesin, karpet bagasi, hingga pelindung dari paparan sinar matahari.

Raize yang meluncur di Jepang 5 November lalu, mengusung mesin 1.0 lter tiga silinder dengan pendinginan menggunakan cairan. Mesin ini disebut enyemburkan tenaga hingga 98 PS pada putaran mesin 6.000 rpm dengan torsi 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: toyotaglobal
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #toyotaraizetrd #toyotaraizemodellista #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan
  • Dari sejumlah foto yang disajikan terlihat, Raize versi TRD mendapatkan ubahan di bagian eksterior, khususnya dari bumper depan hingga pintu bagasi dengan decal dari bahan polyvinyl chloride resin. Decal juga diberikan pada bagian tepi bawah pintu bagasi belakang. Tambahan kit di bumper menambah dimensi panjang SUV lima penumpang tersebut 38 milimeter (mm) di depan, dan 5 mm di bagian belakang. Namun, tambahan kit menyebabkan ground clearance menyusut 56 mm.

    Begitu pun dengan tambahan side skirt yang membuat ketinggian bagian bodi samping dari permukaan tanah berkurang 61 mm. Tapi, perubahan ini justeru membuat tampilan Raize makin keren.Terlebih, gagang pintu juga diimbuhi aksen serat karbon.

    Aksesori TRD juga disematkan di sejumlah bagian pada interior. Bagian itu di antaranya tombol push/start mesin, karpet bagasi, hingga pelindung dari paparan sinar matahari.

    Raize yang meluncur di Jepang 5 November lalu, mengusung mesin 1.0 lter tiga silinder dengan pendinginan menggunakan cairan. Mesin ini disebut enyemburkan tenaga hingga 98 PS pada putaran mesin 6.000 rpm dengan torsi 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: toyotaglobal
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #toyotaraizetrd #toyotaraizemodellista #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan

  •  1,002  21  11 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman The Hindu dan India Today belum lama ini, mobil lima kursi ini mendapatkan nilai cukup memuaskan dalam hal perlindungan kepala dan leher penumpang di bagian depan. Namun, untuk perlindungan dada pengemudi di mobil ini sangat buruk. “Dengan hasil uji seperti itu, (Datsun) Redi-GO hanya mendapatkan bintang satu,” bunyi pernyataan Global NCAP.
Padahal, Redi-GO merupakan satu-satunya mobil di kelasnya yang memiliki fitur pengingat sabuk pengaman.

Datsun Redi-G India telah melakukan upgrade Redi-GO untuk memenuhi standar keamanan AIS-145 yang ditetapkan pemerintah. Sehingga, mobil ini telah mendapatkan fitur ABS, airbag samping pengemudi, sensor parkir belakang, sistem peringatan dini , hingga pengingat penggunaan sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang di depan. Namun, dalam hal perlindungan penumpang anak-anak masih mending. Redi-GO mendapat peringkat bintang dua.

Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
Pic: carspiritpk
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #datsun #datsunindia #datsunredigo #redigo #globalncap #ujitabrak #safety #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman The Hindu dan India Today belum lama ini, mobil lima kursi ini mendapatkan nilai cukup memuaskan dalam hal perlindungan kepala dan leher penumpang di bagian depan. Namun, untuk perlindungan dada pengemudi di mobil ini sangat buruk. “Dengan hasil uji seperti itu, (Datsun) Redi-GO hanya mendapatkan bintang satu,” bunyi pernyataan Global NCAP.
    Padahal, Redi-GO merupakan satu-satunya mobil di kelasnya yang memiliki fitur pengingat sabuk pengaman.

    Datsun Redi-G India telah melakukan upgrade Redi-GO untuk memenuhi standar keamanan AIS-145 yang ditetapkan pemerintah. Sehingga, mobil ini telah mendapatkan fitur ABS, airbag samping pengemudi, sensor parkir belakang, sistem peringatan dini , hingga pengingat penggunaan sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang di depan. Namun, dalam hal perlindungan penumpang anak-anak masih mending. Redi-GO mendapat peringkat bintang dua.

    Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
    Pic: carspiritpk
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #datsun #datsunindia #datsunredigo #redigo #globalncap #ujitabrak #safety #kiirosan

  •  1,239  43  11 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Rabu (6/11/2019), dua tipe pertama yakni LX dan EX dilengkapi lampu depan otomotis dan proyektor halogen. Sedangkan tipe tertinggi atau SX lampu depannya telah menggunakan LED.

Lampu DRL tipe LX masih standar. Sedangkan dua tipe di atasnya – yakni EX dan SX menggunakan DRL LED.
Semua tipe menggunakan pelek berukuran 17 inci yang dibalut ban 215/55 / R17. Ban cadangan ditempatkan di bagian bawah jok belakang.

Hanya ada satu varian mesin yang ditawarkan, yakni berbahan bakar bensin dengan kubikasi 2.0 liter natural aspirated. Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 149 PS dengan torsi 179 Nm yang disalurkan ke roda mengggunakan transmisi CVT khas Kia yang dinamai transmisi IVT. Semua tipe Seltos dilengkapi perangkat audio berlayar sentuh 8 inci. Perangkat itu memungkinkan dua perangkat Bluetooth terhubung secara bersamaan. Semua tipe juga memiliki Apple Carplay dan Android Auto sebagai perlengkapan standar, bersama dengan 4 speaker dan dua tweeter.

Namun, untuk tipe LX joknya masih berlapis fabric. Sementara dua tipe lainnya – EX dan SX – jok telah dilapisi lembaran kulit. SUV dengan lima tempat duduk ini disebut memiliki ruang kargo berkapasitas 433 liter.

Fitur keamanannya, rem cakram depan dan belakang yang diimbuhi Antilock Braking System (ABS) sebagai standar. Tipe tertinggi diimbuhi fitur stability control, hill hold assist, airbag samping berupa tirai, cuise control, serta surround camera.

Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #kia #kiamotors #kiamotorsindonesia #kiasuv #suv #kiaseltos #kiaseltos2019 #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Rabu (6/11/2019), dua tipe pertama yakni LX dan EX dilengkapi lampu depan otomotis dan proyektor halogen. Sedangkan tipe tertinggi atau SX lampu depannya telah menggunakan LED.

    Lampu DRL tipe LX masih standar. Sedangkan dua tipe di atasnya – yakni EX dan SX menggunakan DRL LED.
    Semua tipe menggunakan pelek berukuran 17 inci yang dibalut ban 215/55 / R17. Ban cadangan ditempatkan di bagian bawah jok belakang.

    Hanya ada satu varian mesin yang ditawarkan, yakni berbahan bakar bensin dengan kubikasi 2.0 liter natural aspirated. Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 149 PS dengan torsi 179 Nm yang disalurkan ke roda mengggunakan transmisi CVT khas Kia yang dinamai transmisi IVT. Semua tipe Seltos dilengkapi perangkat audio berlayar sentuh 8 inci. Perangkat itu memungkinkan dua perangkat Bluetooth terhubung secara bersamaan. Semua tipe juga memiliki Apple Carplay dan Android Auto sebagai perlengkapan standar, bersama dengan 4 speaker dan dua tweeter.

    Namun, untuk tipe LX joknya masih berlapis fabric. Sementara dua tipe lainnya – EX dan SX – jok telah dilapisi lembaran kulit. SUV dengan lima tempat duduk ini disebut memiliki ruang kargo berkapasitas 433 liter.

    Fitur keamanannya, rem cakram depan dan belakang yang diimbuhi Antilock Braking System (ABS) sebagai standar. Tipe tertinggi diimbuhi fitur stability control, hill hold assist, airbag samping berupa tirai, cuise control, serta surround camera.

    Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #kia #kiamotors #kiamotorsindonesia #kiasuv #suv #kiaseltos #kiaseltos2019 #kiirosan

  •  1,914  43  8 November, 2019
  • Rencana investasi pabrikan yang didirikan Elon Musk di Indonesia itu, kata Airlangga, diungkapkan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross, saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Pernyataan itu juga kembali diulangi Ross ketika bertemu dengannya di kantor Kemenko Perekonomian. “Pada prinsipnya, pemerintah akan memfasilitasi. Termasuk mempermudah (investasi) karena ada permintaan juga mengenai batasan-batasan mengenai permodalan dan kemitraan (mitra lokal). Nah, ini semua dijanjikan (proses pembenahan) akan selesai dalam waktu tiga bulan,” papar mantan Menteri Perindustrian itu dalam memberi keterangan pers di kantorya, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Pada kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B.Panjaitan menyatakan dia telah bertemu dengan perwakilan Tesla yang ikut dalam rombongan Wilbur Ross. Pada kesempatan itu, Luhut meminta agar Tesla berinvestasi di Indonesia, khususnya untuk produksi baterai mobil listrik. Luhut mengungkapkan Tesla hadir bersama perwakilan dari produsen mobil listrik besar antara lain Volkswagen, Mercedes dan BMW terkait investasi baterai lithium di Indonesia. Saat ini, lanjut Luhut, Tesla juga membeli bahan baku dari Cina untuk pembuatan baterai listrik yang mereka kerjakan di Amerika Serikat. “Padahal, bahan baku pembuatan baterai yang sudah diolah di Cina itu berasal dari Indonesia. Jadi saya bilang sama Tesla, lha kenapa kalian tidak sama-sama investasi di kita (Indonesia). Presiden (Joko Widodo) pun meminta untuk integrated industry (industri terintegrasi),” terang Luhut. 
Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #electriccar #electricvehicle #pluginhybridcar #hybridcar #batteryelectricvehicle #batteryelectriccar #battery #tesla #teslainc #kemenperin #mobillistrik #kiirosan
  • Rencana investasi pabrikan yang didirikan Elon Musk di Indonesia itu, kata Airlangga, diungkapkan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross, saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Pernyataan itu juga kembali diulangi Ross ketika bertemu dengannya di kantor Kemenko Perekonomian. “Pada prinsipnya, pemerintah akan memfasilitasi. Termasuk mempermudah (investasi) karena ada permintaan juga mengenai batasan-batasan mengenai permodalan dan kemitraan (mitra lokal). Nah, ini semua dijanjikan (proses pembenahan) akan selesai dalam waktu tiga bulan,” papar mantan Menteri Perindustrian itu dalam memberi keterangan pers di kantorya, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Pada kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B.Panjaitan menyatakan dia telah bertemu dengan perwakilan Tesla yang ikut dalam rombongan Wilbur Ross. Pada kesempatan itu, Luhut meminta agar Tesla berinvestasi di Indonesia, khususnya untuk produksi baterai mobil listrik. Luhut mengungkapkan Tesla hadir bersama perwakilan dari produsen mobil listrik besar antara lain Volkswagen, Mercedes dan BMW terkait investasi baterai lithium di Indonesia. Saat ini, lanjut Luhut, Tesla juga membeli bahan baku dari Cina untuk pembuatan baterai listrik yang mereka kerjakan di Amerika Serikat. “Padahal, bahan baku pembuatan baterai yang sudah diolah di Cina itu berasal dari Indonesia. Jadi saya bilang sama Tesla, lha kenapa kalian tidak sama-sama investasi di kita (Indonesia). Presiden (Joko Widodo) pun meminta untuk integrated industry (industri terintegrasi),” terang Luhut.
    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #electriccar #electricvehicle #pluginhybridcar #hybridcar #batteryelectricvehicle #batteryelectriccar #battery #tesla #teslainc #kemenperin #mobillistrik #kiirosan

  •  1,083  17  8 November, 2019
  • #Repost @motorisindonesia
• • • • • •
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan
  • #Repost @motorisindonesia
    • • • • • •
    Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

    Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

    Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

    Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

    Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan

  •  3  0  7 November, 2019
  • #Repost @motorisindonesia
• • • • • •
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan
  • #Repost @motorisindonesia
    • • • • • •
    Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

    Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

    Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

    Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

    Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan

  •  9  0  7 November, 2019
  • Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan
  • Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

    Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

    Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

    Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

    Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan

  •  1,731  69  7 November, 2019
  • Dari jumlah itu, 32.708 unit diantaranya merupakan pikap merek Suzuki, yakni New Carry dan Mega Carry.“Satu di antara produk kendaraan yang memiliki data penjualan bagus adalah dari sisi kendaraan komersial yaitu pikap Suzuki Carry. Pikap Suzuki berhasil menguasai 38,4% pangsa pasar,” kata Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), di sela pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya, Jumat (1/11/2019) lalu.

Pikap, kata Harold, menjadi penyumbang penjualan Suzuki terbanyak. Bahkan, penjualan dari pabrik ke diler (wholesales)  di sembilan bulan tahun ini, sekitar 52% lebih disumbang oleh pikap New Carry dan Mega Carry. Tetapi, data Gaikindo menunjukan, angka penjualan pikap Suzuki di kurun waktu itu ternyata ambles 9,14% dibanding periode sama 2018 tahun lalu. “Pasar (otomotif) secara umum kan kita ketahui juga mengalami penurunan. Penyusutan penjualan ini masih lebih bagus dibanding penjualan pikap Daihatsu Gran Max. Di periode itu, penjualan pikap Gran Max sebanyak 27.369 unit, atau ambles 11,59% dibanding tahun lalu.

Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Pic: istimewa
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #suzukiindomobilsales #suzukiindomobil #suzukicarrypickup #suzukicarrypickup2019 #carrypickup #carrypickup2019 #astradaihatsumotor #astradaihatsu #daihatsugrandmax #grandmax #commercialvehicle #wholesales #gaikindo #kiirosan
  • Dari jumlah itu, 32.708 unit diantaranya merupakan pikap merek Suzuki, yakni New Carry dan Mega Carry.“Satu di antara produk kendaraan yang memiliki data penjualan bagus adalah dari sisi kendaraan komersial yaitu pikap Suzuki Carry. Pikap Suzuki berhasil menguasai 38,4% pangsa pasar,” kata Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), di sela pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya, Jumat (1/11/2019) lalu.

    Pikap, kata Harold, menjadi penyumbang penjualan Suzuki terbanyak. Bahkan, penjualan dari pabrik ke diler (wholesales)  di sembilan bulan tahun ini, sekitar 52% lebih disumbang oleh pikap New Carry dan Mega Carry. Tetapi, data Gaikindo menunjukan, angka penjualan pikap Suzuki di kurun waktu itu ternyata ambles 9,14% dibanding periode sama 2018 tahun lalu. “Pasar (otomotif) secara umum kan kita ketahui juga mengalami penurunan. Penyusutan penjualan ini masih lebih bagus dibanding penjualan pikap Daihatsu Gran Max. Di periode itu, penjualan pikap Gran Max sebanyak 27.369 unit, atau ambles 11,59% dibanding tahun lalu.

    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Pic: istimewa
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #suzukiindomobilsales #suzukiindomobil #suzukicarrypickup #suzukicarrypickup2019 #carrypickup #carrypickup2019 #astradaihatsumotor #astradaihatsu #daihatsugrandmax #grandmax #commercialvehicle #wholesales #gaikindo #kiirosan

  •  709  25  7 November, 2019
  • Project Director IIMS Motobike Expo 2019, Hendra Noor Saleh, menyebut hingga kini sudah ada 10 pemegang merek sepeda motor yang bakal ikut serta. Mereka adalah, Benelli, BMW Motorrad, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot, Piaggio, Vespa, dan Yamaha. “Sebagai event perdana, kami sangat bersyukur antusiasme dari industri cukup besar. Sampai dengan hari ini terdapat 10 merek roda dua yang akan berpartisipasi dan kemungkinan akan bertambah,”tutur Hendra, di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Hanya, PT Astra Honda Motor (AHM) – yang merupakan “penguasa” pasar sepeda motor di Tanah Air – hingga kini belum menyatakan keikutsertaannya. Begitu pun dengan merek Suzuki, yang diageni oleh PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS). Soal ini, Hendra mengaku tidak tahu persis alasannya, dia hanya menyebut mungkin masih di bahas di internal masing-masing perusahaan. “Tapi kalau misalnya besok pameran dan malam ini bilang ikut. Ya, saya pasti siapkan tempatnya,” ucap dia. 
Salah satu program andalan hajatan ini, kata Hendra, adalah Motobike Parade & Catwalk yang menampilkan motor-motor modifikasi maupun limited edition milik para peserta pameran. “Motor-motor tersebut akan unjuk pesona dengan mengelilingi area pameran dan berakhir di panggung utama yang berada di bagian Istora Senayan,” kata dia.

