#AllEnglandOpen2020 Instagram Photos & Videos

AllEnglandOpen2020 - 526 posts

Hashtag Popularity

65.7
average comments
2.9k
average likes

Latest #AllEnglandOpen2020 Posts

  • Viktor Axelsen was fined $250 (USD) by the Badminton World Federation (BWF) for a dress code violation in the final of the All England Championships.

BWF rules dictate that opponents in a match wear “significantly different coloured clothing.” Such rules, especially in a team sport like football, prevent confusion for officials, players and spectators.

In the men’s singles final of the All England, both Axelsen and Chou Tien Chen wore white outfits.

Chou Tien Chen, being the number one seed in the tournament, had the right to choose the colour of his choice. This meant that Axelsen was required to change the colour of his clothing, which he didn’t.

Axelsen was quoted as saying by TV2 Sports, “I did it because I had played in white the whole tournament, and I also knew how important it was to my sponsor, Yonex, that we ran this theme. (Yonex presented all its athletes with white outfits to commemorate the 110th anniversary of the Yonex All England.) “In this situation, I think the rule is a bit ridiculous. It looked good, and for example, in Wimbledon, everyone plays in white.”
Axelsen is not worried about the minimal fine that he paid though. The $250 fine doesn’t even put the slightest dent on the $77,000 prize money that he got for winning the All England.

Source 360badminton
#badminton #allenglandopen2020 #badmintonnews #fine #final #dressinwhite #axelsen #yonex #sponsor #support #allrackets #M
  • Viktor Axelsen was fined $250 (USD) by the Badminton World Federation (BWF) for a dress code violation in the final of the All England Championships.

    BWF rules dictate that opponents in a match wear “significantly different coloured clothing.” Such rules, especially in a team sport like football, prevent confusion for officials, players and spectators.

    In the men’s singles final of the All England, both Axelsen and Chou Tien Chen wore white outfits.

    Chou Tien Chen, being the number one seed in the tournament, had the right to choose the colour of his choice. This meant that Axelsen was required to change the colour of his clothing, which he didn’t.

    Axelsen was quoted as saying by TV2 Sports, “I did it because I had played in white the whole tournament, and I also knew how important it was to my sponsor, Yonex, that we ran this theme. (Yonex presented all its athletes with white outfits to commemorate the 110th anniversary of the Yonex All England.) “In this situation, I think the rule is a bit ridiculous. It looked good, and for example, in Wimbledon, everyone plays in white.”
    Axelsen is not worried about the minimal fine that he paid though. The $250 fine doesn’t even put the slightest dent on the $77,000 prize money that he got for winning the All England.

    Source 360badminton
    #badminton #allenglandopen2020 #badmintonnews #fine #final #dressinwhite #axelsen #yonex #sponsor #support #allrackets #M

  •  555  14  27 March, 2020
  • Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti setelah mengalahkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan rubber game 21-15,17-21,21-8 dibabak Final All England Open 2020 Minggu 15 Maret 2020
  • Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti setelah mengalahkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan rubber game 21-15,17-21,21-8 dibabak Final All England Open 2020 Minggu 15 Maret 2020

