#PenangananCedera Instagram Photos & Videos

PenangananCedera - 172 posts

Hashtag Popularity

2
average comments
58.2
average likes

Latest #PenangananCedera Posts

  • 📆 Kamis 29 Agustus 2019
Hari ini petugas kami sedang sharing ilmu tentang penanganan pertama pada kasus kecelakaan kerja. Sasarannya pekerja bengkel sepatu yang ada diwilayah kerja kami, yang mayoritas mereka awam tentang penanganan kecelakaan kerja. Antusias luar biasa ketika mereka menjadi model untuk kasus kecelakaan kerja dan mereka sendiri yang menjadi penolong. Semoga membawa berkah untuk pekerjaan kita hari ini. Ingat selalu untuk hati - hati dalam bekerja.
#germas #hidupsehat #penanganancedera #penanganankecelakaan
  • 📆 Kamis 29 Agustus 2019
    Hari ini petugas kami sedang sharing ilmu tentang penanganan pertama pada kasus kecelakaan kerja. Sasarannya pekerja bengkel sepatu yang ada diwilayah kerja kami, yang mayoritas mereka awam tentang penanganan kecelakaan kerja. Antusias luar biasa ketika mereka menjadi model untuk kasus kecelakaan kerja dan mereka sendiri yang menjadi penolong. Semoga membawa berkah untuk pekerjaan kita hari ini. Ingat selalu untuk hati - hati dalam bekerja.
    #germas #hidupsehat #penanganancedera #penanganankecelakaan

  •  20  0  29 August, 2019
  • Cedera Lutut atau Runner’s Knee

Cedera semacam ini adalah yang paling umum dialami oleh para pelari di mana cedera ini terasa sebagai akibat dari tulang yang bergeser di bagian area tulang lutut. Mengapa tulang bisa bergeser? Ini biasanya dipicu oleh cartilage atau jaringan tulang muda yang kekuatannya sudah hilang.

Sejumlah gerakan berlari di mana lutut ikut terlibat akan menjadi penyebab pergeseran sehingga akhirnya terjadilah rasa nyeri. Apabila nyeri dialami pada area lutut pasca Anda berlari, sebaiknya jangan lakukan aktivitas apapun lebih dulu dan lakukanlah pengompresan menggunakan es serta lakukan peregangan beberapa kali dalam sehari. Tak lupa juga, beristirahatlah dan hindari aktivitas berlari sementara waktu.

Achilles Tendinitis

Cedera ini juga termasuk umum dialami oleh banyak atlet, khususnya pelari, terutama karena otot penghubung kaki bagian belakanglah yang terkena cedera. Inflamasi penyebab nyeri kerap menyertai cedera ini dan Anda pun bakal merasakan tendon yang kaku. Lari jarak jauh seperti maraton adalah contoh aktivitas yang menyebabkan hal ini bisa terjadi.

Hal tersebut dikarenakan adanya penarikan berulang sehingga muncul luka di bagian tendon. Untuk itu, istirahatkan kaki dan berusahalah sebaik mungkin untuk menghindari tekanan sekaligus penarikan yang terlalu banyak di bagian tendon. Supaya dapat berlari kembali, pastikan perawatan dan masa pemulihan dijalani dengan baik.

runsociety.id
.
.
#indosneakerteam #tipslaripemula #tipscedera #achilles #cederalari #cederalutut #penanganancedera #larisore
  • Cedera Lutut atau Runner’s Knee

    Cedera semacam ini adalah yang paling umum dialami oleh para pelari di mana cedera ini terasa sebagai akibat dari tulang yang bergeser di bagian area tulang lutut. Mengapa tulang bisa bergeser? Ini biasanya dipicu oleh cartilage atau jaringan tulang muda yang kekuatannya sudah hilang.

    Sejumlah gerakan berlari di mana lutut ikut terlibat akan menjadi penyebab pergeseran sehingga akhirnya terjadilah rasa nyeri. Apabila nyeri dialami pada area lutut pasca Anda berlari, sebaiknya jangan lakukan aktivitas apapun lebih dulu dan lakukanlah pengompresan menggunakan es serta lakukan peregangan beberapa kali dalam sehari. Tak lupa juga, beristirahatlah dan hindari aktivitas berlari sementara waktu.

    Achilles Tendinitis

    Cedera ini juga termasuk umum dialami oleh banyak atlet, khususnya pelari, terutama karena otot penghubung kaki bagian belakanglah yang terkena cedera. Inflamasi penyebab nyeri kerap menyertai cedera ini dan Anda pun bakal merasakan tendon yang kaku. Lari jarak jauh seperti maraton adalah contoh aktivitas yang menyebabkan hal ini bisa terjadi.

    Hal tersebut dikarenakan adanya penarikan berulang sehingga muncul luka di bagian tendon. Untuk itu, istirahatkan kaki dan berusahalah sebaik mungkin untuk menghindari tekanan sekaligus penarikan yang terlalu banyak di bagian tendon. Supaya dapat berlari kembali, pastikan perawatan dan masa pemulihan dijalani dengan baik.

    runsociety.id
    .
    .
    #indosneakerteam #tipslaripemula #tipscedera #achilles #cederalari #cederalutut #penanganancedera #larisore

  •  21  0  30 July, 2019
  • Saat cedera seperti kram terjadi, pelari sebaiknya menghindari penggunaan semprotan pendingin atau mengompres dengan es batu. Langkah itu sebenarnya penanganan yang kurang benar karena akan semakin membuat otot mengeras dan nantinya tambah kram. Sebaiknya lakukan dynamic stretching. 
Penanganan yang harus dilakukan adalah mencegah tubuh berhenti total. Meskipun merasa lelah dan nyeri yang tak tertahankan, tubuh harus tetap bergerak. Usahakan untuk tetap berjalan dan jangan berdiri statis.

Kalau berdiri statis akan memengaruhi suhu tubuh, pernapasan, kondisinya, dan tubuh menjadi dingin sehingga ritmenya hilang. Jadi harus tetap berjalan, kecuali kondisinya tidak memungkinkan sama sekali untuk berjalan seperti kehilangan napas. 
Masalah lain yang mungkin terjadi adalah salah tumpuan. Bila salah tumpuan, bagian yang lemah boleh dikasih es atau disemprot. Selain itu, periksa kembali apakah memungkinkan untuk melanjutkan lari kembali.

Tetap lakukan dynamic stretching, berjalan 100-200 meter. Kalau nyaman biasanya sudah terjadi perubahan. Pelari bisa mencoba lari tapi bukan dengan tempo yang awal, melainkan dengan tempo yang pelan. 
Sebelum berlari ke depan, cobalah lari mundur sejauh 20-30 meter. Hal ini untuk melihat kondisi tubuh. Apabila dirasa aman maka bisa dilanjutkan. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka pelari harus berhenti.
.
https://lifestyle.okezone.com/read/2019/02/06/481/2014584/matias-ibo-bagikan-tips-menangani-cedera-saat-lari-maraton-seperti-apa
.
.
#indorunnersambon #tipscedera #cederalari #cederakaki #cedera #penanganancedera #riotindonesia #marilari #laripagi #sundaymorningrun
  • Saat cedera seperti kram terjadi, pelari sebaiknya menghindari penggunaan semprotan pendingin atau mengompres dengan es batu. Langkah itu sebenarnya penanganan yang kurang benar karena akan semakin membuat otot mengeras dan nantinya tambah kram. Sebaiknya lakukan dynamic stretching.
    Penanganan yang harus dilakukan adalah mencegah tubuh berhenti total. Meskipun merasa lelah dan nyeri yang tak tertahankan, tubuh harus tetap bergerak. Usahakan untuk tetap berjalan dan jangan berdiri statis.

    Kalau berdiri statis akan memengaruhi suhu tubuh, pernapasan, kondisinya, dan tubuh menjadi dingin sehingga ritmenya hilang. Jadi harus tetap berjalan, kecuali kondisinya tidak memungkinkan sama sekali untuk berjalan seperti kehilangan napas.
    Masalah lain yang mungkin terjadi adalah salah tumpuan. Bila salah tumpuan, bagian yang lemah boleh dikasih es atau disemprot. Selain itu, periksa kembali apakah memungkinkan untuk melanjutkan lari kembali.