Industri aksesoris yang berpartisipasi di IIMS Motobike 2019 ini antara lain, Alpinestars, Arai, Astra Otoparts, Brisk Busi, Cargloss, Deus Ex Machina, Elders Company, Komine, Nolan, Ohlins, Proliner, R9, RCB, RS, Shinko, SHOEI, Street Art Custom, Taichi, Uma, V-Rossi, dan Von Dutch serta beberapa merk ternama lainnya.

Pameran ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB di hari Jumat dan Minggu, serta pukul 10.00 – 00.00 WIB di hari Sabtu dengan harga tiket Rp 25.000. Bagi pengunjung yang datang berkelompok, IIMS Motobike Expo 2019 menyediakan group ticket untuk empat orang dengan harga Rp. 75.000

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: @iimsmotobike
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #iimsmotobike  #iimsmotobike2019 #pameran #exebition #pameranmotor #dyandrapromosindo #kiirosan
  • Project Director IIMS Motobike Expo 2019, Hendra Noor Saleh, menyebut hingga kini sudah ada 10 pemegang merek sepeda motor yang bakal ikut serta. Mereka adalah, Benelli, BMW Motorrad, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot, Piaggio, Vespa, dan Yamaha. “Sebagai event perdana, kami sangat bersyukur antusiasme dari industri cukup besar. Sampai dengan hari ini terdapat 10 merek roda dua yang akan berpartisipasi dan kemungkinan akan bertambah,”tutur Hendra, di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Hanya, PT Astra Honda Motor (AHM) – yang merupakan “penguasa” pasar sepeda motor di Tanah Air – hingga kini belum menyatakan keikutsertaannya. Begitu pun dengan merek Suzuki, yang diageni oleh PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS). Soal ini, Hendra mengaku tidak tahu persis alasannya, dia hanya menyebut mungkin masih di bahas di internal masing-masing perusahaan. “Tapi kalau misalnya besok pameran dan malam ini bilang ikut. Ya, saya pasti siapkan tempatnya,” ucap dia.
    Salah satu program andalan hajatan ini, kata Hendra, adalah Motobike Parade & Catwalk yang menampilkan motor-motor modifikasi maupun limited edition milik para peserta pameran. “Motor-motor tersebut akan unjuk pesona dengan mengelilingi area pameran dan berakhir di panggung utama yang berada di bagian Istora Senayan,” kata dia.

    Industri aksesoris yang berpartisipasi di IIMS Motobike 2019 ini antara lain, Alpinestars, Arai, Astra Otoparts, Brisk Busi, Cargloss, Deus Ex Machina, Elders Company, Komine, Nolan, Ohlins, Proliner, R9, RCB, RS, Shinko, SHOEI, Street Art Custom, Taichi, Uma, V-Rossi, dan Von Dutch serta beberapa merk ternama lainnya.

    Pameran ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 10.00 – 22.00 WIB di hari Jumat dan Minggu, serta pukul 10.00 – 00.00 WIB di hari Sabtu dengan harga tiket Rp 25.000. Bagi pengunjung yang datang berkelompok, IIMS Motobike Expo 2019 menyediakan group ticket untuk empat orang dengan harga Rp. 75.000

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: @iimsmotobike
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #iimsmotobike #iimsmotobike2019 #pameran #exebition #pameranmotor #dyandrapromosindo #kiirosan

  •  107  0  6 November, 2019
  • Seperti dilansir situs resmi Global.toyota, Selasa (5/11/2019), Raize merupakan mobil kompak pertama yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Company dengan platform DNGA sebagai kelanjutan pengembangan bersama mobil merek Toyota dan Daihatsu. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 milimeter (mm) dan lebar 1695 mm. 
SUV ringkas ini menawarkan kapasitas bagasi 369 liter, diklaim terdepan di kelasnya. Kursi belakang juga dapat dilipat, sehingga memperbesar kapasitas kargo, memungkinkan membawa barang bawaan yang lebih besar dan panjang. Bodi dan suspensi merupakan pengembangan terbaru berkat pengadopsian platform DNGA. Bobot mobil ini – 980 kilogram – diklaim lebih ringan dengan suspensi yang disebut memiliki kestabilan tinggi kala mobil dikendarai. 
Toyota menyebut, paduan antara mesin turbo 1,0 liter dengan transmisi D-CVT – yang merupakan pertama kalinya digunakan di jajaran kendaraan Toyota – menjadikannya nyaman dikendarai, tak ubahnya mengendari mobil bermesin 1.5 liter. Sekadar catatan, mesin 1.0 liter, tiga silinder berturbo ini menyemburkan tenaga hingga 98 PS pada 6.000 rpm. Sedangkan torsinya  mencapai 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm. 
Toyota juga melengkapinya dengan serangkain fitur keamanan Smart Assist terbaru. Perangkat ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya Crash Avoidance Braking Function dengan mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki. Selain itu, Erroneous Start Prevention Function with braking control.

Toyota menawarkannya dalam versi berpenggerak roda depan dan all wheel drive (AWD). Mobil yang dibanderol mulai 1.679.000 – 2.282.200 yen atau sekitar Rp 215 – 293,5 jutaan ini (kurs 1 yen = Rp 128.61), ini di Jepang ditargetkan terjual 4.100 unit saban bulan.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: toyotaglobal
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan
  • Seperti dilansir situs resmi Global.toyota, Selasa (5/11/2019), Raize merupakan mobil kompak pertama yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Company dengan platform DNGA sebagai kelanjutan pengembangan bersama mobil merek Toyota dan Daihatsu. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 milimeter (mm) dan lebar 1695 mm.
    SUV ringkas ini menawarkan kapasitas bagasi 369 liter, diklaim terdepan di kelasnya. Kursi belakang juga dapat dilipat, sehingga memperbesar kapasitas kargo, memungkinkan membawa barang bawaan yang lebih besar dan panjang. Bodi dan suspensi merupakan pengembangan terbaru berkat pengadopsian platform DNGA. Bobot mobil ini – 980 kilogram – diklaim lebih ringan dengan suspensi yang disebut memiliki kestabilan tinggi kala mobil dikendarai.
    Toyota menyebut, paduan antara mesin turbo 1,0 liter dengan transmisi D-CVT – yang merupakan pertama kalinya digunakan di jajaran kendaraan Toyota – menjadikannya nyaman dikendarai, tak ubahnya mengendari mobil bermesin 1.5 liter. Sekadar catatan, mesin 1.0 liter, tiga silinder berturbo ini menyemburkan tenaga hingga 98 PS pada 6.000 rpm. Sedangkan torsinya  mencapai 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm.
    Toyota juga melengkapinya dengan serangkain fitur keamanan Smart Assist terbaru. Perangkat ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya Crash Avoidance Braking Function dengan mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki. Selain itu, Erroneous Start Prevention Function with braking control.

    Toyota menawarkannya dalam versi berpenggerak roda depan dan all wheel drive (AWD). Mobil yang dibanderol mulai 1.679.000 – 2.282.200 yen atau sekitar Rp 215 – 293,5 jutaan ini (kurs 1 yen = Rp 128.61), ini di Jepang ditargetkan terjual 4.100 unit saban bulan.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: toyotaglobal
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan

  •  1,606  48  6 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Carscoops dan GM Authority, Jumat (1/11/2019) Chevrolet bakal menggelontorkan Blazer versi tujuh kursi penumpang di Cina, pada pekan depan. Peluncuran dilakukan di acara Night Chevrolet Gala 2019. Bahkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Inforasi negara itu juga, bulan Oktober lalu sudah memposting gambar SUV tersebut. “SUV tujuh kursi ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi keluarga-keluaga di Cina,” tulis Carscoops.

Hanya, hingga kini Chevrolet masih enggan mengomentari kabar tersebut. Meski demikian, beberapa bocoran informasi soal jatidiri Blazer anyar itu sedikit demi sedikit mulai tersaji. Informasi itu menyebut, Blazer tujuh penumpang itu bakal disuguhkan dalam dua tipe, yakni RS dan Redline. Meski secara tampilan desain tak berbeda dengan versi standar atau lima penumpang, namun ujung belakang-nya lebih panjang dan jendela ketiga berukuran lebih besar.

Dimensi panjangnya bertambah 1437 milimeter (mm), lebar melar 5 mm, dan lebih tinggi 34 mm. Jarak sumbu roda yang tidak berubah, yakni tetap 2.863 mm. Mobil berpeggerak roda depan ini disebut juga masih ditenagai oleh mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged. Semburan tenaganya mencapai 227 hp.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: rodenrothmotors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #chevrolet #generalmotors #chevroletblazer #chevroletblazer2020 #blazer2020 #chevroletchina #chevroletsuv #suv #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Carscoops dan GM Authority, Jumat (1/11/2019) Chevrolet bakal menggelontorkan Blazer versi tujuh kursi penumpang di Cina, pada pekan depan. Peluncuran dilakukan di acara Night Chevrolet Gala 2019. Bahkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Inforasi negara itu juga, bulan Oktober lalu sudah memposting gambar SUV tersebut. “SUV tujuh kursi ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi keluarga-keluaga di Cina,” tulis Carscoops.

    Hanya, hingga kini Chevrolet masih enggan mengomentari kabar tersebut. Meski demikian, beberapa bocoran informasi soal jatidiri Blazer anyar itu sedikit demi sedikit mulai tersaji. Informasi itu menyebut, Blazer tujuh penumpang itu bakal disuguhkan dalam dua tipe, yakni RS dan Redline. Meski secara tampilan desain tak berbeda dengan versi standar atau lima penumpang, namun ujung belakang-nya lebih panjang dan jendela ketiga berukuran lebih besar.

    Dimensi panjangnya bertambah 1437 milimeter (mm), lebar melar 5 mm, dan lebih tinggi 34 mm. Jarak sumbu roda yang tidak berubah, yakni tetap 2.863 mm. Mobil berpeggerak roda depan ini disebut juga masih ditenagai oleh mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged. Semburan tenaganya mencapai 227 hp.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: rodenrothmotors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #chevrolet #generalmotors #chevroletblazer #chevroletblazer2020 #blazer2020 #chevroletchina #chevroletsuv #suv #kiirosan

  •  1,845  55  5 November, 2019
  • “Kami memberikan penawaran terbatas kepada masyarakat Indonesia melalui program Chevrolet Cuci Gudang yang dimulai sejak hari Jumat, tanggal 1 November (sampai akhir tahun 2019),” papar General Director, GM Indonesia, Donald Rachmat, dalam pernyataan resmi, Senin (4/11/2019). Melalui program ini, mobil Chevrolet Spark yang dijual dengan harga 200,5 juta kini hanya Rp 160,5 juta atau dicukur Rp 40 juta. 
Harga Chevrolet Trax dipangkas Rp 80 juta yakni dari Rp 318,5 juta menjadi Rp 238,5 juta.
Banderol Chevrolet Trailblazer disunat dari Rp 480,5 juta menjadi 424, 5 juta atau susut 56 juta. 
Sedangkan harga pikap Chevrolet Colorado High Country dipapras Rp 75 juta, sehingga menjadi Rp 474,5 juta. Padahal, sebelumnya dihargai Rp 549,5 juta.

Sebelumnya, GM telah pamit dari Indonesia. Melalui pernyataan resmi, President GM Asia Tenggara Hector Villarreal, menyampaikan hal itu, pada Senin (28/10/2019). Di Indonesia, kata dia, GM tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan keuntungan berkesinambungan.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #generalmotors #chevrolet #chevroletindonesia #generalmotorsindonesia #gmindonesia #chevrolettrailblazer #chevrolettrax #chevroletspark #kiirosan
  • “Kami memberikan penawaran terbatas kepada masyarakat Indonesia melalui program Chevrolet Cuci Gudang yang dimulai sejak hari Jumat, tanggal 1 November (sampai akhir tahun 2019),” papar General Director, GM Indonesia, Donald Rachmat, dalam pernyataan resmi, Senin (4/11/2019). Melalui program ini, mobil Chevrolet Spark yang dijual dengan harga 200,5 juta kini hanya Rp 160,5 juta atau dicukur Rp 40 juta.
    Harga Chevrolet Trax dipangkas Rp 80 juta yakni dari Rp 318,5 juta menjadi Rp 238,5 juta.
    Banderol Chevrolet Trailblazer disunat dari Rp 480,5 juta menjadi 424, 5 juta atau susut 56 juta.
    Sedangkan harga pikap Chevrolet Colorado High Country dipapras Rp 75 juta, sehingga menjadi Rp 474,5 juta. Padahal, sebelumnya dihargai Rp 549,5 juta.

    Sebelumnya, GM telah pamit dari Indonesia. Melalui pernyataan resmi, President GM Asia Tenggara Hector Villarreal, menyampaikan hal itu, pada Senin (28/10/2019). Di Indonesia, kata dia, GM tidak memiliki segmen pasar otomotif yang dapat memberikan keuntungan berkesinambungan.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #generalmotors #chevrolet #chevroletindonesia #generalmotorsindonesia #gmindonesia #chevrolettrailblazer #chevrolettrax #chevroletspark #kiirosan

  •  1,491  73  5 November, 2019
  • Sontak pertanyaan pun berkembang. Jika menjadi mobil kembar – layaknya Daihatsu Terios dengan Toyota Rush – yang juga sebagai model global, akankah mobil ini bakal diproduksi di Indonesia?. Belum ada informasi resmi yang pasti.

Bahkan, kapan mobil itu bakal diboyong ke Indonesia pun, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) belum bersedia memastikannya. “Belum, kami belum ada pembicaraan kapan Rocky masuk Indonesia, apalagi soal produksinya bagaimana dan dimana. Secara peluang memang bagus, karena tren global SUV sedang meningkat juga,” tutur Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra di sela kunjungan ke TMS 2019, belum lama ini

Kendati begitu, Amelia menambahkan, jika SUV baru itu benar-benar masuk ke Indonesia, akan berada di bawah Terios. Artinya secara posisi harga pun akan lebih miring atau lebih murah dari Terios. Maklum, kapasitas – baik mesin maupun daya tamping kabin – lebih kecil dibanding Terios.

Pernyataan Amelia ini secara serta merta menyiratkan tanda, bahwa kalaupun dijual di Tanah Air, harga jual menjadi pertimbangan tersendiri. Agar tujuan itu terpenuhi, tentu produk harus dibuat di dalam negeri.

Amelia juga menyodorkan alasan yang sangat masuk akal. “Kalau kita tidak produksi di Indonesia, itu (harga Rocky) akan mahal sekali. Jadi kalau mau diproduksi, harus di Indonesia, tidak mungkin dari Jepang kita bawanya,” papar dia. Apakah ini kode keras bahwa Daihatsu Indonesia bakal memproduksinya? atau setidaknya siap memproduksi jika mobil itu dipasarkan di RI?