  •  0  1  25 March, 2020
  • Wawancara Khusus dengan Juara All England Dua Kali, Praveen Jordan
.
Kepada wartawan Jawa Pos Ainur Rohman, Praveen menceritakan apa yang sebenarnya dia rasakan di All England 2020.
.
• Bagiku, episode terbaik All England 2020 waktu kalian melawan Wang/Huang di perempat final. Dari servismu saja, kalian bisa bikin sembilan poin. Dari tertinggal 10-18, malah bisa berbalik unggul dan akhirnya menang. Bisa bangkit sedramatis itu, bagaimana caranya?
.
Ya kan kita bisa tahu sendiri kalau pasangan China itu memang punya kualitas yang bagus. Dan pada saat tertinggal 10-18, saya akhirnya bisa bikin 11 poin. Itu awalnya saya mikir begini, pokoknya sebelum sampai angka 21, semua masih ada kemungkinan. Gitu saja.
.
Dan saya bicara dengan Meli, ya kita coba lakukan yang terbaik dulu. Nanti kan orang bisa tahu. Bahwa kita sudah mencoba yang terbaik. Kita mencoba memberikan yang maksimal. Apapun itu, itu adalah hasil yang akan kita terima.
.
• Berarti dalam situasi itu, ya sudah nothing to lose saja?
.
Iya, pokoknya memberikan yang terbaik sajalah. Begitu. Jangan sampai dalam kondisi 10-18, ya sudah pasrah saja. Nggak seperti itu juga.
.
• Kecuali lawan Wang/Huang, pola kalian di All England nyaris semua sama. Game pertama menang, game kedua lepas, tapi game ketiga bisa menang dengan skor telak. Mengapa itu bisa terjadi?
.
Kalau bisa dilihat, dalam game kedua itu ada situasi kita unggul. Dan kita itu posisinya kecolongan sih. Itu maksudnya karena mereka ngasih pola berbeda dan kita kurang cepet nanggepnya. Gitu aja sih. Lalu pada game ketiga kita nggak mau lagi. Nggak mau kecolongan. Dan kita sejak start, awalnya, kita langsung aja. Istilahnya ngegas. Gitu deh. Akhirnya, pada set ketiga, kita kebanyakan jauh menangnya.
.
(Selengkapnya di JawaPos.com)*
.
#AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Wawancara Khusus dengan Juara All England Dua Kali, Praveen Jordan
    .
    Kepada wartawan Jawa Pos Ainur Rohman, Praveen menceritakan apa yang sebenarnya dia rasakan di All England 2020.
    .
    • Bagiku, episode terbaik All England 2020 waktu kalian melawan Wang/Huang di perempat final. Dari servismu saja, kalian bisa bikin sembilan poin. Dari tertinggal 10-18, malah bisa berbalik unggul dan akhirnya menang. Bisa bangkit sedramatis itu, bagaimana caranya?
    .
    Ya kan kita bisa tahu sendiri kalau pasangan China itu memang punya kualitas yang bagus. Dan pada saat tertinggal 10-18, saya akhirnya bisa bikin 11 poin. Itu awalnya saya mikir begini, pokoknya sebelum sampai angka 21, semua masih ada kemungkinan. Gitu saja.
    .
    Dan saya bicara dengan Meli, ya kita coba lakukan yang terbaik dulu. Nanti kan orang bisa tahu. Bahwa kita sudah mencoba yang terbaik. Kita mencoba memberikan yang maksimal. Apapun itu, itu adalah hasil yang akan kita terima.
    .
    • Berarti dalam situasi itu, ya sudah nothing to lose saja?
    .
    Iya, pokoknya memberikan yang terbaik sajalah. Begitu. Jangan sampai dalam kondisi 10-18, ya sudah pasrah saja. Nggak seperti itu juga.
    .
    • Kecuali lawan Wang/Huang, pola kalian di All England nyaris semua sama. Game pertama menang, game kedua lepas, tapi game ketiga bisa menang dengan skor telak. Mengapa itu bisa terjadi?
    .
    Kalau bisa dilihat, dalam game kedua itu ada situasi kita unggul. Dan kita itu posisinya kecolongan sih. Itu maksudnya karena mereka ngasih pola berbeda dan kita kurang cepet nanggepnya. Gitu aja sih. Lalu pada game ketiga kita nggak mau lagi. Nggak mau kecolongan. Dan kita sejak start, awalnya, kita langsung aja. Istilahnya ngegas. Gitu deh. Akhirnya, pada set ketiga, kita kebanyakan jauh menangnya.
    .
    (Selengkapnya di JawaPos.com)*
    .
    #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  2,687  21  24 March, 2020
  • Jadi Andalan Setelah The Minions, Praveen/Melati Diminta Jaga Mental
.
Keberhasilan merebut gelar All England 2020 membuat Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti jadi harapan baru bulutangkis Indonesia.
.
Setelah 'bercerainya' Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, harapan Indonesia untuk meraih gelar bergengsi terkesan hanya berada di pundak Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
.
Bukan tanpa alasan, ganda putra peringkat satu dunia itu diberi beban sebegitu berat. Karena, memang hanya mereka wakil Merah Putih yang tampil konsisten dalam tiga tahun terakhir.
.
Beban yang dipikul Kevin/Marcus diprediksi bakal sedikit terangkat setelah keberhasilan Praveen/Melati menjuarai All England.
.
Pasangan ganda campuran peringkat empat dunia itu dinilai sudah siap tampil di turnamen-turnamen besar. Setidaknya itulah yang diharapkan pelatih Richard Mainaky.
.
"Otomatis Praveen/Melati sekarang sudah lebih siap. Jadi PBSI target pasangan ini jadi suatu tumpuan di samping Kevin/Marcus," kata Richard Mainaky saat dihubungi Suara.com, Minggu (22/3/2020).
.
"Hal itu khususnya di event besar, seperti Olimpiade, PBSI pasti taruh harapan ke mereka," tambahnya.
.
Richard Mainaky pun berharap anak latihnya itu tidak terbeban apabila PBSI benar-benar memberi mereka beban untuk meraih gelar. Motivasi disebut pelatih asal Ternate, Maluku Utara itu harus tetap di jaga.
.
"Kami harap mereka bisa jaga motivasi, kami mau mereka bisa melaju lagi," tandasnya.
.
Source : Suara.com
BCD © 2020
#AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Jadi Andalan Setelah The Minions, Praveen/Melati Diminta Jaga Mental
    .
    Keberhasilan merebut gelar All England 2020 membuat Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti jadi harapan baru bulutangkis Indonesia.
    .
    Setelah 'bercerainya' Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, harapan Indonesia untuk meraih gelar bergengsi terkesan hanya berada di pundak Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
    .
    Bukan tanpa alasan, ganda putra peringkat satu dunia itu diberi beban sebegitu berat. Karena, memang hanya mereka wakil Merah Putih yang tampil konsisten dalam tiga tahun terakhir.
    .
    Beban yang dipikul Kevin/Marcus diprediksi bakal sedikit terangkat setelah keberhasilan Praveen/Melati menjuarai All England.
    .
    Pasangan ganda campuran peringkat empat dunia itu dinilai sudah siap tampil di turnamen-turnamen besar. Setidaknya itulah yang diharapkan pelatih Richard Mainaky.
    .
    "Otomatis Praveen/Melati sekarang sudah lebih siap. Jadi PBSI target pasangan ini jadi suatu tumpuan di samping Kevin/Marcus," kata Richard Mainaky saat dihubungi Suara.com, Minggu (22/3/2020).
    .
    "Hal itu khususnya di event besar, seperti Olimpiade, PBSI pasti taruh harapan ke mereka," tambahnya.
    .
    Richard Mainaky pun berharap anak latihnya itu tidak terbeban apabila PBSI benar-benar memberi mereka beban untuk meraih gelar. Motivasi disebut pelatih asal Ternate, Maluku Utara itu harus tetap di jaga.
    .
    "Kami harap mereka bisa jaga motivasi, kami mau mereka bisa melaju lagi," tandasnya.
    .
    Source : Suara.com
    BCD © 2020
    #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  4,051  70  23 March, 2020
  • Cerita Praveen/Melati Juarai Titel Bergengsi di Tengah Wabah Corona
.
Bertanding di turnamen level Super 1000 di tengah merebaknya wabah Covid-19 tentu bukanlah hal yang mudah. Melati mengatakan sempat ada rasa khawatir dalam dirinya, namun sebaliknya, Praveen mengaku tidak memikirkan hal tersebut.
.
"Rasanya pasti senang karena kami bisa membuktikan, di tengah ada virus corona kami bisa jadi juara. Sekarang bisa juara lagi dengan partner berbeda, ini yang membuat saya tambah senang. Waktu di sana sih saya nggak ada rasa khawatir, mungkin karena terlalu fokus ke pertandingan," kata Praveen kepada Badmintonindonesia.org.
.
"Khawatir itu pasti ada di tengah wabah Corona begini. Tapi nggak terlalu mikirin ke situ. Lebih fokus ke pertandingan. Saya tetap jaga diri, seperti cuci tangan dan sebagainya," ujar Melati.
.
"Rasanya jadi juara All England? Pasti seneng banget dong, ada rasa bangga karena dari dulu pengin banget gelar All England," lanjut Melati.
.
Kondisi darurat Covid-19 juga membuat PP PBSI akhirnya meniadakan acara penyambutan juara All England yang sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun.
.
"Nggak apa-apa, demi kebaikan semuanya. Memang agak berkurang euforia-nya. Rasanya senang juara tapi ada rasa khawatir," jawab Melati soal penyambutan.
.
"Ya ini juga jadi satu tanggung jawab kami mengikuti aturan untuk kepentingan bersama. Di kamar selama isolasi sih nggak ngapa-ngapain, paling telepon keluarga atau main game. Sama olahraga sendiri saja biar tetap fit badannnya," ujar pemain asal klub Djarum ini.
.
"Di kamar lebih banyak istirahat, makan, tidur, repeat! Ha ha ha. Tapi pelatih minta untuk tetap gerak dan jaga kondisi fisik, stretching di kamar. Selebihnya mungkin nonton CLOY, ha ha ha," ungkap Melati.
.
Praveen juga menanggapi isu penundaan Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.
.
"Kalau dibilang merugikan ya memang kami sebagai pemain rugi. Tapi ini kan musibah yang dialami dunia, kami nggak bisa apa-apa, demi keselamatan bersama ya," ujar Praveen menutup pembicaraan.
.
Source : Badmintonindonesia.org
BCD © 2020 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete
  • Cerita Praveen/Melati Juarai Titel Bergengsi di Tengah Wabah Corona
    .
    Bertanding di turnamen level Super 1000 di tengah merebaknya wabah Covid-19 tentu bukanlah hal yang mudah. Melati mengatakan sempat ada rasa khawatir dalam dirinya, namun sebaliknya, Praveen mengaku tidak memikirkan hal tersebut.
    .
    "Rasanya pasti senang karena kami bisa membuktikan, di tengah ada virus corona kami bisa jadi juara. Sekarang bisa juara lagi dengan partner berbeda, ini yang membuat saya tambah senang. Waktu di sana sih saya nggak ada rasa khawatir, mungkin karena terlalu fokus ke pertandingan," kata Praveen kepada Badmintonindonesia.org.
    .
    "Khawatir itu pasti ada di tengah wabah Corona begini. Tapi nggak terlalu mikirin ke situ. Lebih fokus ke pertandingan. Saya tetap jaga diri, seperti cuci tangan dan sebagainya," ujar Melati.
    .
    "Rasanya jadi juara All England? Pasti seneng banget dong, ada rasa bangga karena dari dulu pengin banget gelar All England," lanjut Melati.
    .
    Kondisi darurat Covid-19 juga membuat PP PBSI akhirnya meniadakan acara penyambutan juara All England yang sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun.
    .
    "Nggak apa-apa, demi kebaikan semuanya. Memang agak berkurang euforia-nya. Rasanya senang juara tapi ada rasa khawatir," jawab Melati soal penyambutan.
    .
    "Ya ini juga jadi satu tanggung jawab kami mengikuti aturan untuk kepentingan bersama. Di kamar selama isolasi sih nggak ngapa-ngapain, paling telepon keluarga atau main game. Sama olahraga sendiri saja biar tetap fit badannnya," ujar pemain asal klub Djarum ini.
    .
    "Di kamar lebih banyak istirahat, makan, tidur, repeat! Ha ha ha. Tapi pelatih minta untuk tetap gerak dan jaga kondisi fisik, stretching di kamar. Selebihnya mungkin nonton CLOY, ha ha ha," ungkap Melati.
    .
    Praveen juga menanggapi isu penundaan Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.
    .
    "Kalau dibilang merugikan ya memang kami sebagai pemain rugi. Tapi ini kan musibah yang dialami dunia, kami nggak bisa apa-apa, demi keselamatan bersama ya," ujar Praveen menutup pembicaraan.
    .
    Source : Badmintonindonesia.org
    BCD © 2020 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete

  •  2,076  19  23 March, 2020
  • Sementara itu, hasil minor Anthony Sinisuka Ginting di All England 2020 membuat dirinya (Ginting) terlempar dari peringkat 5 besar.

Kini Ginting bercokol di peringkat keenam tepat di atas pebulu tangkis Indonesia lainnya Jonatan Christie.

Juara tunggal putra All England 2020, Viktor Axelsen (Denmark) bersama rekan senegaranya Anders Antonsen mampu menggeser Ginting.

Sedangkan Posisi puncak masih dihuni oleh pebulu tangkis Jepang, Kento Momota.

#bwf #badminton #PBSI #AllEnglandOpen2020 #anthonyginting #anthonysinisukaginting #Bolastylo #superballid #gridnetwork
  • Sementara itu, hasil minor Anthony Sinisuka Ginting di All England 2020 membuat dirinya (Ginting) terlempar dari peringkat 5 besar.

    Kini Ginting bercokol di peringkat keenam tepat di atas pebulu tangkis Indonesia lainnya Jonatan Christie.

    Juara tunggal putra All England 2020, Viktor Axelsen (Denmark) bersama rekan senegaranya Anders Antonsen mampu menggeser Ginting.

    Sedangkan Posisi puncak masih dihuni oleh pebulu tangkis Jepang, Kento Momota.

    #bwf #badminton #PBSI #AllEnglandOpen2020 #anthonyginting #anthonysinisukaginting #Bolastylo #superballid #gridnetwork

  •  4,004  10  20 March, 2020
  • Rencananya proses isolasi akan dilakukan hingga tanggal 30 Maret 2020.
Meskipun para pemain pulang dalam keadaan sudah lelah, mereka harus tetap menjalani isolasi ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini mulai meresahkan publik Indonesia.
Dilansir Juara.net dari situs resmi PBSI, proses jalannya isolasi berlangsung dengan sangat ketat.
Para pemain yang pulang dari turnamen All England Open 2020 masih tetap bisa menggunakan lapangan di Pelatnas Cipayung, namun tentunya dengan jadwal dan lapangan yang berbeda.

#susisusanti #badminton #bwf #covid19 #AllEnglandOpen2020 #PBSI #Bolastylo #juaradotnet #superballid #gridnetwork
  • Rencananya proses isolasi akan dilakukan hingga tanggal 30 Maret 2020.
    Meskipun para pemain pulang dalam keadaan sudah lelah, mereka harus tetap menjalani isolasi ini untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini mulai meresahkan publik Indonesia.
    Dilansir Juara.net dari situs resmi PBSI, proses jalannya isolasi berlangsung dengan sangat ketat.
    Para pemain yang pulang dari turnamen All England Open 2020 masih tetap bisa menggunakan lapangan di Pelatnas Cipayung, namun tentunya dengan jadwal dan lapangan yang berbeda.