    Tetap lakukan dynamic stretching, berjalan 100-200 meter. Kalau nyaman biasanya sudah terjadi perubahan. Pelari bisa mencoba lari tapi bukan dengan tempo yang awal, melainkan dengan tempo yang pelan.
    Sebelum berlari ke depan, cobalah lari mundur sejauh 20-30 meter. Hal ini untuk melihat kondisi tubuh. Apabila dirasa aman maka bisa dilanjutkan. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka pelari harus berhenti.
    .
    https://lifestyle.okezone.com/read/2019/02/06/481/2014584/matias-ibo-bagikan-tips-menangani-cedera-saat-lari-maraton-seperti-apa
    .
    .
    #indorunnersambon #tipscedera #cederalari #cederakaki #cedera #penanganancedera #riotindonesia #marilari #laripagi #sundaymorningrun

  •  32  0  8 hours ago
  • Cedera ligamen lutut anterior atau cedera ACL (anterior cruciate ligament) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior. Ligamen lutut anterior merupakan salah satu ligamen lutut yang berfungsi untuk menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas. Selain itu, ligamen ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

Robekan yang terjadi di dalam ligamen lutut anterior dapat membuat persendian lutut menjadi tidak stabil. Tingkat keparahan cedera tersebut sangat bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga sangat parah. Cedera ligamen anterior yang sangat parah dapat terjadi pada saat ligamen anterior mengalami total dan dapat disertai dengan lepasnya tulang paha maupun tulang kering dari sendi.

Setelah terjadinya cedera, lutut harus segera diobati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Oleh karena itu, pertolongan pertama berperan sangat penting. Berikut ini adalah rincian langkah pertolongan pertama pada cedera ligamen lutut anterior: -Istirahat
-Kompres es
-Pembebatan
-Elevasi

Pasca dilakukan penanganan dan pengobatan pertama pada cedera, dokter akan mengatur proses rehabilitasi pasien dan terapi selama beberapa minggu. Terapis dan dokter akan memberikan instruksi dan mengajarkan latihan fisik untuk rehabilitasi lutut, baik dengan bantuan dokter atau terapis, maupun dilakukan sendiri di rumah.
.
.
.
Follow us:
Facebook: ihks.official
Instagram: @ihks_official
#acl #cedera #cederaacl #olahraga #tulang #lutut #ligamen #pertolonganpertama #penanganancedera #cederaACL #infokesehatan #infosehat #yuksehat #sehatitumudah #IHKS #Indonesianhipandkneesociety
  • Cedera ligamen lutut anterior atau cedera ACL (anterior cruciate ligament) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior. Ligamen lutut anterior merupakan salah satu ligamen lutut yang berfungsi untuk menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas. Selain itu, ligamen ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

    Robekan yang terjadi di dalam ligamen lutut anterior dapat membuat persendian lutut menjadi tidak stabil. Tingkat keparahan cedera tersebut sangat bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga sangat parah. Cedera ligamen anterior yang sangat parah dapat terjadi pada saat ligamen anterior mengalami total dan dapat disertai dengan lepasnya tulang paha maupun tulang kering dari sendi.

    Setelah terjadinya cedera, lutut harus segera diobati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Oleh karena itu, pertolongan pertama berperan sangat penting. Berikut ini adalah rincian langkah pertolongan pertama pada cedera ligamen lutut anterior: -Istirahat
    -Kompres es
    -Pembebatan
    -Elevasi

    Pasca dilakukan penanganan dan pengobatan pertama pada cedera, dokter akan mengatur proses rehabilitasi pasien dan terapi selama beberapa minggu. Terapis dan dokter akan memberikan instruksi dan mengajarkan latihan fisik untuk rehabilitasi lutut, baik dengan bantuan dokter atau terapis, maupun dilakukan sendiri di rumah.
    .
    .
    .
    Follow us:
    Facebook: ihks.official
    Instagram: @ihks_official
    #acl #cedera #cederaacl #olahraga #tulang #lutut #ligamen #pertolonganpertama #penanganancedera #cederaACL #infokesehatan #infosehat #yuksehat #sehatitumudah #IHKS #Indonesianhipandkneesociety

  •  49  0  18 March, 2019
  • @Regrann from @rspondokindah - Bagi Anda yang punya hobi lari, kami punya tips nih agar lutut Anda lebih aman dari cedera ataupun peradangan seperti tendinitis. Yuk, simak info dari dr. Adri Fauzan, Sp. KFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, berikut ini:⁣
1.  Jaga berat badan ideal dan pastikan postur tubuh Anda ideal untuk berlari (tidak menderita kaki X, kaki O, atau kaki datar).⁣
2.  Lakukan peregangan pada bagian belakang tungkai bawah Anda selama 5-10 menit sebelum dan setelah berlari.⁣
3.  Pilihlah sepatu yang tepat, yakni sepatu khusus lari yang sesuai dengan ukuran kaki Anda. Usahakan mengganti sepatu jika sudah digunakan berlari sekitar 500-800 km.⁣
4.  Usahakan berlari pada permukaan datar. Hindari terlalu sering berlari cepat (sprint), ataupun mengikuti perlombaan dengan interval yang terlalu berdekatan.⁣
5.  Lakukan metode PRICE saat terjadi cedera akut, yaitu: Protect (hindari cedera lanjutan), Rest (istirahatkan lutut Anda), Ice (kompres air (tdk harus dg air) dingin dalam 48 jam pertama selama 10-15 menit, dan ulangi tiap 3-4 jam), Compress (lakukan penekanan ringan di area cedera untuk menghindari penumpukan radang/cairan), dan Elevate (tinggikan kaki (bukan lututnya) 30 derajat di atas jantung pada area yang cedera).⁣
6.  Pasitkan asupan elektrolit, kalsium, vitamin D, dan vitamin B kompleks Anda tercukupi.⁣
7.  Gunakan brace khusus (alat penyangga lutut) atau elastic tapping bila diperlukan untuk menjaga lutut lebih stabil.⁣
8.  Saat berlari, hindari melangkah terlalu lebar dan perbanyaklah fase swing (melayang saat berlari).⁣ ⁣
Nah, semoga tips di atas bisa dipraktikkan langsung saat Anda berlari nanti, ya! Jika lutut Anda telanjur cedera, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dengan teknologi shock wave/gelombang kejut dapat mempercepat proses pemulihan, serta mengurangi nyeri dan peradangan pada lutut Anda. Konsultasikan dengan dokter kami untuk informasi selengkapnya, ya :)⁣
⁣
#TipsRSPI #Cedera #Olahraga #Lari #Running #Runner #Sports #Ortopedi #Muskuloskeletal #PenangananCedera #RSPondokIndah #RSPI
  • @Regrann from @rspondokindah - Bagi Anda yang punya hobi lari, kami punya tips nih agar lutut Anda lebih aman dari cedera ataupun peradangan seperti tendinitis. Yuk, simak info dari dr. Adri Fauzan, Sp. KFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, berikut ini:⁣
    1. Jaga berat badan ideal dan pastikan postur tubuh Anda ideal untuk berlari (tidak menderita kaki X, kaki O, atau kaki datar).⁣
    2. Lakukan peregangan pada bagian belakang tungkai bawah Anda selama 5-10 menit sebelum dan setelah berlari.⁣
    3. Pilihlah sepatu yang tepat, yakni sepatu khusus lari yang sesuai dengan ukuran kaki Anda. Usahakan mengganti sepatu jika sudah digunakan berlari sekitar 500-800 km.⁣
    4. Usahakan berlari pada permukaan datar. Hindari terlalu sering berlari cepat (sprint), ataupun mengikuti perlombaan dengan interval yang terlalu berdekatan.⁣
    5. Lakukan metode PRICE saat terjadi cedera akut, yaitu: Protect (hindari cedera lanjutan), Rest (istirahatkan lutut Anda), Ice (kompres air (tdk harus dg air) dingin dalam 48 jam pertama selama 10-15 menit, dan ulangi tiap 3-4 jam), Compress (lakukan penekanan ringan di area cedera untuk menghindari penumpukan radang/cairan), dan Elevate (tinggikan kaki (bukan lututnya) 30 derajat di atas jantung pada area yang cedera).⁣
    6. Pasitkan asupan elektrolit, kalsium, vitamin D, dan vitamin B kompleks Anda tercukupi.⁣
    7. Gunakan brace khusus (alat penyangga lutut) atau elastic tapping bila diperlukan untuk menjaga lutut lebih stabil.⁣
    8. Saat berlari, hindari melangkah terlalu lebar dan perbanyaklah fase swing (melayang saat berlari).⁣ ⁣
    Nah, semoga tips di atas bisa dipraktikkan langsung saat Anda berlari nanti, ya! Jika lutut Anda telanjur cedera, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dengan teknologi shock wave/gelombang kejut dapat mempercepat proses pemulihan, serta mengurangi nyeri dan peradangan pada lutut Anda. Konsultasikan dengan dokter kami untuk informasi selengkapnya, ya :)⁣