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #daihatsumotorcorporation #daihatsu #daihatsu #daihatsurocky #daihatsurockyindonesia #astradaihatsumotor #taftrocky #dmcjapan #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan
  • Sontak pertanyaan pun berkembang. Jika menjadi mobil kembar – layaknya Daihatsu Terios dengan Toyota Rush – yang juga sebagai model global, akankah mobil ini bakal diproduksi di Indonesia?. Belum ada informasi resmi yang pasti.

    Bahkan, kapan mobil itu bakal diboyong ke Indonesia pun, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) belum bersedia memastikannya. “Belum, kami belum ada pembicaraan kapan Rocky masuk Indonesia, apalagi soal produksinya bagaimana dan dimana. Secara peluang memang bagus, karena tren global SUV sedang meningkat juga,” tutur Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra di sela kunjungan ke TMS 2019, belum lama ini

    Kendati begitu, Amelia menambahkan, jika SUV baru itu benar-benar masuk ke Indonesia, akan berada di bawah Terios. Artinya secara posisi harga pun akan lebih miring atau lebih murah dari Terios. Maklum, kapasitas – baik mesin maupun daya tamping kabin – lebih kecil dibanding Terios.

    Pernyataan Amelia ini secara serta merta menyiratkan tanda, bahwa kalaupun dijual di Tanah Air, harga jual menjadi pertimbangan tersendiri. Agar tujuan itu terpenuhi, tentu produk harus dibuat di dalam negeri.

    Amelia juga menyodorkan alasan yang sangat masuk akal. “Kalau kita tidak produksi di Indonesia, itu (harga Rocky) akan mahal sekali. Jadi kalau mau diproduksi, harus di Indonesia, tidak mungkin dari Jepang kita bawanya,” papar dia. Apakah ini kode keras bahwa Daihatsu Indonesia bakal memproduksinya? atau setidaknya siap memproduksi jika mobil itu dipasarkan di RI?

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #daihatsumotorcorporation #daihatsu #daihatsu #daihatsurocky #daihatsurockyindonesia #astradaihatsumotor #taftrocky #dmcjapan #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan

  •  829  32  4 November, 2019
  • Disebutkan, unit yang ditarik termasuk model yang diekspor ke Jepang dengan logo Toyota. Rinciannya, Gran Max 1.5 sebanyak 32 ribu unit, Luxio 4.000 unit, dan lainnya unit yang diekspor. Sebelumnya telah ada lima mobil dari dua model itu yang dilaporkan mengalami masalah tersebut. Mesin mobil tiba-tiba mati di saat mobil dikendarai. Kasus lainnya yang dilaporkan, dari area mesin muncul suara-suara yang tak semestinya. “Walaupun yang bermasalah masih sedikit, tapi kami memutuskan untuk melakukan recall,” tutur Head Product Improvement ADM Bambang Supriyadi di Jakarta, Jumat (1/11/2019). Service Parts Division Head PT ADM Anjar Rosjadi mengatakan, permasalahan itu ditemukan di rentang waktu Maret – September lalu. “Kami menemukan masalah mesin mobil tiba-tiba mati, mobil berhenti. Kemudian dilakukan investigasi, hasilnya menunjukan ada connecting rod (setang seher) yang patah,” kata dia.

PT ADM menyarankan agar para pemilik kedua jenis mobil itu melakukan pengecekan apakah kendaraannya terasuk yang di-recall. Caranya, dengan menghubungi 1-500-898. Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra menyebut proses penggantian komponen yang bermasalah itu membutuhkan waktu 14 jam. Proses tersebut diberikan secara gratis.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: istimewa
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #astradaihatsumotor #adm #astradaihatsu #daihatsu #daihatsuindonesia #daihatsugranmax #granmax #daihatsuluxio #recall #granmaxindonesia #kiirosan
  • Disebutkan, unit yang ditarik termasuk model yang diekspor ke Jepang dengan logo Toyota. Rinciannya, Gran Max 1.5 sebanyak 32 ribu unit, Luxio 4.000 unit, dan lainnya unit yang diekspor. Sebelumnya telah ada lima mobil dari dua model itu yang dilaporkan mengalami masalah tersebut. Mesin mobil tiba-tiba mati di saat mobil dikendarai. Kasus lainnya yang dilaporkan, dari area mesin muncul suara-suara yang tak semestinya. “Walaupun yang bermasalah masih sedikit, tapi kami memutuskan untuk melakukan recall,” tutur Head Product Improvement ADM Bambang Supriyadi di Jakarta, Jumat (1/11/2019). Service Parts Division Head PT ADM Anjar Rosjadi mengatakan, permasalahan itu ditemukan di rentang waktu Maret – September lalu. “Kami menemukan masalah mesin mobil tiba-tiba mati, mobil berhenti. Kemudian dilakukan investigasi, hasilnya menunjukan ada connecting rod (setang seher) yang patah,” kata dia.

    PT ADM menyarankan agar para pemilik kedua jenis mobil itu melakukan pengecekan apakah kendaraannya terasuk yang di-recall. Caranya, dengan menghubungi 1-500-898. Direktur Marketing PT ADM, Amelia Tjandra menyebut proses penggantian komponen yang bermasalah itu membutuhkan waktu 14 jam. Proses tersebut diberikan secara gratis.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: istimewa
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #astradaihatsumotor #adm #astradaihatsu #daihatsu #daihatsuindonesia #daihatsugranmax #granmax #daihatsuluxio #recall #granmaxindonesia #kiirosan

  •  856  35  4 November, 2019
  • #Repost @motorisindonesia (@get_repost)
・・・
Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra. 
Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan
  • #Repost @motorisindonesia (@get_repost)
    ・・・
    Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

    Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

    Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra.
    Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan

  •  23  0  3 November, 2019
  • #Repost @motorisindonesia
• • • • • •
Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra. 
Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan
  • #Repost @motorisindonesia
    • • • • • •
    Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

    Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

    Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra.
    Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan

  •  78  6  2 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra. 
Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

    Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

    Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra.
    Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan

  •  2,917  161  1 November, 2019
  • Seperti diungkapkan Direktur Registasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Halim Pagarra, salah satu keistimewaan yang diberikan kepada KBL adalah bebas dari aturan ganjil-genap. Lantaran itulah, agar petugas mudah membedakannya dengan kendaraan biasa, ciri khas diperlukan. “Ini berupa alternatif yang sedang kita usulkan, jadi warna pelat nomor akan beda, kita usulkan warna putih. Lalu angka pelat nomor juga lebih banyak ada lima, kalau yang reguler kan hanya empat saja,” ucap Halim saat dihubungi Motoris, Kamis (31/10/2019). Kini usulan tersebut tengah digodok dengan lembaga  atau pemangku kepentingan lainnya. Pembahasan dilakukan dalam focus group discussion (FGD) dengan tema Registrasi dan Identifikasi Pengoperasian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electronic Vehicle).
Namun, tegas Halim, secara proses hukum terutama soal administrasi kendaraan tidak ada perbedaan dengan kendaraan konvensional. Artinya, pemilik mobil listrik tetap harus mengantongi izin atau telah teregistrasi lebih dulu di kepolisian. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mobillistrik #electriccar #electricvehicle #electricvehicles #pluginhybridcar #pluginhybridelectricvehicle #phev #polri #pajakmobil #tnkb #platnomor #korlantas #korlantaspolri #dirjenpajak #ganjilgenap #kiirosan
  • Seperti diungkapkan Direktur Registasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Halim Pagarra, salah satu keistimewaan yang diberikan kepada KBL adalah bebas dari aturan ganjil-genap. Lantaran itulah, agar petugas mudah membedakannya dengan kendaraan biasa, ciri khas diperlukan. “Ini berupa alternatif yang sedang kita usulkan, jadi warna pelat nomor akan beda, kita usulkan warna putih. Lalu angka pelat nomor juga lebih banyak ada lima, kalau yang reguler kan hanya empat saja,” ucap Halim saat dihubungi Motoris, Kamis (31/10/2019). Kini usulan tersebut tengah digodok dengan lembaga  atau pemangku kepentingan lainnya. Pembahasan dilakukan dalam focus group discussion (FGD) dengan tema Registrasi dan Identifikasi Pengoperasian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electronic Vehicle).
    Namun, tegas Halim, secara proses hukum terutama soal administrasi kendaraan tidak ada perbedaan dengan kendaraan konvensional. Artinya, pemilik mobil listrik tetap harus mengantongi izin atau telah teregistrasi lebih dulu di kepolisian.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mobillistrik #electriccar #electricvehicle #electricvehicles #pluginhybridcar #pluginhybridelectricvehicle #phev #polri #pajakmobil #tnkb #platnomor #korlantas #korlantaspolri #dirjenpajak #ganjilgenap #kiirosan

  •  1,954  90  1 November, 2019
  • Berbagai cuitan di akun twitter dan laman Life30on, menyatakan Raize yang merupakan pengganti – atau bisa jadi, diposisikan di bawah atau malah di atas – Toyota Rush, itu akan melanjutkan cerita tentang mobil kembar dari dua pabrikan tersebut.

Beragam fitur bantuan untuk pengemudi termasuk peringatan dini jika ada potensi tabrakan, peringatan kepastian keamanan sebelum mobil dijalankan, hinggga monitoring blind spot ditanam di mobil ini. Toyota juga mengimbuhinya dengan lane keep assist, peranti peringatan lalu lintas di belakang mobil, kamera surround view dan lain-lain.

Mesin yang diusungnya 1.0 liter turbocharged diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 99 PS dan torsi 140 Nm. Peyaluran tenaga ke roda diduga menggunakan transmisi manual atau CVT enam tingkat percepatan. Bahkan disebut-sebut, versi dengan sistem pengerak roda allwheel drive juga bakal ditawarkan. Namun ini, masih perlu dikonfirmasi pada saat peluncuran.

Raize memiliki gril trapesium yang diapit oleh lampu depan sweptback. Ke bagian bawah, kita bisa melihat intake vertikal dengan lampu kabut melingkar dan lampu LED daytime running horizontal, “Raize ini berbasis Daihatsu Rocky, SUV baru Daihatsu yang menggunakan platform anyar Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Dia memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.620 mm, dan tinggi 1.695 mm. Panjang wheelbase-nya, 2.525 mm,” demikian keterangan yang dikutip laman Life30.on.

Dengan melihat sederet fakta ini, maka Rocky – Raize bisa dipastikan sebagai pembuka episode anyar cerita tentang mobil kembar  Toyota dan Daihatsu. Di Indonesia keduanya telah merajut cerita ini sejak kehadiran Avanza – Xenia pada tahun 2004 lalu. Kisah sukses cerita ini kemudian ditorehkan Rush – Terios, Agya – Ayla, hingga Calya – Sigra. Kini, layar telah menanti jalinan kisah lanjutan cerita ini. Episode anyar tentang perjalanan mobil kembar segera dimulai. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: toyota
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #suv #kiirosan
  • Berbagai cuitan di akun twitter dan laman Life30on, menyatakan Raize yang merupakan pengganti – atau bisa jadi, diposisikan di bawah atau malah di atas – Toyota Rush, itu akan melanjutkan cerita tentang mobil kembar dari dua pabrikan tersebut.

    Beragam fitur bantuan untuk pengemudi termasuk peringatan dini jika ada potensi tabrakan, peringatan kepastian keamanan sebelum mobil dijalankan, hinggga monitoring blind spot ditanam di mobil ini. Toyota juga mengimbuhinya dengan lane keep assist, peranti peringatan lalu lintas di belakang mobil, kamera surround view dan lain-lain.

    Mesin yang diusungnya 1.0 liter turbocharged diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 99 PS dan torsi 140 Nm. Peyaluran tenaga ke roda diduga menggunakan transmisi manual atau CVT enam tingkat percepatan. Bahkan disebut-sebut, versi dengan sistem pengerak roda allwheel drive juga bakal ditawarkan. Namun ini, masih perlu dikonfirmasi pada saat peluncuran.

    Raize memiliki gril trapesium yang diapit oleh lampu depan sweptback. Ke bagian bawah, kita bisa melihat intake vertikal dengan lampu kabut melingkar dan lampu LED daytime running horizontal, “Raize ini berbasis Daihatsu Rocky, SUV baru Daihatsu yang menggunakan platform anyar Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Dia memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.620 mm, dan tinggi 1.695 mm. Panjang wheelbase-nya, 2.525 mm,” demikian keterangan yang dikutip laman Life30.on.

    Dengan melihat sederet fakta ini, maka Rocky – Raize bisa dipastikan sebagai pembuka episode anyar cerita tentang mobil kembar  Toyota dan Daihatsu. Di Indonesia keduanya telah merajut cerita ini sejak kehadiran Avanza – Xenia pada tahun 2004 lalu. Kisah sukses cerita ini kemudian ditorehkan Rush – Terios, Agya – Ayla, hingga Calya – Sigra. Kini, layar telah menanti jalinan kisah lanjutan cerita ini. Episode anyar tentang perjalanan mobil kembar segera dimulai.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: toyota
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #suv #kiirosan

  •  1,560  37  31 October, 2019
  • #Repost @motorisindonesia
• • • • • •
Menurut Brand & Marketing Director Wuling Motors Indonesia, Yin Yi, kehadiran dua varian anyar ini merupakan langkah Wuling dalam menjawab perkembangan yang ada di pasar otomotif Indonesia. “Baik di Cortez CT maupun Confero S ACT. Kami hadirkan teknologi tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Pada Confero S ACT misalnya, dengan sistem e-clutch itu maka kenyamanan berkendara bagi pengemudi akan jauh lebih baik,” ungkap dia sebelum cara media driving experience dua varian itu di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4/2019). Sementara, Product Planning Development Wuling Motor, Danang Wiratmoko mengatakan, Cortez 1.5 Turbo CVT menggunakan platform yang sama dengan Wuling Almaz. “Tetapi keduaya memiliki perbedaan settingan atau engine tunning, ini terakit dengan bobot kendaraan dan karakter penggunaannya,” kata dia di tempat yang sama. Mesin yang diusung varian anyar Cotez itu disebut menghasilkan tenaga hingga 140 hp dan torsi 250 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda dengan menggunakan transmisi CVT delapan tingkat percepatan. Sedangkan soal sistem transmisi di Confero varian anyar – e-clutch – Danang menyebut, transmisi ini memiliki keunggulan yakni lebih irit dalam biaya perawatan mobil. Pasalnya, sistem operasi ransmisi itu berlangsung lembut dan cepat, sehingga pergantian part-part transmisi dalam waktu cepat bisa dihindari. Hanya sayang, di acara ini belum disebutkan berapa harga dua varian anyar tersebut. Banderol akan diumumkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang berlangsung 25 April – 5 Mei nanti.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.