    #susisusanti #badminton #bwf #covid19 #AllEnglandOpen2020 #PBSI #Bolastylo #juaradotnet #superballid #gridnetwork

  •  1,345  1  20 March, 2020
  • Fukushima/Hirota Tuntaskan Rasa Penasaran
.
Rasa penasaran yang membayangi ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota untuk merebut titel juara di ajang All England 2020 BWF World Tour Super 1000 akhirnya terbayar sudah. Fukushima/Hirota sukses menjadi kampiun di Tanah Britania usai mengandaskan perlawanan pasangan Tiongkok, Du Yue/Li Yin Hui dalam permainan dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-15.
.
Bukan hanya berhasil menuntaskan rasa penasarannya, Fukushima/Hirota juga tercatat sebagai ganda putri Jepang keenam yang mampu merebut gelar juara dalam sejarah All England. Pada All England 2018, Fukushima/Hirota berhasil melangkah ke partai puncak, namun mereka belum mampu membawa pulang gelar setelah menelan kekalahan 19-21 dan 18-21 dari pasangan Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinnna Pedersen.
.
Tahun kemarin, langkah Fukushima/Hirota harus terhenti di babak semifinal usai menelan kekalahan dua game langsung dari tangan ganda putri Tiongkok, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 18-21 dan 21-23.
.
“Kita tidak bisa mendapatkan gelar ini sejak dua tahun terakhir, dan tahun kemarin kita kalah di babak semifinal. Jadi kita sangat senang sekali bisa menang dan juara di tahun ini,” kata Sayaka Hirota seperti dikutip dari situs resmi BWF.
.
Kebanggaan serupa juga diungkapkan Yuki Fukushima. Menurutnya, meski saat ini dunia tengah digegerkan dengan pandemi virus Corona atau COVID-19, namun mereka tetap bisa berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik di kejuaraan kali ini.
.
“Kita selalu ingin memenangkan gelar ini. Kita juga senang bahwa dengan semua masalah yang terjadi di dunia saat ini, turnamen ini tetap bisa berlangsung dan kita bisa jadi juara,” tutur Yuki Fukushima.
.
Source: Djarumbadminton
BCD © 2020
#AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Fukushima/Hirota Tuntaskan Rasa Penasaran
    .
    Rasa penasaran yang membayangi ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota untuk merebut titel juara di ajang All England 2020 BWF World Tour Super 1000 akhirnya terbayar sudah. Fukushima/Hirota sukses menjadi kampiun di Tanah Britania usai mengandaskan perlawanan pasangan Tiongkok, Du Yue/Li Yin Hui dalam permainan dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-15.
    .
    Bukan hanya berhasil menuntaskan rasa penasarannya, Fukushima/Hirota juga tercatat sebagai ganda putri Jepang keenam yang mampu merebut gelar juara dalam sejarah All England. Pada All England 2018, Fukushima/Hirota berhasil melangkah ke partai puncak, namun mereka belum mampu membawa pulang gelar setelah menelan kekalahan 19-21 dan 18-21 dari pasangan Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinnna Pedersen.
    .
    Tahun kemarin, langkah Fukushima/Hirota harus terhenti di babak semifinal usai menelan kekalahan dua game langsung dari tangan ganda putri Tiongkok, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 18-21 dan 21-23.
    .
    “Kita tidak bisa mendapatkan gelar ini sejak dua tahun terakhir, dan tahun kemarin kita kalah di babak semifinal. Jadi kita sangat senang sekali bisa menang dan juara di tahun ini,” kata Sayaka Hirota seperti dikutip dari situs resmi BWF.
    .
    Kebanggaan serupa juga diungkapkan Yuki Fukushima. Menurutnya, meski saat ini dunia tengah digegerkan dengan pandemi virus Corona atau COVID-19, namun mereka tetap bisa berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik di kejuaraan kali ini.
    .
    “Kita selalu ingin memenangkan gelar ini. Kita juga senang bahwa dengan semua masalah yang terjadi di dunia saat ini, turnamen ini tetap bisa berlangsung dan kita bisa jadi juara,” tutur Yuki Fukushima.
    .
    Source: Djarumbadminton
    BCD © 2020
    #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  2,563  19  18 March, 2020
  • คลิกเลย -> https://t.youpik.in.th/t.h0c4
ช้อปเลย: ฿599.00 -24% | Coreana Lab Ample N Pepide Shot 100ml

เซรั่มหน้าเด็ก 👼 ปลุกผิวให้กลับมาเป็นสาววัยแรกแย้มกับ Ample N Pepide Shot ผสานอนุพันธ์โปรตีนเพื่อผิวสุขภาพดี

เซรั่มบำรุงผิวสูตรเปปไทด์ จากโคเรียน่า แลป
ช่วยปรับสีผิวให้สม่ำเสมอ เพิ่มความเรียบเนียนและเปล่งประกายให้แก่ผิว พร้อมลดเลือนริ้วรอย ให้ผิวดูอ่อนเยาว์
มีเปปไทด์ที่มองเห็นเส้นใยได้ชัดให้ผลลัพธ์ที่สบายผิว ทำให้ผิวถูกเติมเต็มกลับมายืดหยุ่นอีกครั้ง  #มีออยล์ผิวไม่สําออย #ChineseVirus #ครีมที่ไม่ใช่ครีมทาผิว #บำรุงผิวหน้า #LOONA1stWin #Howling1stWin #AllEnglandOpen2020 #ShareACokeChallenge #ฏฐ์วาณิชบำรุง #InternationalWomen'sDay
  • คลิกเลย -> https://t.youpik.in.th/t.h0c4
    ช้อปเลย: ฿599.00 -24% | Coreana Lab Ample N Pepide Shot 100ml

    เซรั่มหน้าเด็ก 👼 ปลุกผิวให้กลับมาเป็นสาววัยแรกแย้มกับ Ample N Pepide Shot ผสานอนุพันธ์โปรตีนเพื่อผิวสุขภาพดี

    เซรั่มบำรุงผิวสูตรเปปไทด์ จากโคเรียน่า แลป
    ช่วยปรับสีผิวให้สม่ำเสมอ เพิ่มความเรียบเนียนและเปล่งประกายให้แก่ผิว พร้อมลดเลือนริ้วรอย ให้ผิวดูอ่อนเยาว์
    มีเปปไทด์ที่มองเห็นเส้นใยได้ชัดให้ผลลัพธ์ที่สบายผิว ทำให้ผิวถูกเติมเต็มกลับมายืดหยุ่นอีกครั้ง #มีออยล์ผิวไม่สําออย #ChineseVirus #ครีมที่ไม่ใช่ครีมทาผิว #บำรุงผิวหน้า #LOONA1stWin #Howling1stWin #AllEnglandOpen2020 #ShareACokeChallenge #ฏฐ์วาณิชบำรุง #InternationalWomen'sDay

  •  2  0  18 March, 2020
  • Berikut kutipan wawancara Badmintonindonesia.org dengan Herry Iman Pierngadi:
.
Q: Bagaimana tanggapan Anda terkait hasil yang diraih Kevin/Marcus pada All England 2020?
.
A: Menurut saya mereka sudah habis-habisan, sudah maksimal kemarin. Cuma ada unsur hokinya juga, kemudian pada poin-poin akhirnya agak kurang sabar, kurang tenang sedikit. Khususnya Kevin yang terlalu buru-buru di depan. Tapi menurut saya selama enam penampilan lawan Jepang (Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe) ini, meski kalah terus, tapi saat final kemarin menurut saya ini yang paling maksimal. Paling mendekati dan memungkinkan untuk memenangkan pertandingan.
.
Q: Kevin/Marcus harus kehilangan game pertama, kemudian pada game ketiga sudah unggul di poin kritis, namun akhirnya harus kalah. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?
.
A: Di awal Kevin/Gideon selalu bernafsu untuk menyerang keras terus. Padahal lawan kan defendnya kuat. Dan memang di lapangan pertama itu, posisinya jalan bolanya agak pelan. Jadi buat mereka yang defend jauh lebih mudah dibanding yang menyerang. Karena bolanya sedikit agak berhenti. Jadi strategi di game pertama kurang berhasil.
.
Kalau dilihat kemarin performa Watanabe selama All England memang bagus sekali. Jarang membuat kesalahan sendiri. Kalau mau dapat poin dari mereka itu, persentasenya kita harus lebih banyak membunuh dibanding menunggu mereka mati. Khususnya buat Watanabe. Kalau Endo masih banyak errornya. Jadi benar-benar memang Watanabe kemarin adalah bintangnya. Memang pasangan ini motornya menurut saya ada di Watanabe. Dia bisa cover semua lapangan. Bolanya juga sulit. Diserang juga bola kembaliannya menekan lagi. Memang penampilan mereka di All England ini cukup baik dan cukup bagus, khususnya Watanabe.
.
Source : Badmintonindonesia.org
BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Berikut kutipan wawancara Badmintonindonesia.org dengan Herry Iman Pierngadi:
    .
    Q: Bagaimana tanggapan Anda terkait hasil yang diraih Kevin/Marcus pada All England 2020?
    .
    A: Menurut saya mereka sudah habis-habisan, sudah maksimal kemarin. Cuma ada unsur hokinya juga, kemudian pada poin-poin akhirnya agak kurang sabar, kurang tenang sedikit. Khususnya Kevin yang terlalu buru-buru di depan. Tapi menurut saya selama enam penampilan lawan Jepang (Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe) ini, meski kalah terus, tapi saat final kemarin menurut saya ini yang paling maksimal. Paling mendekati dan memungkinkan untuk memenangkan pertandingan.
    .
    Q: Kevin/Marcus harus kehilangan game pertama, kemudian pada game ketiga sudah unggul di poin kritis, namun akhirnya harus kalah. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?
    .
    A: Di awal Kevin/Gideon selalu bernafsu untuk menyerang keras terus. Padahal lawan kan defendnya kuat. Dan memang di lapangan pertama itu, posisinya jalan bolanya agak pelan. Jadi buat mereka yang defend jauh lebih mudah dibanding yang menyerang. Karena bolanya sedikit agak berhenti. Jadi strategi di game pertama kurang berhasil.
    .
    Kalau dilihat kemarin performa Watanabe selama All England memang bagus sekali. Jarang membuat kesalahan sendiri. Kalau mau dapat poin dari mereka itu, persentasenya kita harus lebih banyak membunuh dibanding menunggu mereka mati. Khususnya buat Watanabe. Kalau Endo masih banyak errornya. Jadi benar-benar memang Watanabe kemarin adalah bintangnya. Memang pasangan ini motornya menurut saya ada di Watanabe. Dia bisa cover semua lapangan. Bolanya juga sulit. Diserang juga bola kembaliannya menekan lagi. Memang penampilan mereka di All England ini cukup baik dan cukup bagus, khususnya Watanabe.
    .
    Source : Badmintonindonesia.org
    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  1,944  22  17 March, 2020
  • คลิกเลย -> https://t.youpik.in.th/t.6BIc
ช้อปเลย: ฿999.00 -56% | Verena Fiberlax Lime&Lemon Flavour 6 Sachets x 8 pcs. F