    #TipsRSPI #Cedera #Olahraga #Lari #Running #Runner #Sports #Ortopedi #Muskuloskeletal #PenangananCedera #RSPondokIndah #RSPI

  •  46  7  4 March, 2019
  • Bagi Anda yang punya hobi lari, kami punya tips nih agar lutut Anda lebih aman dari cedera ataupun peradangan seperti tendinitis. Yuk, simak info dari dr. Adri Fauzan, Sp. KFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, berikut ini:⁣
1.  Jaga berat badan ideal dan pastikan postur tubuh Anda ideal untuk berlari (tidak menderita kaki X, kaki O, atau kaki datar).⁣
2.  Lakukan peregangan pada bagian belakang tungkai bawah Anda selama 5-10 menit sebelum dan setelah berlari.⁣
3.  Pilihlah sepatu yang tepat, yakni sepatu khusus lari yang sesuai dengan ukuran kaki Anda. Usahakan mengganti sepatu jika sudah digunakan berlari sekitar 500-800 km.⁣
4.  Usahakan berlari pada permukaan datar. Hindari terlalu sering berlari cepat (sprint), ataupun mengikuti perlombaan dengan interval yang terlalu berdekatan.⁣
5.  Lakukan metode PRICE saat terjadi cedera akut, yaitu: Protect (hindari cedera lanjutan), Rest (istirahatkan lutut Anda), Ice (kompres air (tdk harus dg air) dingin dalam 48 jam pertama selama 10-15 menit, dan ulangi tiap 3-4 jam), Compress (lakukan penekanan ringan di area cedera untuk menghindari penumpukan radang/cairan), dan Elevate (tinggikan kaki (bukan lututnya) 30 derajat di atas jantung pada area yang cedera).⁣
6.  Pasitkan asupan elektrolit, kalsium, vitamin D, dan vitamin B kompleks Anda tercukupi.⁣
7.  Gunakan brace khusus (alat penyangga lutut) atau elastic tapping bila diperlukan untuk menjaga lutut lebih stabil.⁣
8.  Saat berlari, hindari melangkah terlalu lebar dan perbanyaklah fase swing (melayang saat berlari).⁣ ⁣
Nah, semoga tips di atas bisa dipraktikkan langsung saat Anda berlari nanti, ya! Jika lutut Anda telanjur cedera, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dengan teknologi shock wave/gelombang kejut dapat mempercepat proses pemulihan, serta mengurangi nyeri dan peradangan pada lutut Anda. Konsultasikan dengan dokter kami untuk informasi selengkapnya, ya :)⁣
⁣
#TipsRSPI #Cedera #Olahraga #Lari #Running #Runner #Sports #Ortopedi #Muskuloskeletal #PenangananCedera #RSPondokIndah #RSPI
  • Bagi Anda yang punya hobi lari, kami punya tips nih agar lutut Anda lebih aman dari cedera ataupun peradangan seperti tendinitis. Yuk, simak info dari dr. Adri Fauzan, Sp. KFR, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, berikut ini:⁣
    1. Jaga berat badan ideal dan pastikan postur tubuh Anda ideal untuk berlari (tidak menderita kaki X, kaki O, atau kaki datar).⁣
    2. Lakukan peregangan pada bagian belakang tungkai bawah Anda selama 5-10 menit sebelum dan setelah berlari.⁣
    3. Pilihlah sepatu yang tepat, yakni sepatu khusus lari yang sesuai dengan ukuran kaki Anda. Usahakan mengganti sepatu jika sudah digunakan berlari sekitar 500-800 km.⁣
    4. Usahakan berlari pada permukaan datar. Hindari terlalu sering berlari cepat (sprint), ataupun mengikuti perlombaan dengan interval yang terlalu berdekatan.⁣
    5. Lakukan metode PRICE saat terjadi cedera akut, yaitu: Protect (hindari cedera lanjutan), Rest (istirahatkan lutut Anda), Ice (kompres air (tdk harus dg air) dingin dalam 48 jam pertama selama 10-15 menit, dan ulangi tiap 3-4 jam), Compress (lakukan penekanan ringan di area cedera untuk menghindari penumpukan radang/cairan), dan Elevate (tinggikan kaki (bukan lututnya) 30 derajat di atas jantung pada area yang cedera).⁣
    6. Pasitkan asupan elektrolit, kalsium, vitamin D, dan vitamin B kompleks Anda tercukupi.⁣
    7. Gunakan brace khusus (alat penyangga lutut) atau elastic tapping bila diperlukan untuk menjaga lutut lebih stabil.⁣
    8. Saat berlari, hindari melangkah terlalu lebar dan perbanyaklah fase swing (melayang saat berlari).⁣ ⁣
    Nah, semoga tips di atas bisa dipraktikkan langsung saat Anda berlari nanti, ya! Jika lutut Anda telanjur cedera, Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) dengan teknologi shock wave/gelombang kejut dapat mempercepat proses pemulihan, serta mengurangi nyeri dan peradangan pada lutut Anda. Konsultasikan dengan dokter kami untuk informasi selengkapnya, ya :)⁣

    #TipsRSPI #Cedera #Olahraga #Lari #Running #Runner #Sports #Ortopedi #Muskuloskeletal #PenangananCedera #RSPondokIndah #RSPI

  •  219  26  4 March, 2019
  • Inionline.Id - Jika anda senang berolahraga seperti lari atau bermain sepakbola, cedera fisik sangat akan anda hindari. Akan tetapi, jika mengalami cedera seperti terkilir atau memar ada baiknya sebelum ke dokter, gunakan metode sederhana RICE.

RICE merupakan singkatan dari Rest, Ice , Compression dan Elevation. Metode pengobatan ini biasanya dilakukan untuk cedera akut, khususnya cedera jaringan lunak (sprain maupun strain dan memar). Metode terapi RICE ini dilakukan secepat mungkin sesaat setelah terjadinya cedera, yaitu antara 48 sampai 72 jam segera setelah cedera

Selengkapnya: Inionline.Id

#news #beritaterkini #beritaterbaru #inionline #inionlineid #iniberita #beritahariini #beritakesehatan #MetodeRICE  #penanganancedera #cederaringan
  • Inionline.Id - Jika anda senang berolahraga seperti lari atau bermain sepakbola, cedera fisik sangat akan anda hindari. Akan tetapi, jika mengalami cedera seperti terkilir atau memar ada baiknya sebelum ke dokter, gunakan metode sederhana RICE.