Pic : rockomotif
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wuling #wulingmotors #wulingmotorsindonesia #wulingindonesia #sgmwmotorsindonesia #sgmwindonesia #wulingcortez #wulingcortezturbo #cortezturbo #wulingcortezct #cortezct #wulingconfero #wulingconferosact #conferosact #wulingturbo #iims2019 #kiirosan
  • #Repost @motorisindonesia
    • • • • • •
    Menurut Brand & Marketing Director Wuling Motors Indonesia, Yin Yi, kehadiran dua varian anyar ini merupakan langkah Wuling dalam menjawab perkembangan yang ada di pasar otomotif Indonesia. “Baik di Cortez CT maupun Confero S ACT. Kami hadirkan teknologi tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Pada Confero S ACT misalnya, dengan sistem e-clutch itu maka kenyamanan berkendara bagi pengemudi akan jauh lebih baik,” ungkap dia sebelum cara media driving experience dua varian itu di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4/2019). Sementara, Product Planning Development Wuling Motor, Danang Wiratmoko mengatakan, Cortez 1.5 Turbo CVT menggunakan platform yang sama dengan Wuling Almaz. “Tetapi keduaya memiliki perbedaan settingan atau engine tunning, ini terakit dengan bobot kendaraan dan karakter penggunaannya,” kata dia di tempat yang sama. Mesin yang diusung varian anyar Cotez itu disebut menghasilkan tenaga hingga 140 hp dan torsi 250 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda dengan menggunakan transmisi CVT delapan tingkat percepatan. Sedangkan soal sistem transmisi di Confero varian anyar – e-clutch – Danang menyebut, transmisi ini memiliki keunggulan yakni lebih irit dalam biaya perawatan mobil. Pasalnya, sistem operasi ransmisi itu berlangsung lembut dan cepat, sehingga pergantian part-part transmisi dalam waktu cepat bisa dihindari. Hanya sayang, di acara ini belum disebutkan berapa harga dua varian anyar tersebut. Banderol akan diumumkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang berlangsung 25 April – 5 Mei nanti.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.

    Pic : rockomotif
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wuling #wulingmotors #wulingmotorsindonesia #wulingindonesia #sgmwmotorsindonesia #sgmwindonesia #wulingcortez #wulingcortezturbo #cortezturbo #wulingcortezct #cortezct #wulingconfero #wulingconferosact #conferosact #wulingturbo #iims2019 #kiirosan

  •  29  0  31 October, 2019
  • Seperti dilansir laman resmi Volkswagen-Newsroom, Sabtu (26/10/2019) lalu, Passanger Vehicle Operational Head VW, Ralf Brandstätter, menegaskan kendati mengusung desain dan teknologi baru, namun konsep Golf tetap. Pabrikan yang didirikan di Berlin pada tahun 1938 ini mengklaim, Golf teranyam ini merupakan model paling progresif dari yang pernah diproduksi. “Mobil ini benar-benar baru. Tapi tentu saja, Golf akan tetap menjadi Golf. Karena konsep yang mendasarinya abadi. Mobil ini telah mendefinisikan merek kami selama beberapa dekade,” papar dia. Golf memang tercatat sebagai model paling sukses di jajaran produk yang dibuat oleh VW. Fakta berbicara, selama 45 tahun, telah terjual lebih dari 35 juta unit. 
Soal kemampuan teknologi komunikasi berbasis tekologi digital bernama Car2X, Chairman of the Board of Management of VW, Herbert Diess mengatakan daya jangkau komunikasi itu mencapai 800 meter dengan kondisi sekitar atau kendaraan lain. Serangkaian sensor dan radar akan menangkap atau mendeteksi keadaan. 
Ada lima varian hybrid dari Golf yang disajikan. Bahkan, hatchback ini menggunakan teknologi 48V seperti generator starter belt, baterai 48 lithium-ion dan mesin TSI generasi terbaru yang efisien. Ada sejumlah pilihan tipe berdasar semburan tenaga yang dihasilkan, yakni 108 hp, 128 hp, serta 147 hp. Untuk varian plug-in hybrid, ditawarkan dua tipe. Tipe pertama, bertenaga hingga 201 hp dan tipe kedua sporty GTE bertenaga hingga 241hp. Pada jajaran varian bermesin konvensional, disuguhkan piihan mesin bensin (TSI) mesin bensin tiga-silinder bertenaga 88 hp & 108 hp. Diesel (TDI) empat silinder bertenaga hingga 113 hp dan 147 hp. Serta gas (TGI) bertenaga 128 hp. Mobil ini baru dijual pada Desember mendatang.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: vw
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #volkswagen #volkswagenag #volkswagengolf #vwgolf2020 #vwgolf #pluginhybridcar #pluginhybrid #mobillistrik #mobilhybrid #kiirosan
  • Seperti dilansir laman resmi Volkswagen-Newsroom, Sabtu (26/10/2019) lalu, Passanger Vehicle Operational Head VW, Ralf Brandstätter, menegaskan kendati mengusung desain dan teknologi baru, namun konsep Golf tetap. Pabrikan yang didirikan di Berlin pada tahun 1938 ini mengklaim, Golf teranyam ini merupakan model paling progresif dari yang pernah diproduksi. “Mobil ini benar-benar baru. Tapi tentu saja, Golf akan tetap menjadi Golf. Karena konsep yang mendasarinya abadi. Mobil ini telah mendefinisikan merek kami selama beberapa dekade,” papar dia. Golf memang tercatat sebagai model paling sukses di jajaran produk yang dibuat oleh VW. Fakta berbicara, selama 45 tahun, telah terjual lebih dari 35 juta unit.
    Soal kemampuan teknologi komunikasi berbasis tekologi digital bernama Car2X, Chairman of the Board of Management of VW, Herbert Diess mengatakan daya jangkau komunikasi itu mencapai 800 meter dengan kondisi sekitar atau kendaraan lain. Serangkaian sensor dan radar akan menangkap atau mendeteksi keadaan.
    Ada lima varian hybrid dari Golf yang disajikan. Bahkan, hatchback ini menggunakan teknologi 48V seperti generator starter belt, baterai 48 lithium-ion dan mesin TSI generasi terbaru yang efisien. Ada sejumlah pilihan tipe berdasar semburan tenaga yang dihasilkan, yakni 108 hp, 128 hp, serta 147 hp. Untuk varian plug-in hybrid, ditawarkan dua tipe. Tipe pertama, bertenaga hingga 201 hp dan tipe kedua sporty GTE bertenaga hingga 241hp. Pada jajaran varian bermesin konvensional, disuguhkan piihan mesin bensin (TSI) mesin bensin tiga-silinder bertenaga 88 hp & 108 hp. Diesel (TDI) empat silinder bertenaga hingga 113 hp dan 147 hp. Serta gas (TGI) bertenaga 128 hp. Mobil ini baru dijual pada Desember mendatang.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: vw
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #volkswagen #volkswagenag #volkswagengolf #vwgolf2020 #vwgolf #pluginhybridcar #pluginhybrid #mobillistrik #mobilhybrid #kiirosan

  •  1,007  13  30 October, 2019
  • Data penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada bulan Juni 2019, BR-V membukukan penjualan sebanyak 610 unit. Bulan berikutnya, susut menjadi 463 unit. Penurunan kembali terjadi di Agustus, dimana penjualan yang terjadi hanya 403 unit. Pada September penurunan sangat dalam terjadi. Di bulan ini penjualan hanya 199 unit. Bahkan, penjualan Honda BR-V di bulan kesembilan itu “kesikut” SUV besutan merek asal Cina, DFSK Glory 560. Mobil sport serbaguna yang diluncurkan sejak Mei itu terjual 214 unit, atau lebih banyak 15 unit dibanding penjualan BR-V. Total wholesales Honda BR-V di empat bulan itu sebanyak 1.675 unit. Adapun penjualan ritelnya, seperti diungkap data internal PT HPM yang dirilis, 10 Oktober lalu tercatat sebanyak 1.356 unit.

Penjualan Honda BR-V di rentang empat bulan atau Juni – September itu juga tertinggal jauh dibanding Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Data Gaikindo mengungkap, pada Juni 2019 wholesales Rush tercatat sebanyak 2.835 unit, Juli 6.136 unit, Agustus 6.353 unit, dan September 5.737. Sehingga total empat bulan sebanyak 21.061 unit. Tentu, jumlah ini sangat jauh di atas penjualan ke diler yang dicatatkan Honda BR-V.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #lsuv #lowsuv #hondaprospectmotor #hpm #hondaisme #hondabrv #brvindonesia #brv #dfsk #sokonindoautomobile #dfskglory560 #kiirosan
  • Data penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, pada bulan Juni 2019, BR-V membukukan penjualan sebanyak 610 unit. Bulan berikutnya, susut menjadi 463 unit. Penurunan kembali terjadi di Agustus, dimana penjualan yang terjadi hanya 403 unit. Pada September penurunan sangat dalam terjadi. Di bulan ini penjualan hanya 199 unit. Bahkan, penjualan Honda BR-V di bulan kesembilan itu “kesikut” SUV besutan merek asal Cina, DFSK Glory 560. Mobil sport serbaguna yang diluncurkan sejak Mei itu terjual 214 unit, atau lebih banyak 15 unit dibanding penjualan BR-V. Total wholesales Honda BR-V di empat bulan itu sebanyak 1.675 unit. Adapun penjualan ritelnya, seperti diungkap data internal PT HPM yang dirilis, 10 Oktober lalu tercatat sebanyak 1.356 unit.

    Penjualan Honda BR-V di rentang empat bulan atau Juni – September itu juga tertinggal jauh dibanding Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Data Gaikindo mengungkap, pada Juni 2019 wholesales Rush tercatat sebanyak 2.835 unit, Juli 6.136 unit, Agustus 6.353 unit, dan September 5.737. Sehingga total empat bulan sebanyak 21.061 unit. Tentu, jumlah ini sangat jauh di atas penjualan ke diler yang dicatatkan Honda BR-V.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #lsuv #lowsuv #hondaprospectmotor #hpm #hondaisme #hondabrv #brvindonesia #brv #dfsk #sokonindoautomobile #dfskglory560 #kiirosan

  •  865  31  30 October, 2019
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo, dalam keterangan tertulis, DMC menyatakan Rocky versi baru ini menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA). DMC yang merupakan bagian dari Toyota itu, mengembangkannya bersama Toyota Motor Corporation.

Menariknya, SUV lima penumpang  ini ditawarkan dalam dua varian mesin. Keduanya adalah mesin 1,0 liter dan 1,2 liter. Dan yang jauh lebih menarik lagi, varian 1,0-liter itu diimbuhi turbo. Alhasil, mesin tiga silinder 12-katup tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 98 hp pada putaran mesin 6.000 rpm dan torsi 140,2Nm pada 2.400-4.000 rpm. Secara kasat mata, gaya desain SUV ini – baik di eksterior maupun interior – sangat berbeda dengan versi lawas. Bentuknya tak lagi kotak seperti pendahulunya, tetapi seperti lazimnya SUV kekinian. Konon – menurut kabar yang beredar – SUV ini bakal berbeda posisi dengan Rocky yang dulu. Sebab, akan diposisikan sebagai Low SUV, sehingga sebagai pengganti All New Terios, termasuk kembarannya, Toyota Rush. 
Hanya sayang, DMC belum merinci spesifikasi dari SUV anyar ini. Lantas akankah, nantinya juga dijajakan di Indonesia yang notabene mememiliki catatan pertumbuhan pasar SUV yang cukup lumayan? “Kami belum bisa memberikan penjelasan soal itu, karena memang belum ada informasi dari prinsipal (DMC). Tentunya, kami juga akan melihat respon pasar di Indonesia seperti apa. Daihatsu (DMC) Jepang pun saya rasa demikian juga. Artinya, kami masih menunggu informasi dari DMC,” tutur kolega Motoris yang merupakan orang dalam PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat dihubungi, Kamis (24/10/2019). Daihatsu Rocky dalam catatan sejarah industri otomotif Indonesia, mulai dibuat pada tahun 1984 – yakni dengan nama Daihatsu Taft Rocky F75 – itu menjejak pasar Indonesia sejak 1988. Sejak saat itu pula, penjualan terus menderu karena sosoknya yang disukai.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #daihatsumotorcorporation #daihatsu #daihatsu #daihatsurocky #daihatsurockyindonesia #astradaihatsumotor #taftrocky #dmcjapan #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo, dalam keterangan tertulis, DMC menyatakan Rocky versi baru ini menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA). DMC yang merupakan bagian dari Toyota itu, mengembangkannya bersama Toyota Motor Corporation.

    Menariknya, SUV lima penumpang  ini ditawarkan dalam dua varian mesin. Keduanya adalah mesin 1,0 liter dan 1,2 liter. Dan yang jauh lebih menarik lagi, varian 1,0-liter itu diimbuhi turbo. Alhasil, mesin tiga silinder 12-katup tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 98 hp pada putaran mesin 6.000 rpm dan torsi 140,2Nm pada 2.400-4.000 rpm. Secara kasat mata, gaya desain SUV ini – baik di eksterior maupun interior – sangat berbeda dengan versi lawas. Bentuknya tak lagi kotak seperti pendahulunya, tetapi seperti lazimnya SUV kekinian. Konon – menurut kabar yang beredar – SUV ini bakal berbeda posisi dengan Rocky yang dulu. Sebab, akan diposisikan sebagai Low SUV, sehingga sebagai pengganti All New Terios, termasuk kembarannya, Toyota Rush.
    Hanya sayang, DMC belum merinci spesifikasi dari SUV anyar ini. Lantas akankah, nantinya juga dijajakan di Indonesia yang notabene mememiliki catatan pertumbuhan pasar SUV yang cukup lumayan? “Kami belum bisa memberikan penjelasan soal itu, karena memang belum ada informasi dari prinsipal (DMC). Tentunya, kami juga akan melihat respon pasar di Indonesia seperti apa. Daihatsu (DMC) Jepang pun saya rasa demikian juga. Artinya, kami masih menunggu informasi dari DMC,” tutur kolega Motoris yang merupakan orang dalam PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat dihubungi, Kamis (24/10/2019). Daihatsu Rocky dalam catatan sejarah industri otomotif Indonesia, mulai dibuat pada tahun 1984 – yakni dengan nama Daihatsu Taft Rocky F75 – itu menjejak pasar Indonesia sejak 1988. Sejak saat itu pula, penjualan terus menderu karena sosoknya yang disukai.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #daihatsumotorcorporation #daihatsu #daihatsu #daihatsurocky #daihatsurockyindonesia #astradaihatsumotor #taftrocky #dmcjapan #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan

  •  1,938  114  29 October, 2019
  • Musabab wassalam-nya GM di Indonesia diduga kuat karena jeblosnya penjualan, khususnya mobil merek Chevrolet yg berlangsung secara terus menerus. Dugaan ini diperkuat pernyataan President GM Asia Tenggara, Hector Villarreal. “Di Indonesia, kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yg dpt memberikan keuntungan berkesinambungan. Faktor-faktor ini jg membuat kegiatan-kegiatan operasional kami menjadi semakin terpengaruh oleh faktor-faktor yg lebih luas di Indonesia, spt pelemahan hrg komoditas dan tekanan mata uang asing,” papar dia dalam keterangan resmi, Senin (28/10/2019). Padahal, lajut Hector, strategi global GM sudah jelas, yakni fokus di pasar yg jelas dan memberi keuntungan secara berkesinambungan. Sementara, fakta berbicara, penjualan di Indonesia terus terpuruk.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang wkt Januari – September, total jenderal penjualan Chevrolet hanya 970 unit. Jumlah ini longsor hampir 50% dibanding kurun wkt sama thn 2018 lalu yg sebanyak 1.887 unit. Padahal, GM Indonesia sempat mengklaim, sepanjang thn 2017 penjualannya di Indonesia mencapai 3.687 unit atau naik 34,6% dibanding 2016. Pertumbuhan ini disebut menjadi prestasi yg luar biasa krn merupakan pertumbuhan terbesar Chevrolet di Asia Tenggara. Spt diungkap External Affairs and Communications Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono, dlm siaran pers, 2 Februari 2018, angka pertumbuhan ini jauh melampaui Thailand yg hanya 25,7%, Vietnam yg hanya tumbuh 5%-an.