หุ่นดีต่อไม่รอแล้วนะ 💃 กับเครื่องดื่มใยอาหารเข้มข้นถึง 12,485 mg. และวิตามิน 8 ชนิด ตัวช่วยหุ่นสวย สุขภาพดี ดูเฟรชขาวใส แค่วันละ 1 ซองเท่านั้น

ผลิตภัณฑ์เสริมอาหารล้างสารพิษในลำไส้
กระตุ้นระบบขับถ่าย
มีใยอาหารจากธรรมชาติ 4 ชนิด  #UZxWhal&Dolph #Respect_for_JayB #กักตุนอาหาร #EyesonWonKkuraTH #Howling1stWin #CaratSelcaDay #kingdomss2 #100WAYS #AllEnglandOpen2020 #TreasureJihoonDay
  • คลิกเลย -> https://t.youpik.in.th/t.6BIc
    ช้อปเลย: ฿999.00 -56% | Verena Fiberlax Lime&Lemon Flavour 6 Sachets x 8 pcs. F

    หุ่นดีต่อไม่รอแล้วนะ 💃 กับเครื่องดื่มใยอาหารเข้มข้นถึง 12,485 mg. และวิตามิน 8 ชนิด ตัวช่วยหุ่นสวย สุขภาพดี ดูเฟรชขาวใส แค่วันละ 1 ซองเท่านั้น

    ผลิตภัณฑ์เสริมอาหารล้างสารพิษในลำไส้
    กระตุ้นระบบขับถ่าย
    มีใยอาหารจากธรรมชาติ 4 ชนิด #UZxWhal&Dolph #Respect_for_JayB #กักตุนอาหาร #EyesonWonKkuraTH #Howling1stWin #CaratSelcaDay #kingdomss2 #100WAYS #AllEnglandOpen2020 #TreasureJihoonDay

  •  0  0  17 March, 2020
  • Richard Mainaky Bersyukur Akhirnya Regenerasi Jalan Terus
.
Richard Mainaky bangga bukan main atas prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di All England 2020. Dia bersyukur regenerasi berjalan mulus.
.
Praveen/Melati mengukuhkan diri sebagai juara All England untuk pertama kali usa mengalahkan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 21-15 17-21 21-8.
.
"Pertama kami bersyukur karena hasilnya ada prestasi dan regenerasi jalan terus. Artinya, sekarang sudah mulai terlihat bahwa regenerasi ganda campuran ada lagi," kata Richard kepada pewarta, dalam sambungan telepon Senin (16/3/2020).
.
Praveen/Melati sempat diragukan bisa memegang tongkat estafet ganda campuran menyusul Liliyana Natsir yang mundur pada dua tahun silam. Makanya, Tontowi Ahmad masih dianggap sebagai panutan.
.
Namun ternyata, Februari 2020, Tontowi secara mengejutkan juga menyampaikan pengunduran diri dari Pelatnas PBSI, kendati belum ada surat resmi yang diajukan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu.
.
"Harusnya memang Praveen/Debby Susanto, regenerasi setelah Owi/Butet. Kemudian Debby menikah, ya regenerasinya putus. Dengan keadaan itu, selama satu tahun orang selalu membandingkan prestasi kami dengan sebelumnya, bahkan ada yang bilang tenggelam, padahal tidak," Richard menjelaskan.
.
"Praveen/Melati bisa bertengger di peringkat lima dunia dan itu menurut saya cepat. Apalagi dengan Melati yang belum punya pengalaman," sambungnya.
.
"Saya harap itu jadi pra-Olympic buat mereka. Pasti ini jadi modal mereka ke Olimpiade. Modal pertama waktu SEA Games, kedua All England ini. Ya kami harap mereka bisa menjaga motivasi ini dan mau melaju lagi," imbaunya.
.
Source : DetikSport
BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Richard Mainaky Bersyukur Akhirnya Regenerasi Jalan Terus
    .
    Richard Mainaky bangga bukan main atas prestasi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di All England 2020. Dia bersyukur regenerasi berjalan mulus.
    .
    Praveen/Melati mengukuhkan diri sebagai juara All England untuk pertama kali usa mengalahkan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 21-15 17-21 21-8.
    .
    "Pertama kami bersyukur karena hasilnya ada prestasi dan regenerasi jalan terus. Artinya, sekarang sudah mulai terlihat bahwa regenerasi ganda campuran ada lagi," kata Richard kepada pewarta, dalam sambungan telepon Senin (16/3/2020).
    .
    Praveen/Melati sempat diragukan bisa memegang tongkat estafet ganda campuran menyusul Liliyana Natsir yang mundur pada dua tahun silam. Makanya, Tontowi Ahmad masih dianggap sebagai panutan.
    .
    Namun ternyata, Februari 2020, Tontowi secara mengejutkan juga menyampaikan pengunduran diri dari Pelatnas PBSI, kendati belum ada surat resmi yang diajukan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu.
    .
    "Harusnya memang Praveen/Debby Susanto, regenerasi setelah Owi/Butet. Kemudian Debby menikah, ya regenerasinya putus. Dengan keadaan itu, selama satu tahun orang selalu membandingkan prestasi kami dengan sebelumnya, bahkan ada yang bilang tenggelam, padahal tidak," Richard menjelaskan.
    .
    "Praveen/Melati bisa bertengger di peringkat lima dunia dan itu menurut saya cepat. Apalagi dengan Melati yang belum punya pengalaman," sambungnya.
    .
    "Saya harap itu jadi pra-Olympic buat mereka. Pasti ini jadi modal mereka ke Olimpiade. Modal pertama waktu SEA Games, kedua All England ini. Ya kami harap mereka bisa menjaga motivasi ini dan mau melaju lagi," imbaunya.
    .
    Source : DetikSport
    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  2,435  44  17 March, 2020
  • Pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020.

Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21. “Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus seperti dikutip dari laman resmi PBSI. “Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena pada akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggakbanyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi tautan di profil kami. 
#kevinsanjaya #marcusfernaldigideon #allenglandopen2020 #kevinmarcus #badminton #badmintonindonesia #badmintoncup #bulutangkisindonesia #bulutangkis
  • Pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020.

    Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21. “Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus seperti dikutip dari laman resmi PBSI. “Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena pada akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggakbanyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.