    RICE merupakan singkatan dari Rest, Ice , Compression dan Elevation. Metode pengobatan ini biasanya dilakukan untuk cedera akut, khususnya cedera jaringan lunak (sprain maupun strain dan memar). Metode terapi RICE ini dilakukan secepat mungkin sesaat setelah terjadinya cedera, yaitu antara 48 sampai 72 jam segera setelah cedera

    Selengkapnya: Inionline.Id

    #news #beritaterkini #beritaterbaru #inionline #inionlineid #iniberita #beritahariini #beritakesehatan #MetodeRICE #penanganancedera #cederaringan

  •  1  0  14 January, 2019
  • Sering sekali mendapati pertanyaan kalau cedera itu sebaiknya diterapi dingin atau hangat ya? Nah sebenernya dua-duanya bisa diterapkan, tergantung jenis cedera atau keluhannya. ⠀

Kalau keluhan yang dialami berupa ketegangan atau kram pada otot tentu penanganan yang terbaik adalah memberikan terapi hangat dengan pemberian balsem hangat, misalnya. Efek hangat dapat memberikan efek rileksasi bagi otot terutama jika penanganan kram disertai peregangan otot dan cairan pengganti ion tubuh.
⠀
Sebaliknya jika cedera yang dialami berupa tarikan pada otot (strain) ataupun ligamen (sprain), maka kompres dingin adalah jawabannya. Sensasi dingin dipercaya memiliki efek dalam mempertahankan kondisi jaringan agar tidak mengalami kerusakan berlebih dan mengurangi peradangan pada jaringan yang mengalami cedera.
⠀

Jadi, ga perlu bingung lagi ya GetFitizen. ⠀

#getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #healthcare #tipssehat #physicaltherapy #indonesia #sehatbersamafisioterapi
  • Sering sekali mendapati pertanyaan kalau cedera itu sebaiknya diterapi dingin atau hangat ya? Nah sebenernya dua-duanya bisa diterapkan, tergantung jenis cedera atau keluhannya. ⠀

    Kalau keluhan yang dialami berupa ketegangan atau kram pada otot tentu penanganan yang terbaik adalah memberikan terapi hangat dengan pemberian balsem hangat, misalnya. Efek hangat dapat memberikan efek rileksasi bagi otot terutama jika penanganan kram disertai peregangan otot dan cairan pengganti ion tubuh.

    Sebaliknya jika cedera yang dialami berupa tarikan pada otot (strain) ataupun ligamen (sprain), maka kompres dingin adalah jawabannya. Sensasi dingin dipercaya memiliki efek dalam mempertahankan kondisi jaringan agar tidak mengalami kerusakan berlebih dan mengurangi peradangan pada jaringan yang mengalami cedera.


    Jadi, ga perlu bingung lagi ya GetFitizen. ⠀

    #getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #healthcare #tipssehat #physicaltherapy #indonesia #sehatbersamafisioterapi

  •  552  3  14 November, 2018
  • 1. Keseleo berupa sakit dan nyeri ketika digerakkan
Keseleo terjadi saat ligamen atau jaringan ikat yang berada di lutut terluka. Ligamen berfungsi untuk melindungi tulang dan sendi. Selain itu, berfungsi juga untuk memudahkan bergerak. Itu sebabnya ligamen bersifat fleksibel dan lentur.
Gejala yang ditimbulkan adalah kemerahan dan rasa nyeri saat berjalan.
2. Dislokasi atau posisi tulang lutut yang gak pada tempatnya
Dislokasi terjadi saat tulang lutut gak berada pada tempatnya, baik sebagian maupun keseluruhan. Salah satu contohnya saat tulang paha dan tulang kering yang keluar dari posisinya semula.
Biasanya butuh penanganan berupa operasi untuk mengembalikan posisinya. Namun, di Indonesia ada pengobatan alternatif, salah satunya dengan cara diurut. 
3. Patah Tulang karena benturan keras
Patah tulang biasanya terjadi setelah mengalami benturan yang luar biasa, seperti jatuh, hantaman, hingga kecelakaan. Adapun, tulang yang patah adalah tulang tempurung lutut. Cedera ini jadi salah satu yang paling fatal karena perlu mendapatkan penanganan medis yang serius berupa operasi. 
4. Cedera bantalan sendi lutut yang bikin nyeri
Cedera ini biasa terjadi karena bantalan sendi lutut terbentur keras hingga sobek. Akibatnya, kamu akan merasakan nyeri, kaku dan bengkak. 
5. Sindrom nyeri lutut karena sering menggerakkan sendi
Sindrom nyeri lutut (patellofemoral pain syndrome ) terjadi karena lutut terlalu sering digunakan hingga menimbulkan rasa sakit. Biasanya terjadi karena terlalu lama lari atau bersepeda. Rasa nyeri ini akan kamu rasakan di sekitar atau belakang lutut.
Jika kamu suka berolahraga, kamu bisa menghindari cedera lutut dengan memakai sepatu yang pas dan pelindung lutut. Lakukan juga pemanasan dan hindari olahraga dengan intensitas berlebih. Selain itu, jagalah berat badanmu agar lututmu gak menopang berat terlalu banyak
Sumber: idntimes.com
#kesehatan 
#cedera 
#cederalutut 
#cederaolahraga 
#sehat 
#sehatitumahal 
#penanganancedera 
#olahraga 
#sepakbola 
#badminton 
#indonesiasehat 
#newsupdate 
#beritaterkini 
#beritaolahraga 
#sportnews 
#sport 
#news 
#magazine1one
  • 1. Keseleo berupa sakit dan nyeri ketika digerakkan
    Keseleo terjadi saat ligamen atau jaringan ikat yang berada di lutut terluka. Ligamen berfungsi untuk melindungi tulang dan sendi. Selain itu, berfungsi juga untuk memudahkan bergerak. Itu sebabnya ligamen bersifat fleksibel dan lentur.
    Gejala yang ditimbulkan adalah kemerahan dan rasa nyeri saat berjalan.
    2. Dislokasi atau posisi tulang lutut yang gak pada tempatnya
    Dislokasi terjadi saat tulang lutut gak berada pada tempatnya, baik sebagian maupun keseluruhan. Salah satu contohnya saat tulang paha dan tulang kering yang keluar dari posisinya semula.
    Biasanya butuh penanganan berupa operasi untuk mengembalikan posisinya. Namun, di Indonesia ada pengobatan alternatif, salah satunya dengan cara diurut. 
    3. Patah Tulang karena benturan keras
    Patah tulang biasanya terjadi setelah mengalami benturan yang luar biasa, seperti jatuh, hantaman, hingga kecelakaan. Adapun, tulang yang patah adalah tulang tempurung lutut. Cedera ini jadi salah satu yang paling fatal karena perlu mendapatkan penanganan medis yang serius berupa operasi. 
    4. Cedera bantalan sendi lutut yang bikin nyeri
    Cedera ini biasa terjadi karena bantalan sendi lutut terbentur keras hingga sobek. Akibatnya, kamu akan merasakan nyeri, kaku dan bengkak.
    5. Sindrom nyeri lutut karena sering menggerakkan sendi
    Sindrom nyeri lutut (patellofemoral pain syndrome ) terjadi karena lutut terlalu sering digunakan hingga menimbulkan rasa sakit. Biasanya terjadi karena terlalu lama lari atau bersepeda. Rasa nyeri ini akan kamu rasakan di sekitar atau belakang lutut.
    Jika kamu suka berolahraga, kamu bisa menghindari cedera lutut dengan memakai sepatu yang pas dan pelindung lutut. Lakukan juga pemanasan dan hindari olahraga dengan intensitas berlebih. Selain itu, jagalah berat badanmu agar lututmu gak menopang berat terlalu banyak
    Sumber: idntimes.com
    #kesehatan
    #cedera
    #cederalutut
    #cederaolahraga
    #sehat
    #sehatitumahal
    #penanganancedera
    #olahraga
    #sepakbola
    #badminton
    #indonesiasehat
    #newsupdate
    #beritaterkini
    #beritaolahraga
    #sportnews
    #sport
    #news
    #magazine1one

  •  21  0  16 October, 2018
  • ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya [al-Mâidah/5:2]

#ksr #ukihebat #evakuasi #pertolonganpertama #penanganancedera #palangmerahindonesia
  • ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

    Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya [al-Mâidah/5:2]

    #ksr #ukihebat #evakuasi #pertolonganpertama #penanganancedera #palangmerahindonesia