Di Tanah Air, GM Indonesia menjajakan beberapa model. Mereka adalah, hatchback Spark, crossover Trax, SUV Trailblazer, dan pikap Colorado. Satu hal lagi yg ditegaskan Hector Villarreal kpd pemilik Chevrolet di Indonesia adalah jaminan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual lainnya. “Kami akan tetap melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh ind," tegasnya

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #generalmotors #chevrolet #chevroletindonesia #generalmotorsindonesia #gmindonesia #chevrolettrailblazer #kiirosan
  • Musabab wassalam-nya GM di Indonesia diduga kuat karena jeblosnya penjualan, khususnya mobil merek Chevrolet yg berlangsung secara terus menerus. Dugaan ini diperkuat pernyataan President GM Asia Tenggara, Hector Villarreal. “Di Indonesia, kami tidak memiliki segmen pasar otomotif yg dpt memberikan keuntungan berkesinambungan. Faktor-faktor ini jg membuat kegiatan-kegiatan operasional kami menjadi semakin terpengaruh oleh faktor-faktor yg lebih luas di Indonesia, spt pelemahan hrg komoditas dan tekanan mata uang asing,” papar dia dalam keterangan resmi, Senin (28/10/2019). Padahal, lajut Hector, strategi global GM sudah jelas, yakni fokus di pasar yg jelas dan memberi keuntungan secara berkesinambungan. Sementara, fakta berbicara, penjualan di Indonesia terus terpuruk.

    Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang wkt Januari – September, total jenderal penjualan Chevrolet hanya 970 unit. Jumlah ini longsor hampir 50% dibanding kurun wkt sama thn 2018 lalu yg sebanyak 1.887 unit. Padahal, GM Indonesia sempat mengklaim, sepanjang thn 2017 penjualannya di Indonesia mencapai 3.687 unit atau naik 34,6% dibanding 2016. Pertumbuhan ini disebut menjadi prestasi yg luar biasa krn merupakan pertumbuhan terbesar Chevrolet di Asia Tenggara. Spt diungkap External Affairs and Communications Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono, dlm siaran pers, 2 Februari 2018, angka pertumbuhan ini jauh melampaui Thailand yg hanya 25,7%, Vietnam yg hanya tumbuh 5%-an.

    Di Tanah Air, GM Indonesia menjajakan beberapa model. Mereka adalah, hatchback Spark, crossover Trax, SUV Trailblazer, dan pikap Colorado. Satu hal lagi yg ditegaskan Hector Villarreal kpd pemilik Chevrolet di Indonesia adalah jaminan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual lainnya. “Kami akan tetap melayani setiap pelanggan untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Chevrolet mereka di outlet resmi kami di seluruh ind," tegasnya

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #generalmotors #chevrolet #chevroletindonesia #generalmotorsindonesia #gmindonesia #chevrolettrailblazer #kiirosan

  •  955  39  29 October, 2019
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo Big Sight di Odaiba, Jepang, pernyataan tersebut diungkapkan langsung Marketing Director TAM, Anton Jimmy Suwandi, yang tengah menghadiri pameran dua tahunan itu. “Kita pastikan tidak (dipasarkan di Indonesia), karena yang ini kan (Toyota Yaris terbaru yang dipajang di TMS) ditujukan untuk pasar Jepang dan Eropa ya. Artinya, jadi berbeda (spesifikasi, fitur, dan lainnya),” tutur Anton saat ditemui di sela melihat-lihat konsep Toyota Mirai generasi baru, di Tokyo, Rabu (23/10/2019). Menurut dia, Toyota memiliki perencanaan yang menyeluruh untuk memproduksi sebuah model dengan spesifikasi yang berbeda-beda berdasar area pasar yang dituju. “Toyota sudah melihat kebutuhan dan permintaan di suatu wilayah. Sehingga, model yang sama bisa berbeda-beda spesifikasinya untuk masing-masing wilayah yang berbeda,” kata dia. 
Namun, bisa saja Toyota membuat versi yang bisa dipasarkan untuk negara-negara di luar Jepang dan Eropa, termasuk Indonesia. Hanya saja, untuk Indonesia, Anton belum bisa memastikan kapan Yaris anyar yang dibuat untuk pasar di uar Jepang dan Eropa tersebut. “Apalagi, kan kita (Yaris) baru ada refreshment dua tahun lalu,” ucap Anton. 
Sebelumnya, dalam keterangan resmi di situs perusahaan, TMC menyebut Yaris anyar ini menggunakan platform anyar yakni ToyotaNew Global Architecture (TNGA). “Yaris terbaru ini menjadi mobil kompak pertama Toyota yang mengadopsi platform TNGA,” sebut pabrikan itu. Platform ini diklaim memiliki sederet kelebihan diantaranya memiliki titik pusat gravitasi yang rendah, sehingga kestabilan mobil lebih tinggi. Toyota menyuguhkannya dalam pilihan mesin konvensional 1.5 liter dan hybrid. Versi hybrid disajikan dengan memadukan antara mesin konvensional 1.5 liter Atkinson Cycle tiga silinder dengan motor listrik baterai.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: @alex.kiirosan
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation #toyotayaris2020 #yaris2020 #liputanlangsungtms2019 #digimods #digimod #digitalmodification #kiirosan
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo Big Sight di Odaiba, Jepang, pernyataan tersebut diungkapkan langsung Marketing Director TAM, Anton Jimmy Suwandi, yang tengah menghadiri pameran dua tahunan itu. “Kita pastikan tidak (dipasarkan di Indonesia), karena yang ini kan (Toyota Yaris terbaru yang dipajang di TMS) ditujukan untuk pasar Jepang dan Eropa ya. Artinya, jadi berbeda (spesifikasi, fitur, dan lainnya),” tutur Anton saat ditemui di sela melihat-lihat konsep Toyota Mirai generasi baru, di Tokyo, Rabu (23/10/2019). Menurut dia, Toyota memiliki perencanaan yang menyeluruh untuk memproduksi sebuah model dengan spesifikasi yang berbeda-beda berdasar area pasar yang dituju. “Toyota sudah melihat kebutuhan dan permintaan di suatu wilayah. Sehingga, model yang sama bisa berbeda-beda spesifikasinya untuk masing-masing wilayah yang berbeda,” kata dia.
    Namun, bisa saja Toyota membuat versi yang bisa dipasarkan untuk negara-negara di luar Jepang dan Eropa, termasuk Indonesia. Hanya saja, untuk Indonesia, Anton belum bisa memastikan kapan Yaris anyar yang dibuat untuk pasar di uar Jepang dan Eropa tersebut. “Apalagi, kan kita (Yaris) baru ada refreshment dua tahun lalu,” ucap Anton.
    Sebelumnya, dalam keterangan resmi di situs perusahaan, TMC menyebut Yaris anyar ini menggunakan platform anyar yakni ToyotaNew Global Architecture (TNGA). “Yaris terbaru ini menjadi mobil kompak pertama Toyota yang mengadopsi platform TNGA,” sebut pabrikan itu. Platform ini diklaim memiliki sederet kelebihan diantaranya memiliki titik pusat gravitasi yang rendah, sehingga kestabilan mobil lebih tinggi. Toyota menyuguhkannya dalam pilihan mesin konvensional 1.5 liter dan hybrid. Versi hybrid disajikan dengan memadukan antara mesin konvensional 1.5 liter Atkinson Cycle tiga silinder dengan motor listrik baterai.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: @alex.kiirosan
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation #toyotayaris2020 #yaris2020 #liputanlangsungtms2019 #digimods #digimod #digitalmodification #kiirosan

  •  2,737  163  28 October, 2019
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari lokasi gelaran, di Tokyo Big Sight, Odaiba, Jepang, Kamis (24/101/2019), tampilan Mi-Tech langsung memantik keinginan siapa saja yang melihatnya untuk mencermatinya. Tak jarang, pengunjung yang mendekat terpana dibuatnya.

Dengan tampilan facia depan Mitsubishi Dynamic Shield yang berani plus aksen tembaga, mencuatkan kesan kokoh dan tegas yang begitu kental. Gril yang diapit oleh lampu depan LED berbentuk “T”. Lengkungan roda persegi besar menarik semua perhatian ketika melihat profil samping, Bagian belakang berbentuk seperti segi enam dan lampu belakang yang mengusung tema “T” yang sama seperti di bagian depan yang seakan membawa pesan hadirnya teknologi tinggi di mobil ini. Konsep Mitsubishi MI-TECH merupakan SUV plug-in hybrid. Seperti dikatakan Chief Operation Officer MitsubishiMotors, Ashwani Gupta, Mitsubishi berkeinginan mengaplikasikan teknologi elektrifikasi untuk SUV menengah dan kompak pada tahun 2022 nanti.

Khusus untuk Mi-Tech, dia menyebut, konsep itu nantinya menggunakan teknologi plug-in electric vehicle. “Satu hal yang menarik dari Mi-Tech adalah pembangkit listrik untuk PHEV merupakan generator mesin turbin gas yang ringan dan kompak. Fungsinya akan menggantikan kerja mesin berbahan bakar bensin di saat dia sudah berjalan,” papar dia.

Tetapi yang jauh lebih menarik adalah, mesin konvenional mobil itu dirancang dapat menenggak bahan bakar jenis diesel, minyak tanah dan alkohol, selain bensin. Meski, tenaga yang disemburkan sumber tenaga itu bakal tetap besar. Maklum, ada empat motor listrik yang diusung, atau dua unit pada setiap poros mobil yang bakal berpenggerak 4WD itu. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: guideautoweb
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #mitsubishi #mitsubishimotors #mitsubishiconcept #mitsubishimitech #mitsubishimitechconcept #suv #mitsubishisuv #kiirosan
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari lokasi gelaran, di Tokyo Big Sight, Odaiba, Jepang, Kamis (24/101/2019), tampilan Mi-Tech langsung memantik keinginan siapa saja yang melihatnya untuk mencermatinya. Tak jarang, pengunjung yang mendekat terpana dibuatnya.

    Dengan tampilan facia depan Mitsubishi Dynamic Shield yang berani plus aksen tembaga, mencuatkan kesan kokoh dan tegas yang begitu kental. Gril yang diapit oleh lampu depan LED berbentuk “T”. Lengkungan roda persegi besar menarik semua perhatian ketika melihat profil samping, Bagian belakang berbentuk seperti segi enam dan lampu belakang yang mengusung tema “T” yang sama seperti di bagian depan yang seakan membawa pesan hadirnya teknologi tinggi di mobil ini. Konsep Mitsubishi MI-TECH merupakan SUV plug-in hybrid. Seperti dikatakan Chief Operation Officer MitsubishiMotors, Ashwani Gupta, Mitsubishi berkeinginan mengaplikasikan teknologi elektrifikasi untuk SUV menengah dan kompak pada tahun 2022 nanti.

    Khusus untuk Mi-Tech, dia menyebut, konsep itu nantinya menggunakan teknologi plug-in electric vehicle. “Satu hal yang menarik dari Mi-Tech adalah pembangkit listrik untuk PHEV merupakan generator mesin turbin gas yang ringan dan kompak. Fungsinya akan menggantikan kerja mesin berbahan bakar bensin di saat dia sudah berjalan,” papar dia.

    Tetapi yang jauh lebih menarik adalah, mesin konvenional mobil itu dirancang dapat menenggak bahan bakar jenis diesel, minyak tanah dan alkohol, selain bensin. Meski, tenaga yang disemburkan sumber tenaga itu bakal tetap besar. Maklum, ada empat motor listrik yang diusung, atau dua unit pada setiap poros mobil yang bakal berpenggerak 4WD itu.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: guideautoweb
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #mitsubishi #mitsubishimotors #mitsubishiconcept #mitsubishimitech #mitsubishimitechconcept #suv #mitsubishisuv #kiirosan

  •  423  5  28 October, 2019
  • Salinan peraturan yang diperoleh Motoris, Rabu (23/10/2019) itu secara rinci menyebut tarif terendah sebesar 15% dikenakan ke mobil murah ramah lingkungan (LCGC). Besaran ini sesuai dengan patokan yang ditetapkan – dan tidak berubah dari sebelumnya – yakni tingkat konsumsi bahan bakar yang sebesar 1:20 kilometer dan dengan tingkat emisi gas buang CO2 di bawah 150 gram/kilometer (km). Namun, besaran tarif final PPnBM untuk LCGC itu hanya 3%. Sebab, hitungannya, tarif 15% tersebut (Dasar Pengenaan Pajak) dikenakan pada harga jual yang sebesar 20%. Artinya, 15% x 20%, sehingga didapatkan besaran tarif final PPnBM yang dikenakan sebesar 3%. Secara umum, PP Nomor 73 Tahun 2019 ini menetapkan semua jenis kendaraan penumpang bermesin bensin dengan kapasitas kurang dari 3.000 cc, dikenai tarif PPnBM sebesar 15%. Ini dengan syarat konsumsi BBM-nya 1:15,5 km dan tingkat emisi CO2 kurang dari 150 gram/km.

Kendaraan yang konsumsi BBM-nya 1:11,5 – 15,5 km dengan emisi 150 – 200 gram/km, dikenai tarif 20%. Untuk kendaraan dengan konsumsi BBM 1: 9,3 – 11,5 km dan besaran emisi mencapai 200 – 250 gram/km, tarifnya 25%. Sementara kendaraan berkonsumsi BBM 1 ; 9,3 km dengan emisi CO2 lebih dari 250 gram/km dikenai tarif PPnBM sebesar 40%. Sedangkan kendaraan dengan mesin berkapasitas silinder 3.000 – 4.000 cc tarif PPnBM-nya diterapkan sebesar 40-70%. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Jongkie Sugiarto mengaku “Ini bagus, untuk pemerintah maupun industri, kalau isinya sama dengan draft-nya dulu. Sebab, tarif pemajakan tidak didasarkan besaran mesin atau model,a apakah itu sedan, SUV, MPV, dan lainnya, tetapi emisi gas buang,” kata dia saat dihubungi, Rabu (23/10/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #pajakmobil #pajakkendaraan #pajakkendaraanbermotor #pajak #pajaklcgc #lcgc #mobillcgc #mobilmurah #lowcostgreencar #ppnbm #toyotacalya #toyotaagya #daihatsusigra #daihatsuayla #hondabriosatya #datsungo #datsungoplus #kemenkeu #kemenperin #ditjenpajakri #kiirosan
#daihatsuindonesia #daihatsuprobolinggo #mobilbaru #promodaihatsu
  • Salinan peraturan yang diperoleh Motoris, Rabu (23/10/2019) itu secara rinci menyebut tarif terendah sebesar 15% dikenakan ke mobil murah ramah lingkungan (LCGC). Besaran ini sesuai dengan patokan yang ditetapkan – dan tidak berubah dari sebelumnya – yakni tingkat konsumsi bahan bakar yang sebesar 1:20 kilometer dan dengan tingkat emisi gas buang CO2 di bawah 150 gram/kilometer (km). Namun, besaran tarif final PPnBM untuk LCGC itu hanya 3%. Sebab, hitungannya, tarif 15% tersebut (Dasar Pengenaan Pajak) dikenakan pada harga jual yang sebesar 20%. Artinya, 15% x 20%, sehingga didapatkan besaran tarif final PPnBM yang dikenakan sebesar 3%. Secara umum, PP Nomor 73 Tahun 2019 ini menetapkan semua jenis kendaraan penumpang bermesin bensin dengan kapasitas kurang dari 3.000 cc, dikenai tarif PPnBM sebesar 15%. Ini dengan syarat konsumsi BBM-nya 1:15,5 km dan tingkat emisi CO2 kurang dari 150 gram/km.