    Untuk informasi selengkapnya, kunjungi tautan di profil kami.
    #kevinsanjaya #marcusfernaldigideon #allenglandopen2020 #kevinmarcus #badminton #badmintonindonesia #badmintoncup #bulutangkisindonesia #bulutangkis

  •  96  1  17 March, 2020
  • (All England Open 2020) Herry IP Jabarkan Evaluasi Untuk Ganda Putra
.
.
Sektor ganda putra belum berhasil mendulang gelar pada kejuaraan All England Open 2020. Capaian terbaik diraih oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sebagai runner up. Juara bertahan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga harus terhenti di babak perempat final. Sementara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira masing-masing terhenti di babak dua dan babak pertama.
.
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi pun menjabarkan evaluasi terhadap masing-masing pasangan. Berikut kutipan wawancara Badmintonindonesia.org dengan Herry:
.
Q: Bagaimana tanggapan Anda terkait hasil yang diraih Kevin/Marcus pada All England 2020?
.
.
A: Menurut saya mereka sudah habis-habisan, sudah maksimal kemarin. Cuma ada unsur hokinya juga, kemudian pada poin-poin akhirnya agak kurang sabar, kurang tenang sedikit. Khususnya Kevin yang terlalu buru-buru di depan. Tapi menurut saya selama enam penampilan lawan Jepang (Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe) ini, meski kalah terus, tapi saat final kemarin menurut saya ini yang paling maksimal. Paling mendekati dan memungkinkan untuk memenangkan pertandingan.
.
Q: Kevin/Marcus harus kehilangan game pertama, kemudian pada game ketiga sudah unggul di poin kritis, namun akhirnya harus kalah. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?
.
.
A: Di awal Kevin/Gideon selalu bernafsu untuk menyerang keras terus. Padahal lawan kan defendnya kuat. Dan memang di lapangan pertama itu, posisinya jalan bolanya agak pelan. Jadi buat mereka yang defend jauh lebih mudah dibanding yang menyerang. Karena bolanya sedikit agak berhenti. Jadi strategi di game pertama kurang berhasil.
.
Selengkapnya di badmintonindonesia.org.
.
#BadmintonIndonesia #Badminton #Bulutangkis #AllEnglandOpen2020
  • (All England Open 2020) Herry IP Jabarkan Evaluasi Untuk Ganda Putra
    .
    .
    Sektor ganda putra belum berhasil mendulang gelar pada kejuaraan All England Open 2020. Capaian terbaik diraih oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sebagai runner up. Juara bertahan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga harus terhenti di babak perempat final. Sementara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira masing-masing terhenti di babak dua dan babak pertama.
    .
    Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi pun menjabarkan evaluasi terhadap masing-masing pasangan. Berikut kutipan wawancara Badmintonindonesia.org dengan Herry:
    .
    Q: Bagaimana tanggapan Anda terkait hasil yang diraih Kevin/Marcus pada All England 2020?
    .
    .
    A: Menurut saya mereka sudah habis-habisan, sudah maksimal kemarin. Cuma ada unsur hokinya juga, kemudian pada poin-poin akhirnya agak kurang sabar, kurang tenang sedikit. Khususnya Kevin yang terlalu buru-buru di depan. Tapi menurut saya selama enam penampilan lawan Jepang (Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe) ini, meski kalah terus, tapi saat final kemarin menurut saya ini yang paling maksimal. Paling mendekati dan memungkinkan untuk memenangkan pertandingan.
    .
    Q: Kevin/Marcus harus kehilangan game pertama, kemudian pada game ketiga sudah unggul di poin kritis, namun akhirnya harus kalah. Apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?
    .
    .
    A: Di awal Kevin/Gideon selalu bernafsu untuk menyerang keras terus. Padahal lawan kan defendnya kuat. Dan memang di lapangan pertama itu, posisinya jalan bolanya agak pelan. Jadi buat mereka yang defend jauh lebih mudah dibanding yang menyerang. Karena bolanya sedikit agak berhenti. Jadi strategi di game pertama kurang berhasil.
    .
    Selengkapnya di badmintonindonesia.org.
    .
    #BadmintonIndonesia #Badminton #Bulutangkis #AllEnglandOpen2020

  •  13,212  91  17 March, 2020
  • 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🥇✨
フクヒロさん全英OP優勝おめでとうございます🏆✨
強かった、大会通じてずっと強かった。
フクヒロさんらしいプレーで勝ちきった!!


オリンピックレース終盤の大きい大会、毎日が強敵で油断できなくてメンタルも強く持たなきゃいけなくて。
そして今の状況の中、いつも以上に自分たちのプレーに集中するって本当に大変なんだろうなと思います。
それでも2人は気持ちを強く強く持って、圧倒的なプレーを見せてくれた。
緊張感のある中でもすごく楽しそうでした!
だから、応援してるこちらもすっごく楽しかったです☺️


廣田さん。
アジア団体の時から感じてたけど、いやもっと前からだったのかもしれないけど、パワーもスピードもキレも増し増しで、大会通してテンションあげ廣だった🔥
自信を持ってプレーしているのかなって、素人eyeからも目に見えて伝わってくるぐらい強気なプレーが光ってた。本当にカッコ良かったー!ピカ廣🌟(ふざけてません


福島さん。
野性的な〜どころじゃない、もう野性児。
カモシカのように軽やかに動き、蜂のように刺す、いや打つ、もう弾丸。
からのドロップとかドッヒャーだよ。
絶対にシャトルを落とさない、絶対に決めきるっていう執念と気迫、ガッツとタフさ。
気持ちのプレーにシビれました。
アメイジング福島🌈(ふざけてません



シルバーコレクターっていうのも、何度も決勝のコートに立っているってすごい事。
でも負けず嫌いの2人にとって目標は優勝で、本人たちもコメントしていた通りに今回壁を越えられたこと、更なる自信になったこと、本当に素晴らしいです✨


2人の相変わらずの鉄壁のレシーブと、粘りと、強い気持ちが入った攻撃と、息のあったコンビネーション。
全てがフクヒロさんらしいプレーとして素晴らしいパフォーマンスになっていたなぁって思いました。
改めて、全英オープン優勝おめでとうございます🎉



私事だけど、今までフクヒロさんを応援してきて泣いたのって負けた時だけなんです。
やっぱり優勝したときは、ヨッシャー💪!!!ヤッフー!!!やべえ!フクヒロさん強え!3150ー!!ひゅーーー🤘っていう喜びで、ただただ嬉しかったから(落ち着け

今回初めて嬉し泣きという経験をしました。
福島さんが最後に決めて勝った瞬間、膝をついて喜びを表現したときに、ブワッときました。
廣田さんが笑顔で近寄って手を差し伸べて、2人がハグした時間、オーバーかもしれないけど、ああなんて幸せなんだろうって、幸福感で涙が止まんなかった。

2人のプレーが好きで応援してきて、いつもいつも元気や感動をもらってきたけど、まだこんなにも心を動かしてくれるんだって、勝手に感謝の気持ちでいっぱいです。
いつも本当にありがとうございます✨


もちろんまだゴールではないけれど、少し日程がズレてれば開催自体がわからなかった全英オープンが無事に終わって本当に良かった。
そしてとにかく気をつけて無事に帰国してほしいです。




あ、最後に一言。
全英で戦ったフクヒロさんは
『Beautiful in white🤍🤍』でした☺️




#🥇 #🏆 #フクヒロ
#福島由紀 #廣田彩花
#yukifukushima #1 #sayakahirota #10
#110 #全英オープン110回記念大会
#AllEnglandOpen2020 #YAE20
#アメリカンベイプ岐阜 #3150
#バドミントン #badminton
  • 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🥇✨
    フクヒロさん全英OP優勝おめでとうございます🏆✨
    強かった、大会通じてずっと強かった。
    フクヒロさんらしいプレーで勝ちきった!!
    
    
    オリンピックレース終盤の大きい大会、毎日が強敵で油断できなくてメンタルも強く持たなきゃいけなくて。
    そして今の状況の中、いつも以上に自分たちのプレーに集中するって本当に大変なんだろうなと思います。
    それでも2人は気持ちを強く強く持って、圧倒的なプレーを見せてくれた。
    緊張感のある中でもすごく楽しそうでした!
    だから、応援してるこちらもすっごく楽しかったです☺️
    
    
    廣田さん。
    アジア団体の時から感じてたけど、いやもっと前からだったのかもしれないけど、パワーもスピードもキレも増し増しで、大会通してテンションあげ廣だった🔥
    自信を持ってプレーしているのかなって、素人eyeからも目に見えて伝わってくるぐらい強気なプレーが光ってた。本当にカッコ良かったー!ピカ廣🌟(ふざけてません
    
    
    福島さん。
    野性的な〜どころじゃない、もう野性児。
    カモシカのように軽やかに動き、蜂のように刺す、いや打つ、もう弾丸。
    からのドロップとかドッヒャーだよ。
    絶対にシャトルを落とさない、絶対に決めきるっていう執念と気迫、ガッツとタフさ。
    気持ちのプレーにシビれました。
    アメイジング福島🌈(ふざけてません
    
    
    
    シルバーコレクターっていうのも、何度も決勝のコートに立っているってすごい事。
    でも負けず嫌いの2人にとって目標は優勝で、本人たちもコメントしていた通りに今回壁を越えられたこと、更なる自信になったこと、本当に素晴らしいです✨
    
    
    2人の相変わらずの鉄壁のレシーブと、粘りと、強い気持ちが入った攻撃と、息のあったコンビネーション。
    全てがフクヒロさんらしいプレーとして素晴らしいパフォーマンスになっていたなぁって思いました。
    改めて、全英オープン優勝おめでとうございます🎉
    
    
    
    私事だけど、今までフクヒロさんを応援してきて泣いたのって負けた時だけなんです。
    やっぱり優勝したときは、ヨッシャー💪!!!ヤッフー!!!やべえ!フクヒロさん強え!3150ー!!ひゅーーー🤘っていう喜びで、ただただ嬉しかったから(落ち着け
    
    今回初めて嬉し泣きという経験をしました。
    福島さんが最後に決めて勝った瞬間、膝をついて喜びを表現したときに、ブワッときました。
    廣田さんが笑顔で近寄って手を差し伸べて、2人がハグした時間、オーバーかもしれないけど、ああなんて幸せなんだろうって、幸福感で涙が止まんなかった。
    