  •  189  0  26 August, 2018
  • Melakukan olahraga secara berkelompok seperti sepak bola, futsal, basket atau voli bersama teman memang lebih menyenangkan. Namun, Anda harus berhati-hati terhadap terjadinya cedera kaki.
.
Menurut dokter spesialis ortopedi konsultan foot & ankle RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Dimas Radhitya Boedijono, Sp. OT (K), "Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan berlari dan melompat rentan membuat otot dan sendi kaki cedera jika tidak dilakukan dengan baik. Beberapa jenis cedera yang bisa terjadi, seperti kaki terkilir, kram otot, cedera tulang kering, cedera otot hamstring (otot paha), hingga cedera tendon achilles (otot betis). Penanganan cedera kaki ini bisa bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Cedera bisa sembuh hanya dengan kompres es, namun pada beberapa kasus bisa juga dibutuhkan tindakan open surgery jika sudah menyebabkan ligamen robek atau patah tulang."
.
Dokter Dimas meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia dan kemudian meraih gelar konsultan foot and ankle oleh Kolegium Perhimpunan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI).
.
Beliau pernah mengikuti fellowship di Asan Medical Center, Seoul, Korea Selatan pada tahun 2011-2012. Dokter yang menjabat sebagai Ketua Foot & Ankle di Indonesian Orthopedic Society of Sport Medicine & Arthroscopy (IOSSMA) pada 2012-2014 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Seksi Foot & Ankle di Indonesia Orthopedic Association pada periode yang sama.
.
Selain itu, keaktifannya berorganisasi memberi bekal bagi beliau untuk berperan sebagai international affiliate member di American Orthopedics Foot & Ankle Society (AOFAS) dan American Academy of Orthopedic Surgeon (AAOS) sejak tahun 2014. Untuk memperdalam ilmunya dr. Dimas juga banyak mengikuti berbagai seminar dan pelatihan baik nasional maupun internasional, di antaranya mengenai musculoskeletal grand round tumor dan foot and ankle.
.
Simak tulisan beliau mengenai cedera kaki pada link bio kami :)
.
#ProfilDokter #DokterRSPI #CederaOlahraga #CederaKaki #CederaOtot #Foot #Ankle #FootandAnkle #Terkilir #KramOtot #PenangananCedera #KesehatanTulang #KesehatanOtot #NyeriOtot #Ortopedi #Tulang #Orthopedics #Orthopaedic #RSPondokIndah #RSPI
  • Melakukan olahraga secara berkelompok seperti sepak bola, futsal, basket atau voli bersama teman memang lebih menyenangkan. Namun, Anda harus berhati-hati terhadap terjadinya cedera kaki.
    .
    Menurut dokter spesialis ortopedi konsultan foot & ankle RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Dimas Radhitya Boedijono, Sp. OT (K), "Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan berlari dan melompat rentan membuat otot dan sendi kaki cedera jika tidak dilakukan dengan baik. Beberapa jenis cedera yang bisa terjadi, seperti kaki terkilir, kram otot, cedera tulang kering, cedera otot hamstring (otot paha), hingga cedera tendon achilles (otot betis). Penanganan cedera kaki ini bisa bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Cedera bisa sembuh hanya dengan kompres es, namun pada beberapa kasus bisa juga dibutuhkan tindakan open surgery jika sudah menyebabkan ligamen robek atau patah tulang."
    .
    Dokter Dimas meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia dan kemudian meraih gelar konsultan foot and ankle oleh Kolegium Perhimpunan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI).
    .
    Beliau pernah mengikuti fellowship di Asan Medical Center, Seoul, Korea Selatan pada tahun 2011-2012. Dokter yang menjabat sebagai Ketua Foot & Ankle di Indonesian Orthopedic Society of Sport Medicine & Arthroscopy (IOSSMA) pada 2012-2014 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Seksi Foot & Ankle di Indonesia Orthopedic Association pada periode yang sama.
    .
    Selain itu, keaktifannya berorganisasi memberi bekal bagi beliau untuk berperan sebagai international affiliate member di American Orthopedics Foot & Ankle Society (AOFAS) dan American Academy of Orthopedic Surgeon (AAOS) sejak tahun 2014. Untuk memperdalam ilmunya dr. Dimas juga banyak mengikuti berbagai seminar dan pelatihan baik nasional maupun internasional, di antaranya mengenai musculoskeletal grand round tumor dan foot and ankle.
    .
    Simak tulisan beliau mengenai cedera kaki pada link bio kami :)
    .
    #ProfilDokter #DokterRSPI #CederaOlahraga #CederaKaki #CederaOtot #Foot #Ankle #FootandAnkle #Terkilir #KramOtot #PenangananCedera #KesehatanTulang #KesehatanOtot #NyeriOtot #Ortopedi #Tulang #Orthopedics #Orthopaedic #RSPondokIndah #RSPI

  •  77  0  1 December, 2017
  • Meninggalnya Choirul Huda, kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, masih meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia. Karena Choirul Huda termasuk pemain yang sangat loyal pada tim Persela Lamongan.

Dari peristiwa duka ini, kita bisa mengambil hikmah, bahwa perlu adanya sosialisasi dan simulasi SOP penanganan korban cedera saat bermain di lapangan. Karena pastinya semua dari kita tidak menginginkan aktivitas olahraga yang harusnya menyehatkan, justru mendatangkan musibah kan.
.
Untuk itu, yuk simak infografik yang kami adaptasi dari detik.com ini. 
Lebih lengkapnya, #urfamily juga bisa dengerin GOR tiap pukul 10.00 & 15.00 WIB di www.urtheradio.com .

#urtheradio #gor #gaungolahraga #penanganancedera #sport #radiotalkshow #radio #online #surabaya #indonesia
  • Meninggalnya Choirul Huda, kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, masih meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia. Karena Choirul Huda termasuk pemain yang sangat loyal pada tim Persela Lamongan.

    Dari peristiwa duka ini, kita bisa mengambil hikmah, bahwa perlu adanya sosialisasi dan simulasi SOP penanganan korban cedera saat bermain di lapangan. Karena pastinya semua dari kita tidak menginginkan aktivitas olahraga yang harusnya menyehatkan, justru mendatangkan musibah kan.
    .
    Untuk itu, yuk simak infografik yang kami adaptasi dari detik.com ini.
    Lebih lengkapnya, #urfamily juga bisa dengerin GOR tiap pukul 10.00 & 15.00 WIB di www.urtheradio.com .

    #urtheradio #gor #gaungolahraga #penanganancedera #sport #radiotalkshow #radio #online #surabaya #indonesia

  •  26  0  26 October, 2017
  • Penanganan Cedera Olahraga..
Penanganan yg tepat pada saat cedera akan mempercepat proses penyembuhan dan menghindari terjadinya komplikasi yg lebih berat.
Langkah yg harus dilakukan saat cedera olahraga :
REST ~ mengistirahatkan area yg cedera.
ICE ~ lakukan kompres es dilokasi cedera.
COMPRESSION ~ lakukan kompresi / bebat pada area yg cedera.
ELEVATION ~ elevasikan area yg cedera lebih tinggi dari level jantung. Nah Sobat Rawat Sehat sudah tau kan, apa aja yg dilakukan apabila terjadi cedera saat olahraga. Namun apabila Sobat Rawat Sehat ingin mendapatkan bantuan dalam penanganan cedera ini kami siap membantu loh. Sobat hanya download aplikasi Rawat Sehat kemudian pilih layanan fisioterapi ya..
Terapis kami akan segera membantu Sobat menangani cedera olahraga.
Semoga bermanfaat yaa.

#kesehatan #penanganancedera#fisioterapi #cederaolahraga #layananhomecare #rawatsehat
  • Penanganan Cedera Olahraga..
    Penanganan yg tepat pada saat cedera akan mempercepat proses penyembuhan dan menghindari terjadinya komplikasi yg lebih berat.
    Langkah yg harus dilakukan saat cedera olahraga :
    REST ~ mengistirahatkan area yg cedera.
    ICE ~ lakukan kompres es dilokasi cedera.
    COMPRESSION ~ lakukan kompresi / bebat pada area yg cedera.
    ELEVATION ~ elevasikan area yg cedera lebih tinggi dari level jantung. Nah Sobat Rawat Sehat sudah tau kan, apa aja yg dilakukan apabila terjadi cedera saat olahraga. Namun apabila Sobat Rawat Sehat ingin mendapatkan bantuan dalam penanganan cedera ini kami siap membantu loh. Sobat hanya download aplikasi Rawat Sehat kemudian pilih layanan fisioterapi ya..
    Terapis kami akan segera membantu Sobat menangani cedera olahraga.
    Semoga bermanfaat yaa.