    Kendaraan yang konsumsi BBM-nya 1:11,5 – 15,5 km dengan emisi 150 – 200 gram/km, dikenai tarif 20%. Untuk kendaraan dengan konsumsi BBM 1: 9,3 – 11,5 km dan besaran emisi mencapai 200 – 250 gram/km, tarifnya 25%. Sementara kendaraan berkonsumsi BBM 1 ; 9,3 km dengan emisi CO2 lebih dari 250 gram/km dikenai tarif PPnBM sebesar 40%. Sedangkan kendaraan dengan mesin berkapasitas silinder 3.000 – 4.000 cc tarif PPnBM-nya diterapkan sebesar 40-70%. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Jongkie Sugiarto mengaku “Ini bagus, untuk pemerintah maupun industri, kalau isinya sama dengan draft-nya dulu. Sebab, tarif pemajakan tidak didasarkan besaran mesin atau model,a apakah itu sedan, SUV, MPV, dan lainnya, tetapi emisi gas buang,” kata dia saat dihubungi, Rabu (23/10/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #pajakmobil #pajakkendaraan #pajakkendaraanbermotor #pajak #pajaklcgc #lcgc #mobillcgc #mobilmurah #lowcostgreencar #ppnbm #toyotacalya #toyotaagya #daihatsusigra #daihatsuayla #hondabriosatya #datsungo #datsungoplus #kemenkeu #kemenperin #ditjenpajakri #kiirosan
    #daihatsuindonesia #daihatsuprobolinggo #mobilbaru #promodaihatsu

  •  6  0  26 October, 2019
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari area pameran, Kamis (24/10/2019), dua konsep mobil listrik yang membuat pengunjung penasaran itu adalah Ariya dan IMk. Tapi, Arya yang paling menggelitik antusiasme pengunjung untuk “menggerayanginya” bagian demi bagian. Maklum, dia merupakan calon mobil listrik untuk pasar global.

Terlebih, meski masih berstatus konsep namun Crossover Utility Vehicle (CUV) listrik itu, bentuknya telah mendekati model yang siap diproduksi secara massal. “Konsep Ariya adalah merupakan paduan antara keunggulan desain dan kecanggihan teknologi. Dia merupakan wujud dari bahasa desain masa depan Nissan yang sejalan dengan era baru bagi perusahaan, yaitu tahap selanjutnya dari evolusi kami,” papar salah seorang eksekutif Nissan Motor Company, Yasuhiro Yamauchi, dalam keterangan tertulis. 
Hanya, hingga kini, belum ada keterangan rinci soal spesifikasi. Namun, jika melihat basis dari konsep ini – yakni IMx yang debut di TMS 2017 lalu dan kemudian diperbarui tampilannya di hajatan Geneva Motor Show 2018 – bisa diduga akan sama mengusung dua buah motor listrik.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #nissan #nissanmotorcompany #nissanariya #nissanariyaconcept #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #nissansuv #mobillistrik #electriccar #electricvehicle #kiirosan
  • Seperti dilaporkan Wartawan Motoris @luluthebat dari area pameran, Kamis (24/10/2019), dua konsep mobil listrik yang membuat pengunjung penasaran itu adalah Ariya dan IMk. Tapi, Arya yang paling menggelitik antusiasme pengunjung untuk “menggerayanginya” bagian demi bagian. Maklum, dia merupakan calon mobil listrik untuk pasar global.

    Terlebih, meski masih berstatus konsep namun Crossover Utility Vehicle (CUV) listrik itu, bentuknya telah mendekati model yang siap diproduksi secara massal. “Konsep Ariya adalah merupakan paduan antara keunggulan desain dan kecanggihan teknologi. Dia merupakan wujud dari bahasa desain masa depan Nissan yang sejalan dengan era baru bagi perusahaan, yaitu tahap selanjutnya dari evolusi kami,” papar salah seorang eksekutif Nissan Motor Company, Yasuhiro Yamauchi, dalam keterangan tertulis.
    Hanya, hingga kini, belum ada keterangan rinci soal spesifikasi. Namun, jika melihat basis dari konsep ini – yakni IMx yang debut di TMS 2017 lalu dan kemudian diperbarui tampilannya di hajatan Geneva Motor Show 2018 – bisa diduga akan sama mengusung dua buah motor listrik.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #nissan #nissanmotorcompany #nissanariya #nissanariyaconcept #tokyomotorshow2019 #tms2019 #liputanlangsungtms2019 #nissansuv #mobillistrik #electriccar #electricvehicle #kiirosan

  •  592  45  25 October, 2019
  • Salinan peraturan yang diperoleh Motoris, Rabu (23/10/2019) itu secara rinci menyebut tarif terendah sebesar 15% dikenakan ke mobil murah ramah lingkungan (LCGC). Besaran ini sesuai dengan patokan yang ditetapkan – dan tidak berubah dari sebelumnya – yakni tingkat konsumsi bahan bakar yang sebesar 1:20 kilometer dan dengan tingkat emisi gas buang CO2 di bawah 150 gram/kilometer (km). Namun, besaran tarif final PPnBM untuk LCGC itu hanya 3%. Sebab, hitungannya, tarif 15% tersebut (Dasar Pengenaan Pajak) dikenakan pada harga jual yang sebesar 20%. Artinya, 15% x 20%, sehingga didapatkan besaran tarif final PPnBM yang dikenakan sebesar 3%. Secara umum, PP Nomor 73 Tahun 2019 ini menetapkan semua jenis kendaraan penumpang bermesin bensin dengan kapasitas kurang dari 3.000 cc, dikenai tarif PPnBM sebesar 15%. Ini dengan syarat konsumsi BBM-nya 1:15,5 km dan tingkat emisi CO2 kurang dari 150 gram/km.

Kendaraan yang konsumsi BBM-nya 1:11,5 – 15,5 km dengan emisi 150 – 200 gram/km, dikenai tarif 20%. Untuk kendaraan dengan konsumsi BBM 1: 9,3 – 11,5 km dan besaran emisi mencapai 200 – 250 gram/km, tarifnya 25%. Sementara kendaraan berkonsumsi BBM 1 ; 9,3 km dengan emisi CO2 lebih dari 250 gram/km dikenai tarif PPnBM sebesar 40%. Sedangkan kendaraan dengan mesin berkapasitas silinder 3.000 – 4.000 cc tarif PPnBM-nya diterapkan sebesar 40-70%. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Jongkie Sugiarto mengaku “Ini bagus, untuk pemerintah maupun industri, kalau isinya sama dengan draft-nya dulu. Sebab, tarif pemajakan tidak didasarkan besaran mesin atau model,a apakah itu sedan, SUV, MPV, dan lainnya, tetapi emisi gas buang,” kata dia saat dihubungi, Rabu (23/10/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #pajakmobil #pajakkendaraan #pajakkendaraanbermotor #pajak #pajaklcgc #lcgc #mobillcgc #mobilmurah #lowcostgreencar #ppnbm #toyotacalya #toyotaagya #daihatsusigra #daihatsuayla #hondabriosatya #datsungo #datsungoplus #kemenkeu #kemenperin #ditjenpajakri #kiirosan
  • Salinan peraturan yang diperoleh Motoris, Rabu (23/10/2019) itu secara rinci menyebut tarif terendah sebesar 15% dikenakan ke mobil murah ramah lingkungan (LCGC). Besaran ini sesuai dengan patokan yang ditetapkan – dan tidak berubah dari sebelumnya – yakni tingkat konsumsi bahan bakar yang sebesar 1:20 kilometer dan dengan tingkat emisi gas buang CO2 di bawah 150 gram/kilometer (km). Namun, besaran tarif final PPnBM untuk LCGC itu hanya 3%. Sebab, hitungannya, tarif 15% tersebut (Dasar Pengenaan Pajak) dikenakan pada harga jual yang sebesar 20%. Artinya, 15% x 20%, sehingga didapatkan besaran tarif final PPnBM yang dikenakan sebesar 3%. Secara umum, PP Nomor 73 Tahun 2019 ini menetapkan semua jenis kendaraan penumpang bermesin bensin dengan kapasitas kurang dari 3.000 cc, dikenai tarif PPnBM sebesar 15%. Ini dengan syarat konsumsi BBM-nya 1:15,5 km dan tingkat emisi CO2 kurang dari 150 gram/km.

    Kendaraan yang konsumsi BBM-nya 1:11,5 – 15,5 km dengan emisi 150 – 200 gram/km, dikenai tarif 20%. Untuk kendaraan dengan konsumsi BBM 1: 9,3 – 11,5 km dan besaran emisi mencapai 200 – 250 gram/km, tarifnya 25%. Sementara kendaraan berkonsumsi BBM 1 ; 9,3 km dengan emisi CO2 lebih dari 250 gram/km dikenai tarif PPnBM sebesar 40%. Sedangkan kendaraan dengan mesin berkapasitas silinder 3.000 – 4.000 cc tarif PPnBM-nya diterapkan sebesar 40-70%. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Jongkie Sugiarto mengaku “Ini bagus, untuk pemerintah maupun industri, kalau isinya sama dengan draft-nya dulu. Sebab, tarif pemajakan tidak didasarkan besaran mesin atau model,a apakah itu sedan, SUV, MPV, dan lainnya, tetapi emisi gas buang,” kata dia saat dihubungi, Rabu (23/10/2019). Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #pajakmobil #pajakkendaraan #pajakkendaraanbermotor #pajak #pajaklcgc #lcgc #mobillcgc #mobilmurah #lowcostgreencar #ppnbm #toyotacalya #toyotaagya #daihatsusigra #daihatsuayla #hondabriosatya #datsungo #datsungoplus #kemenkeu #kemenperin #ditjenpajakri #kiirosan

  •  1,072  44  25 October, 2019
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo melaporkan, menjelang dibukanya hajatan Tokyo Motor Show (TMS) 2019, Selasa (22/10/2019) Toyota telah memperkenalkan konsep Mirai versi anyar kepada kalangan media. “Kami terus berupaya bagaimana menyediakan teknologi mobilitas masa depan salah satunya FCEV, dengan model pertama Mirai. Tetapi, tentunya pengembangan teknologi fuel cell ini bukan hanya Mirai saja, tetapi juga dalam berbagai bentuk kegunaan pada kendaraan,” tutur Executive Vice President, Chief Technology Officer Toyota Shigeki Terashi. Sedangkan untuk Mirai, pengembangan dilakukan untuk merespon harapn dan keinginan pasar. Pernyataan senada diungkapkan Chief Engineer MS Product Planning TMC, Yoshikazu Tanaka. Menurutnya, konsep Mirai generasi kedua kini telah mencapai tahap akhir pengembangan. Dia akan menjadi penerus dari Mirai generasi pertama yang telah malang melintang di pasar sejak tahun 2014 lalu. 
Generasi kedua ini lebih menampakan diri sebagai sedan kelas premium, bukan sedan kompak lagi. Di atas kertas, Mirai baru lebih panjang 85 milimeter (mm) dibanding versi yang ada saat ini. Tingginya pun berubah, yakni dibuat ebih rendah 65 mm. Begitu dengan wheelbase yang lebih panjang 140 mm. Tanaka menyebut, Mirai dibangun dengan basis platform Toyota New Global Architecture (TNGA). Kapasitasnya tetap lima orang, dan kabin dijanjikan lebih lapang seiring dengan penambahan wheelbase. Sedangkan daya jangkaunya dirancang agar lebih jauh 30% ketimbang versi lawas. 
Sekadar catatan, penjualan Toyota Mirai – seperti diungkap Jato Dynamics – sejak tahun 2017 hingga kini berada pada tren yang terus merosot. Jika di tahun 2017 masih sebanyak 5.300 unit, tahun berikutnya hanya 1.700 unit. Bahkan tahun ini, di rentang Januari – Agustus penjualan masih 1.187 unit.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation
#liputanlangsungtms2019 
#toyotamirai #fuelcell #fuelcellelectricvehicle #fcev #electriccar #electricvehicle #pluginhybridcar #pluginhybridelectricvehicle #mobillistrik #kiirosan
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo melaporkan, menjelang dibukanya hajatan Tokyo Motor Show (TMS) 2019, Selasa (22/10/2019) Toyota telah memperkenalkan konsep Mirai versi anyar kepada kalangan media. “Kami terus berupaya bagaimana menyediakan teknologi mobilitas masa depan salah satunya FCEV, dengan model pertama Mirai. Tetapi, tentunya pengembangan teknologi fuel cell ini bukan hanya Mirai saja, tetapi juga dalam berbagai bentuk kegunaan pada kendaraan,” tutur Executive Vice President, Chief Technology Officer Toyota Shigeki Terashi. Sedangkan untuk Mirai, pengembangan dilakukan untuk merespon harapn dan keinginan pasar. Pernyataan senada diungkapkan Chief Engineer MS Product Planning TMC, Yoshikazu Tanaka. Menurutnya, konsep Mirai generasi kedua kini telah mencapai tahap akhir pengembangan. Dia akan menjadi penerus dari Mirai generasi pertama yang telah malang melintang di pasar sejak tahun 2014 lalu.
    Generasi kedua ini lebih menampakan diri sebagai sedan kelas premium, bukan sedan kompak lagi. Di atas kertas, Mirai baru lebih panjang 85 milimeter (mm) dibanding versi yang ada saat ini. Tingginya pun berubah, yakni dibuat ebih rendah 65 mm. Begitu dengan wheelbase yang lebih panjang 140 mm. Tanaka menyebut, Mirai dibangun dengan basis platform Toyota New Global Architecture (TNGA). Kapasitasnya tetap lima orang, dan kabin dijanjikan lebih lapang seiring dengan penambahan wheelbase. Sedangkan daya jangkaunya dirancang agar lebih jauh 30% ketimbang versi lawas.
    Sekadar catatan, penjualan Toyota Mirai – seperti diungkap Jato Dynamics – sejak tahun 2017 hingga kini berada pada tren yang terus merosot. Jika di tahun 2017 masih sebanyak 5.300 unit, tahun berikutnya hanya 1.700 unit. Bahkan tahun ini, di rentang Januari – Agustus penjualan masih 1.187 unit.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation
    #liputanlangsungtms2019
    #toyotamirai #fuelcell #fuelcellelectricvehicle #fcev #electriccar #electricvehicle #pluginhybridcar #pluginhybridelectricvehicle #mobillistrik #kiirosan

  •  1,010  4  24 October, 2019
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo Big Sight di Odaiba – tempat berlangsungnya TMS 2019 –  Rabu (23/10/2019), menyebutkan Yaris terbaru itu berdiri tepat di depan pintu masuk sebelah Utara dari gedung Mega Web, yang juga berada di sekitar area hajatan berlangsung. Tampilannya yang keren tak ayal memantik perhatian para pengunjung yang sebagian besar para jurnalis dari berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi di situs perusahaan, TMC menyebut Yaris anyar ini menggunakan platform anyar yakni Toyota New Global Architecture (TNGA). Platform ini diklaim memiliki sederet kelebihan yang membuat Yaris generasi keempat ini memiliki sejumlah keunggulan. Di antara kelebihan TNGA adalah, memiliki titik pusat gravitasi yang rendah, sehingga kestabilan mobil lebih tinggi. Bodi Yaris terbaru ini disebut lebih ringan, namun dengan struktur lebih rigid dan kuat. Tingkat kekedapan dan getaran di mobil juga semakin minim. Dengan TNGA pula, jarak sumbu roda menjadi lebih panjang. Alhasil, penataan formasi di kabin juga lebih leluasa dan membuat para penumpang merasa lega. Gaya desainnya lebih sporty. Padu padan dua warna alias dual tone di bagian atap, semakin memperkuat kesan sporty tersebut. 
Toyota menyuguhkannya dalam pilihan mesin konvensional 1.5 liter dan hybrid, mesin konvensional 1.5 liter Atkinson Cycle tiga silinder dengan motor listrik baterai.
Kabarnya, selain di Jepang, hatchback Toyota ini juga bakal dijajakan di Eropa. Sementara untuk wilayah Asia selain Jepang, belum ada informasi.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation #toyotayaris2020 #yaris2020 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan
  • Wartawan Motoris @luluthebat dari Tokyo Big Sight di Odaiba – tempat berlangsungnya TMS 2019 –  Rabu (23/10/2019), menyebutkan Yaris terbaru itu berdiri tepat di depan pintu masuk sebelah Utara dari gedung Mega Web, yang juga berada di sekitar area hajatan berlangsung. Tampilannya yang keren tak ayal memantik perhatian para pengunjung yang sebagian besar para jurnalis dari berbagai belahan dunia.