    2人のプレーが好きで応援してきて、いつもいつも元気や感動をもらってきたけど、まだこんなにも心を動かしてくれるんだって、勝手に感謝の気持ちでいっぱいです。
    いつも本当にありがとうございます✨
    
    
    もちろんまだゴールではないけれど、少し日程がズレてれば開催自体がわからなかった全英オープンが無事に終わって本当に良かった。
    そしてとにかく気をつけて無事に帰国してほしいです。
    
    
    
    
    あ、最後に一言。
    全英で戦ったフクヒロさんは
    『Beautiful in white🤍🤍』でした☺️
    
    
    
    
    #🥇 #🏆  #フクヒロ
    #福島由紀  #廣田彩花
    #yukifukushima #1 #sayakahirota #10
    #110 #全英オープン110回記念大会
    #AllEnglandOpen2020 #YAE20
    #アメリカンベイプ岐阜 #3150
    #バドミントン #badminton

  •  273  9  16 March, 2020
  • Endo Bongkar Peran Watanabe dalam Kemenangan atas Marcus/Kevin di Final All England Open 2020
.
Hiroyuki Endo memuji penampilan Yuta Watanabe usai menekuk Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada final All England Open 2020.
.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih belum dapat memutuskan tren buruk saat bertemu pasangan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
.
Pasangan nomor satu dunia itu mempunyai riwayat selalu menelan kekalahan saat bersua Endo/Watanabe dalam lima pertemuan terakhir. Rekor buruk tersebut bertambah menjadi enam ketika Marcus/Kevin kembali tumbang dari Endo/Watanabe pada final All England Open 2020, Minggu (15/3/2020).
.
Dalam turnamen yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, Marcus/Kevin takluk dengan skor ketat 18-21, 21-12, 19-21.
.
Di sisi lain, mampu meraih gelar juara BWF Super Series 1000 untuk pertama kalinya tentu membuat Endo senang.
.
Apalagi atlet tepok bulu berusia 33 tahun itu memiliki catatan kurang baik tatkala bermain di final All England. Dari tiga kali kesempatan mentas di final saat berduet dengan Kenichi Hayakawa, Endo harus rela cuma naik ke tangga kedua.
.
"Saya sangat senang, saya tidak bisa menjelaskannya," kata Endo dilansir BolaSport.com dari Badminton Spirit.
.
"Pengalaman berduet dengan Kenichi (Hayakawa) pada masa lalu, digabungkan dengan pengalaman bersama Watanabe, membuat saya pede bisa menjadi juara."
.
Endo memuji penampilan Watanabe yang dinilai sangat rapat menjaga pertahanan. Bahkan Endo tak sungkan memuji partnernya tampil lebih dominan dibanding dirinya sendiri.
.
"Kali ini, saya tidak terlalu mampu menghadapi smes, jadi saya akhirnya bermain di garis belakang," ujar Endo.
.
"Sangat sulit untuk mengantisipasinya dengan sangat baik, tetapi Watanabe benar-benar telah menjadi pelindung. 80 persen bisa dikatakan bahwa kami menang berkat Watanabe," kata Endo merendah.
.
Source : BolaSport.com
BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Endo Bongkar Peran Watanabe dalam Kemenangan atas Marcus/Kevin di Final All England Open 2020
    .
    Hiroyuki Endo memuji penampilan Yuta Watanabe usai menekuk Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada final All England Open 2020.
    .
    Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih belum dapat memutuskan tren buruk saat bertemu pasangan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
    .
    Pasangan nomor satu dunia itu mempunyai riwayat selalu menelan kekalahan saat bersua Endo/Watanabe dalam lima pertemuan terakhir. Rekor buruk tersebut bertambah menjadi enam ketika Marcus/Kevin kembali tumbang dari Endo/Watanabe pada final All England Open 2020, Minggu (15/3/2020).
    .
    Dalam turnamen yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, Marcus/Kevin takluk dengan skor ketat 18-21, 21-12, 19-21.
    .
    Di sisi lain, mampu meraih gelar juara BWF Super Series 1000 untuk pertama kalinya tentu membuat Endo senang.
    .
    Apalagi atlet tepok bulu berusia 33 tahun itu memiliki catatan kurang baik tatkala bermain di final All England. Dari tiga kali kesempatan mentas di final saat berduet dengan Kenichi Hayakawa, Endo harus rela cuma naik ke tangga kedua.
    .
    "Saya sangat senang, saya tidak bisa menjelaskannya," kata Endo dilansir BolaSport.com dari Badminton Spirit.
    .
    "Pengalaman berduet dengan Kenichi (Hayakawa) pada masa lalu, digabungkan dengan pengalaman bersama Watanabe, membuat saya pede bisa menjadi juara."
    .
    Endo memuji penampilan Watanabe yang dinilai sangat rapat menjaga pertahanan. Bahkan Endo tak sungkan memuji partnernya tampil lebih dominan dibanding dirinya sendiri.
    .
    "Kali ini, saya tidak terlalu mampu menghadapi smes, jadi saya akhirnya bermain di garis belakang," ujar Endo.
    .
    "Sangat sulit untuk mengantisipasinya dengan sangat baik, tetapi Watanabe benar-benar telah menjadi pelindung. 80 persen bisa dikatakan bahwa kami menang berkat Watanabe," kata Endo merendah.
    .
    Source : BolaSport.com
    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  4,619  172  16 March, 2020
  • (All England Open 2020) Nova Widianto: Praveen/Melati Punya Persiapan Bagus
.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses merebut gelar juara pada All England Open 2020. Mereka mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-15, 17-21, 21-8.
.
Menanggapi kemenangan ini, Nova Widianto, pelatih ganda campuran yang mendampingi, mengaku tak kaget dengan pencapaian Praveen/Melati. Sebab dikatakan Nova, Praveen/Melati telah melakukan persiapan yang cukup matang jelang pertandingan.
.
“Persiapan mereka kali ini memang panjang. Kami juga evaluasi kemarin kelemahan mereka, kelebihan mereka. Kami sudah lihat kalau Praveen ada masalah di non teknisnya, sementara Meli (Melati Daeva Oktavianti) dari segi pertahanannya. Dan di sini hampir kelemahan mereka tidak kelihatan. Praveen bisa fokus, kalau salah bisa tetap fokus. Meli juga pertahanannya bagus, nggak gampang mati. Untuk final tadi saya nggak takut soal pola mainnya, tapi lebih mentalnya, faktor psikologisnya. Terutama Meli, dia sering tegang kalau main di partai final. Apalagi ini All England. Tapi ternyata di luar dugaan, malah Meli yang luar biasa, dari babak awal hingga saat ini,” ungkap Nova.
.
“Cuma memang sempat ada keganggu sebentar karena servisnya banyak difault. Tapi di game ketiga mereka bisa bangkit lagi,” tambahnya lagi.
.
Unggul di game pertama, Praveen/Melati harus rela kehilangan game berikutnya. Perubahan strategi dan beberapa kali servis Praveen yang dinyatakan gagal, membuat konsentrasi keduanya sempat terganggu. Beruntungnya di game penentu, Praveen/Melati berhasil membalikkan keadaan dan kembali tampil dominan di lapangan.
.
“Saat ketinggalan saya kembali mengingatkan bahwa dari segi permainan kalian (Praveen/Melati) unggul, jadi nggak usah panik. Kalau kalian nggak panik, game ketiga pasti menang lagi,” kata Nova.
.
Nova menambahkan rangkaian gelar yang pernah diperoleh Praveen/Melati juga secara tidak langsung mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Namun Nova juga berpesan agar hasil kali ini tidak membuatnya lengah, justru kian waspada demi merebut gelar-gelar lain kedepannya.
.
Lanjut dikolom komentar..
  • (All England Open 2020) Nova Widianto: Praveen/Melati Punya Persiapan Bagus
    .
    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses merebut gelar juara pada All England Open 2020. Mereka mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-15, 17-21, 21-8.
    .
    Menanggapi kemenangan ini, Nova Widianto, pelatih ganda campuran yang mendampingi, mengaku tak kaget dengan pencapaian Praveen/Melati. Sebab dikatakan Nova, Praveen/Melati telah melakukan persiapan yang cukup matang jelang pertandingan.
    .
    “Persiapan mereka kali ini memang panjang. Kami juga evaluasi kemarin kelemahan mereka, kelebihan mereka. Kami sudah lihat kalau Praveen ada masalah di non teknisnya, sementara Meli (Melati Daeva Oktavianti) dari segi pertahanannya. Dan di sini hampir kelemahan mereka tidak kelihatan. Praveen bisa fokus, kalau salah bisa tetap fokus. Meli juga pertahanannya bagus, nggak gampang mati. Untuk final tadi saya nggak takut soal pola mainnya, tapi lebih mentalnya, faktor psikologisnya. Terutama Meli, dia sering tegang kalau main di partai final. Apalagi ini All England. Tapi ternyata di luar dugaan, malah Meli yang luar biasa, dari babak awal hingga saat ini,” ungkap Nova.
    .
    “Cuma memang sempat ada keganggu sebentar karena servisnya banyak difault. Tapi di game ketiga mereka bisa bangkit lagi,” tambahnya lagi.
    .
    Unggul di game pertama, Praveen/Melati harus rela kehilangan game berikutnya. Perubahan strategi dan beberapa kali servis Praveen yang dinyatakan gagal, membuat konsentrasi keduanya sempat terganggu. Beruntungnya di game penentu, Praveen/Melati berhasil membalikkan keadaan dan kembali tampil dominan di lapangan.
    .
    “Saat ketinggalan saya kembali mengingatkan bahwa dari segi permainan kalian (Praveen/Melati) unggul, jadi nggak usah panik. Kalau kalian nggak panik, game ketiga pasti menang lagi,” kata Nova.
    .
    Nova menambahkan rangkaian gelar yang pernah diperoleh Praveen/Melati juga secara tidak langsung mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Namun Nova juga berpesan agar hasil kali ini tidak membuatnya lengah, justru kian waspada demi merebut gelar-gelar lain kedepannya.
    .
    Lanjut dikolom komentar..