    #kesehatan #penanganancedera #fisioterapi #cederaolahraga #layananhomecare #rawatsehat

  •  6  0  21 August, 2017
  • MASIH ADA KUOTA!!
BURUAN DAFTAR!!
Even Organizer Sport science bekerjasama dengan PTMI, PDSKO, BEM FIK UNY dan Pocari sweat Mengadakan :

Lisensi Sport massage, Reposisi Cidera olahraga dan Kinesiotaping 25- 26 MARET 2017 di GPLA Lantai 3 FIK UNY

Biaya pendaftaran IDR 1.000.000,- ( tanpa penginapan)

MENDAPATKAN DOUBLE SERTIFIKAT :
1. Dari Perkumpulan Terapis Massage Indonesia
2. Dari Persatuan Dokter Spesialis Keolahragaan

Pemateri :
1. Tommy Fondy M.Pd 
Terapis profesional di PB PASI, KONI Jakarta, Kempo Indonesia dan Eliipticore lulusan lisensi Kneipp Terapis Universitas Meinz Germany
2. Dr. M. Ikhwan Zein Sp.KO Dr. Timnas Sepakbola Indonesia, Dokter Kontingen Indonesia di SEA Games, Dosen FIK UNY dan CEO Jogja Sport Clinic lisensi Certified Internasional Kinesiotaping (KTAI)

Materi :
Motivasi Profesi
Anatomi tubuh
Sport massage
Reposisi Cidera
Pemasangan Kinesiotaping pada cidera olahraga

Fasilitas :
T-shirt
Coffe break dan makan siang
Buku dan CD sport massage
Sertifikat dari Perkumpulan Terapis Massage Indonesia (PTMI)

Kamu akan dilatih supaya bisa praktek sport massage, reposisi cidera olahraga dan memasang Taping dengan benar pada kasus cidera olahraga 
Info pendaftaran
Faozan 087737467883 (slowrespon)
PIN BB D7EE860C (fast respon)

Kuota Terbatas 50 Orang!!
Hanya yang membayar lunas yang dimasukkan Kuota!!! #sportmassage #kinesiotape #kinesiotaping #cideralutut #penanganancedera
  • MASIH ADA KUOTA!!
    BURUAN DAFTAR!!
    Even Organizer Sport science bekerjasama dengan PTMI, PDSKO, BEM FIK UNY dan Pocari sweat Mengadakan :

    Lisensi Sport massage, Reposisi Cidera olahraga dan Kinesiotaping 25- 26 MARET 2017 di GPLA Lantai 3 FIK UNY

    Biaya pendaftaran IDR 1.000.000,- ( tanpa penginapan)

    MENDAPATKAN DOUBLE SERTIFIKAT :
    1. Dari Perkumpulan Terapis Massage Indonesia
    2. Dari Persatuan Dokter Spesialis Keolahragaan

    Pemateri :
    1. Tommy Fondy M.Pd
    Terapis profesional di PB PASI, KONI Jakarta, Kempo Indonesia dan Eliipticore lulusan lisensi Kneipp Terapis Universitas Meinz Germany
    2. Dr. M. Ikhwan Zein Sp.KO Dr. Timnas Sepakbola Indonesia, Dokter Kontingen Indonesia di SEA Games, Dosen FIK UNY dan CEO Jogja Sport Clinic lisensi Certified Internasional Kinesiotaping (KTAI)

    Materi :
    Motivasi Profesi
    Anatomi tubuh
    Sport massage
    Reposisi Cidera
    Pemasangan Kinesiotaping pada cidera olahraga

    Fasilitas :
    T-shirt
    Coffe break dan makan siang
    Buku dan CD sport massage
    Sertifikat dari Perkumpulan Terapis Massage Indonesia (PTMI)

    Kamu akan dilatih supaya bisa praktek sport massage, reposisi cidera olahraga dan memasang Taping dengan benar pada kasus cidera olahraga
    Info pendaftaran
    Faozan 087737467883 (slowrespon)
    PIN BB D7EE860C (fast respon)

    Kuota Terbatas 50 Orang!!
    Hanya yang membayar lunas yang dimasukkan Kuota!!! #sportmassage #kinesiotape #kinesiotaping #cideralutut #penanganancedera

  •  21  0  10 March, 2017
  • Kamu suka main sepakbola? Berikut tips dari #ISC2016 mengenai 4 Langkah penanganan cedera engkel:
1. Mengistirahatkan kaki dari berbagai gerakan yang tidak penting
2. Kompres bagian yang cedera dengan es
3. Membalut kaki yang cedera untuk meminimalisir terjadinya pergerakan di engkel
4. Kaki diletakkan di atas letak jantung selama 48 jam pertama, untuk meminimalisir bengkak dan memar pada bagian yang cedera (engkel).
#ISCTips #ISC2016#Olahraga #Penanganancedera
  • Kamu suka main sepakbola? Berikut tips dari #ISC2016 mengenai 4 Langkah penanganan cedera engkel:
    1. Mengistirahatkan kaki dari berbagai gerakan yang tidak penting
    2. Kompres bagian yang cedera dengan es
    3. Membalut kaki yang cedera untuk meminimalisir terjadinya pergerakan di engkel
    4. Kaki diletakkan di atas letak jantung selama 48 jam pertama, untuk meminimalisir bengkak dan memar pada bagian yang cedera (engkel).
    #ISCTips #ISC2016 #Olahraga #Penanganancedera

  •  155  1  21 October, 2016
  • #Repost @getfitwithphysio ・・・
Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri yang tinggi
2. Adanya bengkak
3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam 
B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri sudah rendah
2. Sudah tidak ada bengkak
3. Terjadi lebih dari 2x24 jam 
Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

Untuk cedera dengan kondisi akut :
1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

Untuk cedera dengan kondisi kronis :
1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

#getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi
  • #Repost @getfitwithphysio ・・・
    Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
    A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri yang tinggi
    2. Adanya bengkak
    3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam
    B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri sudah rendah
    2. Sudah tidak ada bengkak
    3. Terjadi lebih dari 2x24 jam
    Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

    Untuk cedera dengan kondisi akut :
    1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
    2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
    3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

    Untuk cedera dengan kondisi kronis :
    1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
    2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

    #getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi

  •  25  1  16 August, 2016
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
・・・
Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri yang tinggi
2. Adanya bengkak
3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam 
B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri sudah rendah
2. Sudah tidak ada bengkak
3. Terjadi lebih dari 2x24 jam 
Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

Untuk cedera dengan kondisi akut :
1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

Untuk cedera dengan kondisi kronis :
1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

#getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
    ・・・
    Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
    A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri yang tinggi
    2. Adanya bengkak
    3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam
    B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri sudah rendah
    2. Sudah tidak ada bengkak
    3. Terjadi lebih dari 2x24 jam
    Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

    Untuk cedera dengan kondisi akut :
    1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
    2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
    3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

    Untuk cedera dengan kondisi kronis :
    1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
    2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

    #getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea

  •  19  1  11 May, 2016
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
・・・
Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri yang tinggi
2. Adanya bengkak
3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam 
B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri sudah rendah
2. Sudah tidak ada bengkak
3. Terjadi lebih dari 2x24 jam 
Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

Untuk cedera dengan kondisi akut :
1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

Untuk cedera dengan kondisi kronis :
1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

#getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
    ・・・
    Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
    A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri yang tinggi
    2. Adanya bengkak
    3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam
    B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri sudah rendah
    2. Sudah tidak ada bengkak
    3. Terjadi lebih dari 2x24 jam
    Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

    Untuk cedera dengan kondisi akut :
    1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
    2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
    3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

    Untuk cedera dengan kondisi kronis :
    1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
    2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

    #getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea

  •  12  1  9 May, 2016
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
・・・
Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri yang tinggi
2. Adanya bengkak
3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam 
B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
1. Rasa nyeri sudah rendah
2. Sudah tidak ada bengkak
3. Terjadi lebih dari 2x24 jam 
Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

Untuk cedera dengan kondisi akut :
1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

Untuk cedera dengan kondisi kronis :
1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

#getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea
  • #Repost @getfitwithphysio with @repostapp
    ・・・
    Berolahraga secara berlebihan dapat membahayakan tubuh. Bahkan setelah berolahraga dengan porsi yang tepat dan teknik yang tepat, terkadang kita mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Cedera memiliki dua jenis yaitu :
    A. Cedera akut memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri yang tinggi
    2. Adanya bengkak
    3. Terjadi tidak lebih dari 2x24 jam
    B. Cedera kronis memiliki ciri berupa :
    1. Rasa nyeri sudah rendah
    2. Sudah tidak ada bengkak
    3. Terjadi lebih dari 2x24 jam
    Bagi masyarakat awam, penanganan cedera biasanya diberikan tindakan berupa mengoles balsem pada tempat yang mengalami cedera. Hal tersebut kurang tepat, karena pemberian kompres panas atau balsem justru akan memperparah kondisi

    Untuk cedera dengan kondisi akut :
    1. Pemberian kompres es dapat diberikan dengan kontak langsung dengan daerah yang cedera. Es digerakkan dipermukaan daerah yang cedera secara melingkar dan perlahan maksimal 5 menit. Dapat dulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit. Yang perlu diingat, jangan pernah menempelkan es pada satu titik terlalu lama karena akan menimbulkan efek seperti luka bakar.
    2. Pemberian kompres es juga dapat dilakukan dengan membungkusnya dengan kantong plastik. Lalu ditempelkan langsung pada daerah yang cedera dengan terlebih dahulu memberikan sekat berupa handuk di antara kulit dan es. Kompres diberikan maksimal 5 menit dan dapat diulangi dengan waktu istirahat 1-2 menit.
    3. Selama pemberian kompres dingin, sebaiknya daerah yang cedera diletakkan lebih tinggi dari jantung (elevasi) untuk mempermudah aliran balik cairan ya

    Untuk cedera dengan kondisi kronis :
    1. Gunakan handuk untuk mengompres. Handuk yang telah dicelupkan ke air panas diletakkan langsung pada daerah yang cedera. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.Dapat diulangi dengan istirahat 1-2 menit. Bila menggunakan hot pack caranya juga sama.
    2. Dapat juga menggunakan lampu infra merah. Berikan jarak antara lampu denga daerah yang cedera kurang lebih 60 cm atau sesuai toleransi (bila terlalu panas, jarak ditambah).Lakukan selama kurang lebih 15 menit.

    #getfitwithphysio #penanganancedera #icetherapy #hottherapy #cederaolahraga #sportinjury #fisioterapi #hea

  •  14  1  5 hours ago

Top #PenangananCedera Posts

  • Cedera ligamen lutut anterior atau cedera ACL (anterior cruciate ligament) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior. Ligamen lutut anterior merupakan salah satu ligamen lutut yang berfungsi untuk menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas. Selain itu, ligamen ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

Robekan yang terjadi di dalam ligamen lutut anterior dapat membuat persendian lutut menjadi tidak stabil. Tingkat keparahan cedera tersebut sangat bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga sangat parah. Cedera ligamen anterior yang sangat parah dapat terjadi pada saat ligamen anterior mengalami total dan dapat disertai dengan lepasnya tulang paha maupun tulang kering dari sendi.

Setelah terjadinya cedera, lutut harus segera diobati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Oleh karena itu, pertolongan pertama berperan sangat penting. Berikut ini adalah rincian langkah pertolongan pertama pada cedera ligamen lutut anterior: -Istirahat
-Kompres es
-Pembebatan
-Elevasi

Pasca dilakukan penanganan dan pengobatan pertama pada cedera, dokter akan mengatur proses rehabilitasi pasien dan terapi selama beberapa minggu. Terapis dan dokter akan memberikan instruksi dan mengajarkan latihan fisik untuk rehabilitasi lutut, baik dengan bantuan dokter atau terapis, maupun dilakukan sendiri di rumah.
.
.
.
Follow us:
Facebook: ihks.official
Instagram: @ihks_official
#acl #cedera #cederaacl #olahraga #tulang #lutut #ligamen #pertolonganpertama #penanganancedera #cederaACL #infokesehatan #infosehat #yuksehat #sehatitumudah #IHKS #Indonesianhipandkneesociety
  • Cedera ligamen lutut anterior atau cedera ACL (anterior cruciate ligament) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya kerusakan atau robekan pada ligamen lutut anterior. Ligamen lutut anterior merupakan salah satu ligamen lutut yang berfungsi untuk menghubungkan tulang tungkai bawah dengan tulang tungkai atas. Selain itu, ligamen ini juga berfungsi untuk menjaga kestabilan lutut.

    Robekan yang terjadi di dalam ligamen lutut anterior dapat membuat persendian lutut menjadi tidak stabil. Tingkat keparahan cedera tersebut sangat bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga sangat parah. Cedera ligamen anterior yang sangat parah dapat terjadi pada saat ligamen anterior mengalami total dan dapat disertai dengan lepasnya tulang paha maupun tulang kering dari sendi.

    Setelah terjadinya cedera, lutut harus segera diobati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Oleh karena itu, pertolongan pertama berperan sangat penting. Berikut ini adalah rincian langkah pertolongan pertama pada cedera ligamen lutut anterior: -Istirahat
    -Kompres es
    -Pembebatan
    -Elevasi

    Pasca dilakukan penanganan dan pengobatan pertama pada cedera, dokter akan mengatur proses rehabilitasi pasien dan terapi selama beberapa minggu. Terapis dan dokter akan memberikan instruksi dan mengajarkan latihan fisik untuk rehabilitasi lutut, baik dengan bantuan dokter atau terapis, maupun dilakukan sendiri di rumah.
    .
    .
    .
    Follow us:
    Facebook: ihks.official
    Instagram: @ihks_official
    #acl #cedera #cederaacl #olahraga #tulang #lutut #ligamen #pertolonganpertama #penanganancedera #cederaACL #infokesehatan #infosehat #yuksehat #sehatitumudah #IHKS #Indonesianhipandkneesociety

  •  49  0  18 March, 2019
  • Meninggalnya Choirul Huda, kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, masih meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia. Karena Choirul Huda termasuk pemain yang sangat loyal pada tim Persela Lamongan.

Dari peristiwa duka ini, kita bisa mengambil hikmah, bahwa perlu adanya sosialisasi dan simulasi SOP penanganan korban cedera saat bermain di lapangan. Karena pastinya semua dari kita tidak menginginkan aktivitas olahraga yang harusnya menyehatkan, justru mendatangkan musibah kan.
.
Untuk itu, yuk simak infografik yang kami adaptasi dari detik.com ini. 
Lebih lengkapnya, #urfamily juga bisa dengerin GOR tiap pukul 10.00 & 15.00 WIB di www.urtheradio.com .

#urtheradio #gor #gaungolahraga #penanganancedera #sport #radiotalkshow #radio #online #surabaya #indonesia
  • Meninggalnya Choirul Huda, kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, masih meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola Indonesia. Karena Choirul Huda termasuk pemain yang sangat loyal pada tim Persela Lamongan.

    Dari peristiwa duka ini, kita bisa mengambil hikmah, bahwa perlu adanya sosialisasi dan simulasi SOP penanganan korban cedera saat bermain di lapangan. Karena pastinya semua dari kita tidak menginginkan aktivitas olahraga yang harusnya menyehatkan, justru mendatangkan musibah kan.
    .
    Untuk itu, yuk simak infografik yang kami adaptasi dari detik.com ini.
    Lebih lengkapnya, #urfamily juga bisa dengerin GOR tiap pukul 10.00 & 15.00 WIB di www.urtheradio.com .