    Sebelumnya, dalam keterangan resmi di situs perusahaan, TMC menyebut Yaris anyar ini menggunakan platform anyar yakni Toyota New Global Architecture (TNGA). Platform ini diklaim memiliki sederet kelebihan yang membuat Yaris generasi keempat ini memiliki sejumlah keunggulan. Di antara kelebihan TNGA adalah, memiliki titik pusat gravitasi yang rendah, sehingga kestabilan mobil lebih tinggi. Bodi Yaris terbaru ini disebut lebih ringan, namun dengan struktur lebih rigid dan kuat. Tingkat kekedapan dan getaran di mobil juga semakin minim. Dengan TNGA pula, jarak sumbu roda menjadi lebih panjang. Alhasil, penataan formasi di kabin juga lebih leluasa dan membuat para penumpang merasa lega. Gaya desainnya lebih sporty. Padu padan dua warna alias dual tone di bagian atap, semakin memperkuat kesan sporty tersebut.
    Toyota menyuguhkannya dalam pilihan mesin konvensional 1.5 liter dan hybrid, mesin konvensional 1.5 liter Atkinson Cycle tiga silinder dengan motor listrik baterai.
    Kabarnya, selain di Jepang, hatchback Toyota ini juga bakal dijajakan di Eropa. Sementara untuk wilayah Asia selain Jepang, belum ada informasi.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #tokyomotorshow2019 #tms2019 #toyotamotorcorporation #toyotayaris2020 #yaris2020 #liputanlangsungtms2019 #kiirosan

  •  1,114  36  24 October, 2019

Top #motorisid Posts

  • Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: mitsubishi motors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan
  • Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Takao Kato, saat konferensi pers peluncuran Xpander Cross di Jakarta, Selasa (12/11/2019). “Sampai saat ini kami masih belum ada rencana untuk memproduksi crossover ini untuk aliansi lainnya, baik itu Nissan atau Renault,” kata dia.

    Xpander Cross yang dibanderol mulai Rp 267,7 juta – Rp 286,7 juta itu disebut sebagai varian tertinggi dalam keluarga Xpander. Dengan memadukan antara dua unsur karakter kendaraan, yakni MPV dengan SUV, varian ini diklaim sebagai jawaban dari Mitsubishi terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat atas kendaraan yang nyaman dan aman dikendarai sebagai kendaraan harian maupun untuk berlibur melepas kepenatan. “Xpander Cross dirancang dengan memadukan antara thoughness (ketangguhan), kenyamanan, serta kemewahan. Unsur-unsur itu merupakan karakter utama kendaraan SUV dan MPV,” ungkap Chief Product Specialist MMC, Minoru Uehara, saat memberi penjelasan tentang Xpander Cross, di tempat yang sama.

    Mobil ini, lanjut dia, dirancang untuk bisa dipakai kegiatan off-road ringan. “Kami juga melakukan pembaruan untuk sistem suspensi Xpander Cross. Ada setingan khusus untuk rebound spring-nya,” tutur Uehara. Berkat setingan anyar itu, suspensi Xpander Cross diklaim mampu menyokong mobil tetap stabil meski crossover itu diajak melibas jalanan tak rata. Bahkan, saat digeber dalam kecepatan tinggi sekali pun.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: mitsubishi motors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishikramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpandercross #xpandercross #xpandercross2019 #mitsubishixpandercross2019 #lmpv #crossover #nissanindonesia #nissanmotordistributorindonesia #nissanmotorindonesia #nissanlivina #kiirosan

  •  1,874  56  14 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Rabu (6/11/2019), dua tipe pertama yakni LX dan EX dilengkapi lampu depan otomotis dan proyektor halogen. Sedangkan tipe tertinggi atau SX lampu depannya telah menggunakan LED.

Lampu DRL tipe LX masih standar. Sedangkan dua tipe di atasnya – yakni EX dan SX menggunakan DRL LED.
Semua tipe menggunakan pelek berukuran 17 inci yang dibalut ban 215/55 / R17. Ban cadangan ditempatkan di bagian bawah jok belakang.

Hanya ada satu varian mesin yang ditawarkan, yakni berbahan bakar bensin dengan kubikasi 2.0 liter natural aspirated. Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 149 PS dengan torsi 179 Nm yang disalurkan ke roda mengggunakan transmisi CVT khas Kia yang dinamai transmisi IVT. Semua tipe Seltos dilengkapi perangkat audio berlayar sentuh 8 inci. Perangkat itu memungkinkan dua perangkat Bluetooth terhubung secara bersamaan. Semua tipe juga memiliki Apple Carplay dan Android Auto sebagai perlengkapan standar, bersama dengan 4 speaker dan dua tweeter.

Namun, untuk tipe LX joknya masih berlapis fabric. Sementara dua tipe lainnya – EX dan SX – jok telah dilapisi lembaran kulit. SUV dengan lima tempat duduk ini disebut memiliki ruang kargo berkapasitas 433 liter.

Fitur keamanannya, rem cakram depan dan belakang yang diimbuhi Antilock Braking System (ABS) sebagai standar. Tipe tertinggi diimbuhi fitur stability control, hill hold assist, airbag samping berupa tirai, cuise control, serta surround camera.

Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #kia #kiamotors #kiamotorsindonesia #kiasuv #suv #kiaseltos #kiaseltos2019 #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Rabu (6/11/2019), dua tipe pertama yakni LX dan EX dilengkapi lampu depan otomotis dan proyektor halogen. Sedangkan tipe tertinggi atau SX lampu depannya telah menggunakan LED.

    Lampu DRL tipe LX masih standar. Sedangkan dua tipe di atasnya – yakni EX dan SX menggunakan DRL LED.
    Semua tipe menggunakan pelek berukuran 17 inci yang dibalut ban 215/55 / R17. Ban cadangan ditempatkan di bagian bawah jok belakang.

    Hanya ada satu varian mesin yang ditawarkan, yakni berbahan bakar bensin dengan kubikasi 2.0 liter natural aspirated. Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 149 PS dengan torsi 179 Nm yang disalurkan ke roda mengggunakan transmisi CVT khas Kia yang dinamai transmisi IVT. Semua tipe Seltos dilengkapi perangkat audio berlayar sentuh 8 inci. Perangkat itu memungkinkan dua perangkat Bluetooth terhubung secara bersamaan. Semua tipe juga memiliki Apple Carplay dan Android Auto sebagai perlengkapan standar, bersama dengan 4 speaker dan dua tweeter.

    Namun, untuk tipe LX joknya masih berlapis fabric. Sementara dua tipe lainnya – EX dan SX – jok telah dilapisi lembaran kulit. SUV dengan lima tempat duduk ini disebut memiliki ruang kargo berkapasitas 433 liter.

    Fitur keamanannya, rem cakram depan dan belakang yang diimbuhi Antilock Braking System (ABS) sebagai standar. Tipe tertinggi diimbuhi fitur stability control, hill hold assist, airbag samping berupa tirai, cuise control, serta surround camera.

    Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #kia #kiamotors #kiamotorsindonesia #kiasuv #suv #kiaseltos #kiaseltos2019 #kiirosan

  •  1,914  43  8 November, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra. 
Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Headlightmag, belum lama ini, Mirage paling gres itu tampangnya menggunakan gaya desain Dynamic Shield. Artinya, secara tampilan, wajah Mirage ini bakal mirip dengan Xpander yang menggunakan bahasa desain serupa.

    Tapi, tak persis 100%, karena ada beberapa perbedaan. Dalam foto spyshot yang diunggah media itu, posisi headlamp (lampu utama) Mirage tetap berada di atas dengan rumah lampu besar dan DRL yang kemungkinan disatukan. Sedangkan lampu utama Xpander berada di bawah, dan di bagian atasnya terdapat DRL dengan bentuk menyipit.

    Sementara seperti dilaporkan laman Autoindustriya, Selasa (29/10/2019), Kepala Desainer Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Tsunehiro Kunimoto memberikan kisisi-kisi soal Mirage paling baru itu. Kendati, dia tak menyebutkan kapan versi anyar ini bakal diluncurkan. Dalam wawancara dengan media itu di sela hajatan Tokyo Motor Show 2019, Kunimoto mengatakan Mirage edisi terbaru itu mengadopsi platform CMF-B. Platform ini merupakan platform buah aliansi Renault dan Nissan yang kini juga digunakan oleh Renault Clio dan Nissan March atau Micra.
    Lantas akankah All New Mirage itu nantinya juga bakal dibawa dan dijajakan di Indonesia oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI)? Entahlah. Tetapi yang pasti, di sela Annual Media Gathering with Mitsubishi Motors (MMKSI) Family di Jakarta, Maret lalu, Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura memberi sinyal negatif. Penjualan Mirage model lawas di Indonesia memang tak cemerlang. Saat pertama kali diluncurkan tahun 2012 hingga berakhir 2018, penjualannya terus menurun, thn lalu hanya 259 unit.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: kelwaysvillage (render spekulasi mitsubishi mirage 2020)
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimirage #mitsubishimirage2020 #mirage2020 #dynamicshield #digimods #digitalmodification #kiirosan

  •  2,917  161  1 November, 2019
  • Seperti dilansir situs resmi Global.toyota, Selasa (5/11/2019), Raize merupakan mobil kompak pertama yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Company dengan platform DNGA sebagai kelanjutan pengembangan bersama mobil merek Toyota dan Daihatsu. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 milimeter (mm) dan lebar 1695 mm. 
SUV ringkas ini menawarkan kapasitas bagasi 369 liter, diklaim terdepan di kelasnya. Kursi belakang juga dapat dilipat, sehingga memperbesar kapasitas kargo, memungkinkan membawa barang bawaan yang lebih besar dan panjang. Bodi dan suspensi merupakan pengembangan terbaru berkat pengadopsian platform DNGA. Bobot mobil ini – 980 kilogram – diklaim lebih ringan dengan suspensi yang disebut memiliki kestabilan tinggi kala mobil dikendarai. 
Toyota menyebut, paduan antara mesin turbo 1,0 liter dengan transmisi D-CVT – yang merupakan pertama kalinya digunakan di jajaran kendaraan Toyota – menjadikannya nyaman dikendarai, tak ubahnya mengendari mobil bermesin 1.5 liter. Sekadar catatan, mesin 1.0 liter, tiga silinder berturbo ini menyemburkan tenaga hingga 98 PS pada 6.000 rpm. Sedangkan torsinya  mencapai 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm. 
Toyota juga melengkapinya dengan serangkain fitur keamanan Smart Assist terbaru. Perangkat ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya Crash Avoidance Braking Function dengan mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki. Selain itu, Erroneous Start Prevention Function with braking control.

Toyota menawarkannya dalam versi berpenggerak roda depan dan all wheel drive (AWD). Mobil yang dibanderol mulai 1.679.000 – 2.282.200 yen atau sekitar Rp 215 – 293,5 jutaan ini (kurs 1 yen = Rp 128.61), ini di Jepang ditargetkan terjual 4.100 unit saban bulan.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: toyotaglobal
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan
  • Seperti dilansir situs resmi Global.toyota, Selasa (5/11/2019), Raize merupakan mobil kompak pertama yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Company dengan platform DNGA sebagai kelanjutan pengembangan bersama mobil merek Toyota dan Daihatsu. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 milimeter (mm) dan lebar 1695 mm.
    SUV ringkas ini menawarkan kapasitas bagasi 369 liter, diklaim terdepan di kelasnya. Kursi belakang juga dapat dilipat, sehingga memperbesar kapasitas kargo, memungkinkan membawa barang bawaan yang lebih besar dan panjang. Bodi dan suspensi merupakan pengembangan terbaru berkat pengadopsian platform DNGA. Bobot mobil ini – 980 kilogram – diklaim lebih ringan dengan suspensi yang disebut memiliki kestabilan tinggi kala mobil dikendarai.
    Toyota menyebut, paduan antara mesin turbo 1,0 liter dengan transmisi D-CVT – yang merupakan pertama kalinya digunakan di jajaran kendaraan Toyota – menjadikannya nyaman dikendarai, tak ubahnya mengendari mobil bermesin 1.5 liter. Sekadar catatan, mesin 1.0 liter, tiga silinder berturbo ini menyemburkan tenaga hingga 98 PS pada 6.000 rpm. Sedangkan torsinya  mencapai 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm.
    Toyota juga melengkapinya dengan serangkain fitur keamanan Smart Assist terbaru. Perangkat ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya Crash Avoidance Braking Function dengan mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki. Selain itu, Erroneous Start Prevention Function with braking control.

    Toyota menawarkannya dalam versi berpenggerak roda depan dan all wheel drive (AWD). Mobil yang dibanderol mulai 1.679.000 – 2.282.200 yen atau sekitar Rp 215 – 293,5 jutaan ini (kurs 1 yen = Rp 128.61), ini di Jepang ditargetkan terjual 4.100 unit saban bulan.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: toyotaglobal
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #toyotamotorcorporation #toyotaglobal #toyotaraize #daihatsumotorcompany #daihatsurocky #daihatsunewglobalarchitecture #suv #lsuv #kiirosan

  •  1,606  48  6 November, 2019
  • Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan
  • Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang Januari – September itu, penjualan dari pabruk ke diler (wholesales) Toyota Yaris tercatat sebanyak 6.220 unit. Jumlah ini susut 19,26% dibanding sembilan bulan pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.704 unit.

    Sementara, Honda Jazz telah membukukan wholesales sebanyak 6.008 unit di semester pertama atau di Januari hingga Juni. Bahkan, bulan-bulan selanjutnya, yakni dari Juli hingga September penjualan dari diler ke konsumen atau ritel hatchback ini tercatat sebanyak 3.075 unit.

    Pada semester pertama, selisih penjualan (wholesales) Toyota Yaris dengan Honda Jazz lumayan jauh. Pada paruh pertama itu, wholesales yang dibukukannya hanya 3.745 unit. Namun, Yaris masih menggenggam pangsa pasar sekitar 20%, dengan penjualan yang di atas Suzuki Baleno dan Daihatsu Sirion.

    Tipe yang paling laris dari masing-masing merek itu juga sama yakni tipe tertinggi. Mereka adalah, Honda Jazz RS CVT yang berbanderol Rp 279,8 juta dan Toyota Yaris TRD Sportivo CVT yang berharga Rp 278,85 juta (besaran harga yang ada saat itu). Padahal, pada tahun 2018, selisih wholesales di antara mereka tak begitu jauh. Waktu itu, Honda Jazz terjual 5.930 unit dan Yaris mencatatkan penjualan sebanyak 5.634 unit.