  •  4,212  68  16 March, 2020
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, #PraveenJordan/ #MelatiDaevaOktavianti, berhasil meraih gelar juara All England Open 2020.

Praveen/Melati memastikan gelar juara nomor ganda campuran All England Open 2020 seusai mengalahkan wakil Thailand yang merupakan unggulan ketiga, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Bertanding di Arena Birmingham pada Minggu (15/3/2020) malam WIB, Praveen/Melati harus berjuang ekstra keras untuk menundukkan Dechapol/Sapsiree lewat rubber game yang berakhir dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8 dalam tempo 62 menit.

Kemenangan itu membuat Praveen/Melati memperlebar rekor pertemuan atas Dechapol/Sapsiree menjadi 4-2.

Trofi All England Open 2020 menjadi gelar juara yang sangat spesial sekaligus bersejarah bagi Praveen/Melati. Sebab, untuk kali pertama pasangan tersebut berhasil meraih gelar juara di turnamen level Super 1000.

Khusus bagi Praveen Jordan, gelar juara tersebut juga membuatnya mencatatkan rekor sebagai pemain putra Indonesia pertama yang mampu dua kali menjuarai nomor ganda campuran All England dengan dua pasangan berbeda.

Sebelumnya, Praveen sukses menjuarai All England tahun 2016 bersama #DebbySusanto. Saat itu, pasangan Praveen/Debby sukses meraih gelar juara All England 2016 setelah mengalahkan wakil Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen, pada partai final.

Kini, Praveen yang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti sejak 2018, kembali merasakan gelar juara All England.

Sumber: kompas.com

Jangan lupa follow @rananews.id - like dan share ya 😊
.
#ranannews #rananewsid #rananewsindonesia #AllEnglandOpen2020 #praveenmelati
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, #PraveenJordan/ #MelatiDaevaOktavianti, berhasil meraih gelar juara All England Open 2020.

    Praveen/Melati memastikan gelar juara nomor ganda campuran All England Open 2020 seusai mengalahkan wakil Thailand yang merupakan unggulan ketiga, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

    Bertanding di Arena Birmingham pada Minggu (15/3/2020) malam WIB, Praveen/Melati harus berjuang ekstra keras untuk menundukkan Dechapol/Sapsiree lewat rubber game yang berakhir dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8 dalam tempo 62 menit.

    Kemenangan itu membuat Praveen/Melati memperlebar rekor pertemuan atas Dechapol/Sapsiree menjadi 4-2.

    Trofi All England Open 2020 menjadi gelar juara yang sangat spesial sekaligus bersejarah bagi Praveen/Melati. Sebab, untuk kali pertama pasangan tersebut berhasil meraih gelar juara di turnamen level Super 1000.

    Khusus bagi Praveen Jordan, gelar juara tersebut juga membuatnya mencatatkan rekor sebagai pemain putra Indonesia pertama yang mampu dua kali menjuarai nomor ganda campuran All England dengan dua pasangan berbeda.

    Sebelumnya, Praveen sukses menjuarai All England tahun 2016 bersama #DebbySusanto. Saat itu, pasangan Praveen/Debby sukses meraih gelar juara All England 2016 setelah mengalahkan wakil Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen, pada partai final.

    Kini, Praveen yang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti sejak 2018, kembali merasakan gelar juara All England.

    Sumber: kompas.com

    Jangan lupa follow @rananews.id - like dan share ya 😊
    .
    #ranannews #rananewsid #rananewsindonesia #AllEnglandOpen2020 #praveenmelati

  •  66  1  16 March, 2020
  • Ada berita membanggakan nih Lokalovers!
.
Praveen Jordan & Melati Daeva Oktavianti tuntaskan All England 2020 dengan gelar juara pertama.

Gelar Runner Up juga di pegang oleh "The Minions", Marcus Fernaldi Gideon & Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Semoga kabar gembira ini membawa angin segar ditengah merebaknya virus Covid-19 ini yah. Tetap sehat yaa semua.... 😊

#kukaakusuka #SaatnyaLokal #badmintonindonesia #bulutangkis #AllEnglandOpen2020
  • Ada berita membanggakan nih Lokalovers!
    .
    Praveen Jordan & Melati Daeva Oktavianti tuntaskan All England 2020 dengan gelar juara pertama.

    Gelar Runner Up juga di pegang oleh "The Minions", Marcus Fernaldi Gideon & Kevin Sanjaya Sukamuljo.

    Semoga kabar gembira ini membawa angin segar ditengah merebaknya virus Covid-19 ini yah. Tetap sehat yaa semua.... 😊

    #kukaakusuka #SaatnyaLokal #badmintonindonesia #bulutangkis #AllEnglandOpen2020

  •  43  0  16 March, 2020
  • สัมภาษณ์ บาส-ปอป้อ ตั้งแต่เดือนก.ย.ปีที่แล้ว

ตัดภาพมาตอนนี้ทั้งคู่ก็ยังทำผลงานได้อย่างสุดยอด เขย่าวงการแบดมินตันโลกหลายรายการ

และบุคคลที่อยู่เบื้องหลังความสำเร็จก็คือโค้ชโอม

โจทย์ยากๆ ของบาส-ปอป้อ และโค้ชโอม คือไม่ได้ไปแข่งแล้วหวังแค่รอบ 8 หรือรอบรองฯ

แต่พวกเขาโฟกัสมันที่รอบชิงฯ ทุกรายการเลย

#แบดมินตัน #แบดมินตันทีมชาติไทย #badminton #AllEnglandOpen2020
  • สัมภาษณ์ บาส-ปอป้อ ตั้งแต่เดือนก.ย.ปีที่แล้ว

    ตัดภาพมาตอนนี้ทั้งคู่ก็ยังทำผลงานได้อย่างสุดยอด เขย่าวงการแบดมินตันโลกหลายรายการ

    และบุคคลที่อยู่เบื้องหลังความสำเร็จก็คือโค้ชโอม

    โจทย์ยากๆ ของบาส-ปอป้อ และโค้ชโอม คือไม่ได้ไปแข่งแล้วหวังแค่รอบ 8 หรือรอบรองฯ

    แต่พวกเขาโฟกัสมันที่รอบชิงฯ ทุกรายการเลย

    #แบดมินตัน #แบดมินตันทีมชาติไทย #badminton #AllEnglandOpen2020

  •  23  0  16 March, 2020

Top #AllEnglandOpen2020 Posts

  • Result Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

#MENANGGG
ALHAMDULILLAH Praveen/Melati sukses menjadi JUARAAAA #AllEngland2020.. Congrats @melatidaeva @jordan_praveen !😍😍🏅🏆🎉🎊
.
XD
Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs Dechapol PUAVARANUKROH/Sapsiree TAERATTANACHAI [3]🇹🇭
21-15 17-21 21-8 1:01'

BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Result Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

    #MENANGGG
    ALHAMDULILLAH Praveen/Melati sukses menjadi JUARAAAA #AllEngland2020.. Congrats @melatidaeva @jordan_praveen !😍😍🏅🏆🎉🎊
    .
    XD
    Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs Dechapol PUAVARANUKROH/Sapsiree TAERATTANACHAI [3]🇹🇭
    21-15 17-21 21-8 1:01'

    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  6,325  409  15 March, 2020
  • Do your best in Birmingham! 💪
#AllEnglandOpen2020
.
.
© bplayersroom
  • Do your best in Birmingham! 💪
    #AllEnglandOpen2020
    .
    .
    © bplayersroom

  •  2,053  10  8 March, 2020
  • Draw Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

Order of play of Sunday, March 15, 2020
.
💟Arena Birmingham - M Yoneyama Court - 1💟
Starting at 19.00 WIB

WD
Yuki FUKUSHIMA/Sayaka HIROTA [3]🇯🇵 vs DU Yue/LI Yin Hui [6]🇨🇳
RANK : 3-6
H2H : 4-3 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 10-21 24-22 21-6]

MS
CHOU Tien Chen [1]l🇹🇼 vs Viktor AXELSEN [2]🇩🇰
RANK : 2-7
H2H : 2-9 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 12-21 21-12 21-15]

XD
Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs Dechapol PUAVARANUKROH/Sapsiree TAERATTANACHAI [3]🇹🇭
RANK : 5-3
H2H : 3-2 [YONEX French Open 2019, 21-14 21-7]

WS
CHEN Yu Fei [1]🇨🇳 vs TAI Tzu Ying [2]🇹🇼
RANK : 1-2
H2H : 3-14 [PERODUA Malaysia Masters 2020, 21-17 21-10]

MD
Marcus Fernaldi GIDEON/Kevin Sanjaya SUKAMULJO [1]🇮🇩 vs Hiroyuki ENDO/Yuta WATANABE [6]🇯🇵
RANK : 1-6
H2H : 2-5 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 11-21 21-15 10-21]

Live TVRI Nasional @tvrinasional & Sport HD!