    #urtheradio #gor #gaungolahraga #penanganancedera #sport #radiotalkshow #radio #online #surabaya #indonesia

  •  26  0  26 October, 2017
  • Melakukan olahraga secara berkelompok seperti sepak bola, futsal, basket atau voli bersama teman memang lebih menyenangkan. Namun, Anda harus berhati-hati terhadap terjadinya cedera kaki.
.
Menurut dokter spesialis ortopedi konsultan foot & ankle RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Dimas Radhitya Boedijono, Sp. OT (K), "Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan berlari dan melompat rentan membuat otot dan sendi kaki cedera jika tidak dilakukan dengan baik. Beberapa jenis cedera yang bisa terjadi, seperti kaki terkilir, kram otot, cedera tulang kering, cedera otot hamstring (otot paha), hingga cedera tendon achilles (otot betis). Penanganan cedera kaki ini bisa bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Cedera bisa sembuh hanya dengan kompres es, namun pada beberapa kasus bisa juga dibutuhkan tindakan open surgery jika sudah menyebabkan ligamen robek atau patah tulang."
.
Dokter Dimas meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia dan kemudian meraih gelar konsultan foot and ankle oleh Kolegium Perhimpunan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI).
.
Beliau pernah mengikuti fellowship di Asan Medical Center, Seoul, Korea Selatan pada tahun 2011-2012. Dokter yang menjabat sebagai Ketua Foot & Ankle di Indonesian Orthopedic Society of Sport Medicine & Arthroscopy (IOSSMA) pada 2012-2014 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Seksi Foot & Ankle di Indonesia Orthopedic Association pada periode yang sama.
.
Selain itu, keaktifannya berorganisasi memberi bekal bagi beliau untuk berperan sebagai international affiliate member di American Orthopedics Foot & Ankle Society (AOFAS) dan American Academy of Orthopedic Surgeon (AAOS) sejak tahun 2014. Untuk memperdalam ilmunya dr. Dimas juga banyak mengikuti berbagai seminar dan pelatihan baik nasional maupun internasional, di antaranya mengenai musculoskeletal grand round tumor dan foot and ankle.
.
Simak tulisan beliau mengenai cedera kaki pada link bio kami :)
.
#ProfilDokter #DokterRSPI #CederaOlahraga #CederaKaki #CederaOtot #Foot #Ankle #FootandAnkle #Terkilir #KramOtot #PenangananCedera #KesehatanTulang #KesehatanOtot #NyeriOtot #Ortopedi #Tulang #Orthopedics #Orthopaedic #RSPondokIndah #RSPI
  • Melakukan olahraga secara berkelompok seperti sepak bola, futsal, basket atau voli bersama teman memang lebih menyenangkan. Namun, Anda harus berhati-hati terhadap terjadinya cedera kaki.
    .
    Menurut dokter spesialis ortopedi konsultan foot & ankle RS Pondok Indah - Bintaro Jaya, dr. Dimas Radhitya Boedijono, Sp. OT (K), "Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan berlari dan melompat rentan membuat otot dan sendi kaki cedera jika tidak dilakukan dengan baik. Beberapa jenis cedera yang bisa terjadi, seperti kaki terkilir, kram otot, cedera tulang kering, cedera otot hamstring (otot paha), hingga cedera tendon achilles (otot betis). Penanganan cedera kaki ini bisa bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Cedera bisa sembuh hanya dengan kompres es, namun pada beberapa kasus bisa juga dibutuhkan tindakan open surgery jika sudah menyebabkan ligamen robek atau patah tulang."
    .
    Dokter Dimas meraih gelar spesialisnya di Universitas Indonesia dan kemudian meraih gelar konsultan foot and ankle oleh Kolegium Perhimpunan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI).
    .
    Beliau pernah mengikuti fellowship di Asan Medical Center, Seoul, Korea Selatan pada tahun 2011-2012. Dokter yang menjabat sebagai Ketua Foot & Ankle di Indonesian Orthopedic Society of Sport Medicine & Arthroscopy (IOSSMA) pada 2012-2014 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Seksi Foot & Ankle di Indonesia Orthopedic Association pada periode yang sama.
    .
    Selain itu, keaktifannya berorganisasi memberi bekal bagi beliau untuk berperan sebagai international affiliate member di American Orthopedics Foot & Ankle Society (AOFAS) dan American Academy of Orthopedic Surgeon (AAOS) sejak tahun 2014. Untuk memperdalam ilmunya dr. Dimas juga banyak mengikuti berbagai seminar dan pelatihan baik nasional maupun internasional, di antaranya mengenai musculoskeletal grand round tumor dan foot and ankle.
    .
    Simak tulisan beliau mengenai cedera kaki pada link bio kami :)
    .
    #ProfilDokter #DokterRSPI #CederaOlahraga #CederaKaki #CederaOtot #Foot #Ankle #FootandAnkle #Terkilir #KramOtot #PenangananCedera #KesehatanTulang #KesehatanOtot #NyeriOtot #Ortopedi #Tulang #Orthopedics #Orthopaedic #RSPondokIndah #RSPI

  •  77  0  1 December, 2017
  • Saat cedera seperti kram terjadi, pelari sebaiknya menghindari penggunaan semprotan pendingin atau mengompres dengan es batu. Langkah itu sebenarnya penanganan yang kurang benar karena akan semakin membuat otot mengeras dan nantinya tambah kram. Sebaiknya lakukan dynamic stretching. 
Penanganan yang harus dilakukan adalah mencegah tubuh berhenti total. Meskipun merasa lelah dan nyeri yang tak tertahankan, tubuh harus tetap bergerak. Usahakan untuk tetap berjalan dan jangan berdiri statis.

Kalau berdiri statis akan memengaruhi suhu tubuh, pernapasan, kondisinya, dan tubuh menjadi dingin sehingga ritmenya hilang. Jadi harus tetap berjalan, kecuali kondisinya tidak memungkinkan sama sekali untuk berjalan seperti kehilangan napas. 
Masalah lain yang mungkin terjadi adalah salah tumpuan. Bila salah tumpuan, bagian yang lemah boleh dikasih es atau disemprot. Selain itu, periksa kembali apakah memungkinkan untuk melanjutkan lari kembali.

Tetap lakukan dynamic stretching, berjalan 100-200 meter. Kalau nyaman biasanya sudah terjadi perubahan. Pelari bisa mencoba lari tapi bukan dengan tempo yang awal, melainkan dengan tempo yang pelan. 
Sebelum berlari ke depan, cobalah lari mundur sejauh 20-30 meter. Hal ini untuk melihat kondisi tubuh. Apabila dirasa aman maka bisa dilanjutkan. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka pelari harus berhenti.
.
https://lifestyle.okezone.com/read/2019/02/06/481/2014584/matias-ibo-bagikan-tips-menangani-cedera-saat-lari-maraton-seperti-apa
.
.
#indorunnersambon #tipscedera #cederalari #cederakaki #cedera #penanganancedera #riotindonesia #marilari #laripagi #sundaymorningrun
  • Saat cedera seperti kram terjadi, pelari sebaiknya menghindari penggunaan semprotan pendingin atau mengompres dengan es batu. Langkah itu sebenarnya penanganan yang kurang benar karena akan semakin membuat otot mengeras dan nantinya tambah kram. Sebaiknya lakukan dynamic stretching.
    Penanganan yang harus dilakukan adalah mencegah tubuh berhenti total. Meskipun merasa lelah dan nyeri yang tak tertahankan, tubuh harus tetap bergerak. Usahakan untuk tetap berjalan dan jangan berdiri statis.

    Kalau berdiri statis akan memengaruhi suhu tubuh, pernapasan, kondisinya, dan tubuh menjadi dingin sehingga ritmenya hilang. Jadi harus tetap berjalan, kecuali kondisinya tidak memungkinkan sama sekali untuk berjalan seperti kehilangan napas.
    Masalah lain yang mungkin terjadi adalah salah tumpuan. Bila salah tumpuan, bagian yang lemah boleh dikasih es atau disemprot. Selain itu, periksa kembali apakah memungkinkan untuk melanjutkan lari kembali.

    Tetap lakukan dynamic stretching, berjalan 100-200 meter. Kalau nyaman biasanya sudah terjadi perubahan. Pelari bisa mencoba lari tapi bukan dengan tempo yang awal, melainkan dengan tempo yang pelan.
    Sebelum berlari ke depan, cobalah lari mundur sejauh 20-30 meter. Hal ini untuk melihat kondisi tubuh. Apabila dirasa aman maka bisa dilanjutkan. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka pelari harus berhenti.
    .
    https://lifestyle.okezone.com/read/2019/02/06/481/2014584/matias-ibo-bagikan-tips-menangani-cedera-saat-lari-maraton-seperti-apa
    .
    .
    #indorunnersambon #tipscedera #cederalari #cederakaki #cedera #penanganancedera #riotindonesia #marilari #laripagi #sundaymorningrun

  •  32  0  8 hours ago