    Soal menyusutnya penjualan di segmen pasat hatchback, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut karena faktor budaya masyarakat. Menurut dia, orang Indonesia lebih menyukai varian MPV karena biasa bepergian dan berkumpul bersama keluarga, teman, atau sanak saudara. “Meskipun tidak setiap hari pergi bersama keluarga atau kerabat, tetapi mereka tetap lebih memilih MPV. Walaupun pada hari-hari biasa MPV itu hanya ditumpangi satu atau dua orang saja,” ujar dia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2019). Faktor lainnya, maraknya mobil murah ramah lingkungan (LCGC)

    Informasi selengkapnya www.motoris.id atau bisa di klik linknya di bio kami.
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #wholesales #gaikindo #hatchback #hondajazz #toyotayaris #suzukibalenohatchback #hondaprospectmotor #toyotaastramotor #suzukiindomobilsales #kiirosan

  •  1,731  69  7 November, 2019
  • “Kami jawab itu mobil merek nasional. Jadi kalau merek itu bisa macam-macam. Contohnya AMMdes, kemudian Esemka. Kemudian motor ada Gesits. Jadi itu (semua yang) terkait (dengan) merek nasional. Jadi itu nanti market yang akan menilai (membeli atau tidak). Jadi nanti pasar yang akan menilai, karena mobil itu tidak wajib dibeli pemerintah atau instansi pemerintah,” papar Ketua Umum DPP Partai Golkar itu di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Pernyataan Airlangga itu sekaligus menepis anggapan atau bahkan tudingan yang kerap bernada negatif yang menyebut Mobnas Indonesia adalah Esemka. Bahkan, Esemka juga sering dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo.

Sanggahan bahwa Esemka sebagai mobil nasional, juga disampaikan Presiden Direktur PT SMK, Eddy Wirajaya. “Jadi jangan salah persepsi, bahwa Esemka bukan mobil nasional. Kalau mobil nasional bisa luas pengeriannya, tetapi Esemka adalah mobil produksi di Indonesia. Pure Indonesia. Kami harapkan kebanggaan kita merah putih itu,” ujar Eddy saat ditemui di sela Pameran Industri Komponen Otomotif di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Menurut dia, program pemerintah adalah mendukung sebuah ekosistem industri otomotif nasional. 
Pada kesempatan yang sama, Eddy juga menepis anggapan bahwa mobil Esemka merupakan rebadge atau hanya ganti emblem dari mobil buatan pabrikan Cina, Guangdong Foday Automobile. “Saya pastikan bukan. Esemka bukan mobil Cina,” tegas dia. Meski, dia tak menampik beberapa komponen, terutama mesin dari mobil Esemka diimpor dari Negeri Tirai Bambu itu. Tapi, itu pun dalam wujud terurai, dan kemudian dirakit di dalam negeri. 
Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
Pic: istimewa
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #esemka #esemkabima #esemkagaruda #solomanufakturkreasi #mobilnasional #mobnas #esemkasuv #foday #guangdongfodayautomobile
#guangdong #fodayautomobile #mobilesemka #fodaylandfort #kemenperin #mobilindonesia #kiirosan
  • “Kami jawab itu mobil merek nasional. Jadi kalau merek itu bisa macam-macam. Contohnya AMMdes, kemudian Esemka. Kemudian motor ada Gesits. Jadi itu (semua yang) terkait (dengan) merek nasional. Jadi itu nanti market yang akan menilai (membeli atau tidak). Jadi nanti pasar yang akan menilai, karena mobil itu tidak wajib dibeli pemerintah atau instansi pemerintah,” papar Ketua Umum DPP Partai Golkar itu di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Pernyataan Airlangga itu sekaligus menepis anggapan atau bahkan tudingan yang kerap bernada negatif yang menyebut Mobnas Indonesia adalah Esemka. Bahkan, Esemka juga sering dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo.

    Sanggahan bahwa Esemka sebagai mobil nasional, juga disampaikan Presiden Direktur PT SMK, Eddy Wirajaya. “Jadi jangan salah persepsi, bahwa Esemka bukan mobil nasional. Kalau mobil nasional bisa luas pengeriannya, tetapi Esemka adalah mobil produksi di Indonesia. Pure Indonesia. Kami harapkan kebanggaan kita merah putih itu,” ujar Eddy saat ditemui di sela Pameran Industri Komponen Otomotif di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Menurut dia, program pemerintah adalah mendukung sebuah ekosistem industri otomotif nasional.
    Pada kesempatan yang sama, Eddy juga menepis anggapan bahwa mobil Esemka merupakan rebadge atau hanya ganti emblem dari mobil buatan pabrikan Cina, Guangdong Foday Automobile. “Saya pastikan bukan. Esemka bukan mobil Cina,” tegas dia. Meski, dia tak menampik beberapa komponen, terutama mesin dari mobil Esemka diimpor dari Negeri Tirai Bambu itu. Tapi, itu pun dalam wujud terurai, dan kemudian dirakit di dalam negeri.
    Informasi selengkapnya bisa di klik linknya di bio kami.
    Pic: istimewa
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #esemka #esemkabima #esemkagaruda #solomanufakturkreasi #mobilnasional #mobnas #esemkasuv #foday #guangdongfodayautomobile
    #guangdong #fodayautomobile #mobilesemka #fodaylandfort #kemenperin #mobilindonesia #kiirosan

  •  4,866  567  15 August, 2019
  • Seperti dilaporkan laman Carscoops dan GM Authority, Jumat (1/11/2019) Chevrolet bakal menggelontorkan Blazer versi tujuh kursi penumpang di Cina, pada pekan depan. Peluncuran dilakukan di acara Night Chevrolet Gala 2019. Bahkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Inforasi negara itu juga, bulan Oktober lalu sudah memposting gambar SUV tersebut. “SUV tujuh kursi ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi keluarga-keluaga di Cina,” tulis Carscoops.

Hanya, hingga kini Chevrolet masih enggan mengomentari kabar tersebut. Meski demikian, beberapa bocoran informasi soal jatidiri Blazer anyar itu sedikit demi sedikit mulai tersaji. Informasi itu menyebut, Blazer tujuh penumpang itu bakal disuguhkan dalam dua tipe, yakni RS dan Redline. Meski secara tampilan desain tak berbeda dengan versi standar atau lima penumpang, namun ujung belakang-nya lebih panjang dan jendela ketiga berukuran lebih besar.

Dimensi panjangnya bertambah 1437 milimeter (mm), lebar melar 5 mm, dan lebih tinggi 34 mm. Jarak sumbu roda yang tidak berubah, yakni tetap 2.863 mm. Mobil berpeggerak roda depan ini disebut juga masih ditenagai oleh mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged. Semburan tenaganya mencapai 227 hp.

Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
Pic: rodenrothmotors
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #chevrolet #generalmotors #chevroletblazer #chevroletblazer2020 #blazer2020 #chevroletchina #chevroletsuv #suv #kiirosan
  • Seperti dilaporkan laman Carscoops dan GM Authority, Jumat (1/11/2019) Chevrolet bakal menggelontorkan Blazer versi tujuh kursi penumpang di Cina, pada pekan depan. Peluncuran dilakukan di acara Night Chevrolet Gala 2019. Bahkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Inforasi negara itu juga, bulan Oktober lalu sudah memposting gambar SUV tersebut. “SUV tujuh kursi ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi keluarga-keluaga di Cina,” tulis Carscoops.

    Hanya, hingga kini Chevrolet masih enggan mengomentari kabar tersebut. Meski demikian, beberapa bocoran informasi soal jatidiri Blazer anyar itu sedikit demi sedikit mulai tersaji. Informasi itu menyebut, Blazer tujuh penumpang itu bakal disuguhkan dalam dua tipe, yakni RS dan Redline. Meski secara tampilan desain tak berbeda dengan versi standar atau lima penumpang, namun ujung belakang-nya lebih panjang dan jendela ketiga berukuran lebih besar.

    Dimensi panjangnya bertambah 1437 milimeter (mm), lebar melar 5 mm, dan lebih tinggi 34 mm. Jarak sumbu roda yang tidak berubah, yakni tetap 2.863 mm. Mobil berpeggerak roda depan ini disebut juga masih ditenagai oleh mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged. Semburan tenaganya mencapai 227 hp.

    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami
    Pic: rodenrothmotors
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #chevrolet #generalmotors #chevroletblazer #chevroletblazer2020 #blazer2020 #chevroletchina #chevroletsuv #suv #kiirosan

  •  1,845  55  5 November, 2019
  • Soal berkurang drastisnya penjualan ini, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur menyebut karena perusahaan saat ini tengah fokus untuk menggenjot penjualan model-model yang diproduksi di dalam negeri. “Karena di tahun ini kami lebih fokus ke unit-unit CKD (Completely Knock Down) seperti Suzuki Ertiga dan pick up (New Carry). Untuk pick up target kami sebanyak 5.000 unit (per bulan) serta mempertahankan posisi sebagai pemegang market share nomor satu atau sebagai rajanya pick up (di Indonesia),” tutur Makmur, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (14/10/2019). Untuk penjualan Ertiga, Suzuki Indonesia mematok target bisa mengenggam pangsa pasar atau market share sebesar 15%. Posisi Suzuki Ertiga di segmen pasar Low MPV sampai sampai ini masih berada di urutan ketiga setelah Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander. Dalam penjualan ritel yakni penjualan dari diler ke konsumen di rentang waktu Januari – Agustus, Ertiga membukukan angka 17.844 unit.

Amblesnya penjualan Suzuki Ignis di delapan bulan pertama tahun ini, bisa dibilang cukup tragis. Betapa tidak, tahun lalu da masih merajai pasar segmen citycar dan mengungguli Honda Brio. Januari – September tahun lalu, Ignis membukukan penjualan ke diler (wholesales) sebanyak 12.144 unit. Dengan penjualan sebanyak ini, dia menggenggam 48,72% pangsa pasar. 
Kini, Januari-Agustus 2019 Honda Brio bercokol di urutan pertama dgn penjualan 9.431 unit atau naik 17,2% dibanding tahun lalu. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.
Pic: indonesiaautomodified
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #suzuki #suzukiindomobil #suzukiindomobilsales #indomobil #suzukiignis #suzukiignisindonesia #ignis #citycar #volkracing #ce28 #wholesales #gaikindo #kiirosan
  • Soal berkurang drastisnya penjualan ini, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur menyebut karena perusahaan saat ini tengah fokus untuk menggenjot penjualan model-model yang diproduksi di dalam negeri. “Karena di tahun ini kami lebih fokus ke unit-unit CKD (Completely Knock Down) seperti Suzuki Ertiga dan pick up (New Carry). Untuk pick up target kami sebanyak 5.000 unit (per bulan) serta mempertahankan posisi sebagai pemegang market share nomor satu atau sebagai rajanya pick up (di Indonesia),” tutur Makmur, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (14/10/2019). Untuk penjualan Ertiga, Suzuki Indonesia mematok target bisa mengenggam pangsa pasar atau market share sebesar 15%. Posisi Suzuki Ertiga di segmen pasar Low MPV sampai sampai ini masih berada di urutan ketiga setelah Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander. Dalam penjualan ritel yakni penjualan dari diler ke konsumen di rentang waktu Januari – Agustus, Ertiga membukukan angka 17.844 unit.

    Amblesnya penjualan Suzuki Ignis di delapan bulan pertama tahun ini, bisa dibilang cukup tragis. Betapa tidak, tahun lalu da masih merajai pasar segmen citycar dan mengungguli Honda Brio. Januari – September tahun lalu, Ignis membukukan penjualan ke diler (wholesales) sebanyak 12.144 unit. Dengan penjualan sebanyak ini, dia menggenggam 48,72% pangsa pasar.
    Kini, Januari-Agustus 2019 Honda Brio bercokol di urutan pertama dgn penjualan 9.431 unit atau naik 17,2% dibanding tahun lalu.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.
    Pic: indonesiaautomodified
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #suzuki #suzukiindomobil #suzukiindomobilsales #indomobil #suzukiignis #suzukiignisindonesia #ignis #citycar #volkracing #ce28 #wholesales #gaikindo #kiirosan

  •  4,652  131  16 October, 2019
  • Sementara di saat yang sama – selama Juni – Mitsubishi Xpander terjual (wholesales) sebanyak 4.624 unit. Artinya, di bulan keenam itu low MPV andalan Mitsubishi Indonesia itu merebut posisi yang sebelumnya ditempati Avanza.

Namun, itu tak lama. Xpander harus kembali lagi ke posisi semula di belakang Avanza pada Juli lalu. Dia hanya terjual 5.775 unit. Selisih angka yang cukup jauh dibanding sang pesaing.

Memang, jika dilihat dari volume yang dibukukan, penjualan Xpander sepanjang Juli itu meningkat lumayan dibanding Juni. Tetapi yang perlu dicatat, penjualan Xpander sepanjang bulan keenam tersebut melorot dibanding Mei yang sebanyak 5.101unit.

Tetapi, tren naik turun juga dialami Avanza. Penjualan (wholesales) mobil ini di Mei mencapai 7.362 unit. Angka ini menciut cukup dalam dibanding penjualan selama April yang sebanyak 9.104 unit.

Satu hal yang patut dicatat, meski sama-sama merasakan naik turun di bulan-bulan yang dilalui, namun di rentang waktu Januari – Juli, Toyota Avanza masih berada di posisi jawara. Total penjualan Avanza masih sebanyak 47.663 unit dan Xpander hanya 38.427 unit.  Xpander belu mampu mengalahkan Avanza dalam penjualan. 
Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.
Pic: istimewa
Graphic: motoris

#motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimotorskramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpander #xpanderlimitededition #xpanderpinterbener #kiirosan
  • Sementara di saat yang sama – selama Juni – Mitsubishi Xpander terjual (wholesales) sebanyak 4.624 unit. Artinya, di bulan keenam itu low MPV andalan Mitsubishi Indonesia itu merebut posisi yang sebelumnya ditempati Avanza.

    Namun, itu tak lama. Xpander harus kembali lagi ke posisi semula di belakang Avanza pada Juli lalu. Dia hanya terjual 5.775 unit. Selisih angka yang cukup jauh dibanding sang pesaing.

    Memang, jika dilihat dari volume yang dibukukan, penjualan Xpander sepanjang Juli itu meningkat lumayan dibanding Juni. Tetapi yang perlu dicatat, penjualan Xpander sepanjang bulan keenam tersebut melorot dibanding Mei yang sebanyak 5.101unit.

    Tetapi, tren naik turun juga dialami Avanza. Penjualan (wholesales) mobil ini di Mei mencapai 7.362 unit. Angka ini menciut cukup dalam dibanding penjualan selama April yang sebanyak 9.104 unit.

    Satu hal yang patut dicatat, meski sama-sama merasakan naik turun di bulan-bulan yang dilalui, namun di rentang waktu Januari – Juli, Toyota Avanza masih berada di posisi jawara. Total penjualan Avanza masih sebanyak 47.663 unit dan Xpander hanya 38.427 unit.  Xpander belu mampu mengalahkan Avanza dalam penjualan.
    Informasi selengkapnya di www.motoris.id atau klik linknya di bio kami.
    Pic: istimewa
    Graphic: motoris

    #motorisindonesia #motoris #motorisid #mitsubishimotors #mitsubishimotorskramayudhasalesindonesia #mmksi #mitsubishixpander #xpanderlimitededition #xpanderpinterbener #kiirosan

  •  1,446  90  28 August, 2019