Semangatt wakil Indonesia. Optimis 2 gelar JUARAAAA!!💪🇮🇩💥🔥
.
BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Draw Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

    Order of play of Sunday, March 15, 2020
    .
    💟Arena Birmingham - M Yoneyama Court - 1💟
    Starting at 19.00 WIB

    WD
    Yuki FUKUSHIMA/Sayaka HIROTA [3]🇯🇵 vs DU Yue/LI Yin Hui [6]🇨🇳
    RANK : 3-6
    H2H : 4-3 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 10-21 24-22 21-6]

    MS
    CHOU Tien Chen [1]l🇹🇼 vs Viktor AXELSEN [2]🇩🇰
    RANK : 2-7
    H2H : 2-9 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 12-21 21-12 21-15]

    XD
    Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs Dechapol PUAVARANUKROH/Sapsiree TAERATTANACHAI [3]🇹🇭
    RANK : 5-3
    H2H : 3-2 [YONEX French Open 2019, 21-14 21-7]

    WS
    CHEN Yu Fei [1]🇨🇳 vs TAI Tzu Ying [2]🇹🇼
    RANK : 1-2
    H2H : 3-14 [PERODUA Malaysia Masters 2020, 21-17 21-10]

    MD
    Marcus Fernaldi GIDEON/Kevin Sanjaya SUKAMULJO [1]🇮🇩 vs Hiroyuki ENDO/Yuta WATANABE [6]🇯🇵
    RANK : 1-6
    H2H : 2-5 [HSBC BWF World Tour Finals 2019, 11-21 21-15 10-21]

    Live TVRI Nasional @tvrinasional & Sport HD!

    Semangatt wakil Indonesia. Optimis 2 gelar JUARAAAA!!💪🇮🇩💥🔥
    .
    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  6,620  217  14 March, 2020
  • (All England Open 2020) Nova Widianto: Praveen/Melati Punya Persiapan Bagus
.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses merebut gelar juara pada All England Open 2020. Mereka mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-15, 17-21, 21-8.
.
Menanggapi kemenangan ini, Nova Widianto, pelatih ganda campuran yang mendampingi, mengaku tak kaget dengan pencapaian Praveen/Melati. Sebab dikatakan Nova, Praveen/Melati telah melakukan persiapan yang cukup matang jelang pertandingan.
.
“Persiapan mereka kali ini memang panjang. Kami juga evaluasi kemarin kelemahan mereka, kelebihan mereka. Kami sudah lihat kalau Praveen ada masalah di non teknisnya, sementara Meli (Melati Daeva Oktavianti) dari segi pertahanannya. Dan di sini hampir kelemahan mereka tidak kelihatan. Praveen bisa fokus, kalau salah bisa tetap fokus. Meli juga pertahanannya bagus, nggak gampang mati. Untuk final tadi saya nggak takut soal pola mainnya, tapi lebih mentalnya, faktor psikologisnya. Terutama Meli, dia sering tegang kalau main di partai final. Apalagi ini All England. Tapi ternyata di luar dugaan, malah Meli yang luar biasa, dari babak awal hingga saat ini,” ungkap Nova.
.
“Cuma memang sempat ada keganggu sebentar karena servisnya banyak difault. Tapi di game ketiga mereka bisa bangkit lagi,” tambahnya lagi.
.
Unggul di game pertama, Praveen/Melati harus rela kehilangan game berikutnya. Perubahan strategi dan beberapa kali servis Praveen yang dinyatakan gagal, membuat konsentrasi keduanya sempat terganggu. Beruntungnya di game penentu, Praveen/Melati berhasil membalikkan keadaan dan kembali tampil dominan di lapangan.
.
“Saat ketinggalan saya kembali mengingatkan bahwa dari segi permainan kalian (Praveen/Melati) unggul, jadi nggak usah panik. Kalau kalian nggak panik, game ketiga pasti menang lagi,” kata Nova.
.
Nova menambahkan rangkaian gelar yang pernah diperoleh Praveen/Melati juga secara tidak langsung mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Namun Nova juga berpesan agar hasil kali ini tidak membuatnya lengah, justru kian waspada demi merebut gelar-gelar lain kedepannya.
.
Lanjut dikolom komentar..
  • (All England Open 2020) Nova Widianto: Praveen/Melati Punya Persiapan Bagus
    .
    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses merebut gelar juara pada All England Open 2020. Mereka mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-15, 17-21, 21-8.
    .
    Menanggapi kemenangan ini, Nova Widianto, pelatih ganda campuran yang mendampingi, mengaku tak kaget dengan pencapaian Praveen/Melati. Sebab dikatakan Nova, Praveen/Melati telah melakukan persiapan yang cukup matang jelang pertandingan.
    .
    “Persiapan mereka kali ini memang panjang. Kami juga evaluasi kemarin kelemahan mereka, kelebihan mereka. Kami sudah lihat kalau Praveen ada masalah di non teknisnya, sementara Meli (Melati Daeva Oktavianti) dari segi pertahanannya. Dan di sini hampir kelemahan mereka tidak kelihatan. Praveen bisa fokus, kalau salah bisa tetap fokus. Meli juga pertahanannya bagus, nggak gampang mati. Untuk final tadi saya nggak takut soal pola mainnya, tapi lebih mentalnya, faktor psikologisnya. Terutama Meli, dia sering tegang kalau main di partai final. Apalagi ini All England. Tapi ternyata di luar dugaan, malah Meli yang luar biasa, dari babak awal hingga saat ini,” ungkap Nova.
    .
    “Cuma memang sempat ada keganggu sebentar karena servisnya banyak difault. Tapi di game ketiga mereka bisa bangkit lagi,” tambahnya lagi.
    .
    Unggul di game pertama, Praveen/Melati harus rela kehilangan game berikutnya. Perubahan strategi dan beberapa kali servis Praveen yang dinyatakan gagal, membuat konsentrasi keduanya sempat terganggu. Beruntungnya di game penentu, Praveen/Melati berhasil membalikkan keadaan dan kembali tampil dominan di lapangan.
    .
    “Saat ketinggalan saya kembali mengingatkan bahwa dari segi permainan kalian (Praveen/Melati) unggul, jadi nggak usah panik. Kalau kalian nggak panik, game ketiga pasti menang lagi,” kata Nova.
    .
    Nova menambahkan rangkaian gelar yang pernah diperoleh Praveen/Melati juga secara tidak langsung mempengaruhi penampilan mereka di lapangan. Namun Nova juga berpesan agar hasil kali ini tidak membuatnya lengah, justru kian waspada demi merebut gelar-gelar lain kedepannya.
    .
    Lanjut dikolom komentar..

  •  4,212  68  16 March, 2020
  • (All England Open 2020) Kevin/Marcus Finis Di Posisi Dua
.
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020. Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
.
“Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus.
.
“Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.
.
“Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah fight, terus memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya. Tapi game ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rejeki ya,” jelas Marcus.
.
“Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Pengen menyerang duluan malah mati sendiri,” timpal Kevin.
.
Source : Badmintonindonesia.org
BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • (All England Open 2020) Kevin/Marcus Finis Di Posisi Dua
    .
    Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020. Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
    .
    “Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus.
    .
    “Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.
    .
    “Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah fight, terus memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya. Tapi game ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rejeki ya,” jelas Marcus.
    .
    “Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Pengen menyerang duluan malah mati sendiri,” timpal Kevin.
    .
    Source : Badmintonindonesia.org
    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  7,082  223  15 March, 2020
  • Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020. Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
.
“Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus.
.
“Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.
.
“Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah fight, terus memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya. Tapi game ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rejeki ya,” jelas Marcus.
.
“Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Pengen menyerang duluan malah mati sendiri,” timpal Kevin.

Sumber & Foto : PBSI
.
.
#AllEnglandOpen2020 #YonexAllEngland2020 #Birmingham #IndonesiaJuara
  • Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus puas di posisi dua All England Open 2020. Pada babak final, Kevin/Marcus harus mengakui keunggulan lawannya, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
    .
    “Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus.
    .
    “Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.
    .
    “Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah fight, terus memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya. Tapi game ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rejeki ya,” jelas Marcus.
    .
    “Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Pengen menyerang duluan malah mati sendiri,” timpal Kevin.

    Sumber & Foto : PBSI
    .
    .
    #AllEnglandOpen2020 #YonexAllEngland2020 #Birmingham #IndonesiaJuara

  •  1,958  11  15 March, 2020
  • Result Quarter Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

#MENANGGG
Alhamdulillah Praveen/Melati sukses ke semifinals!!
TIKUNGAANNNNN JAHANAMM!!😍💥🔥👏
.
XD
Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs WANG Yi Lyu/HUANG Dong Ping [2]🇨🇳
15-21 21-19 21-19 1:10'

BCD © 2020
#YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
#badmintonplayer #love #indonesia  #bulutangkis #juara
  • Result Quarter Finals YONEX All England Open 2020 HSBC BWF World Tour Super 1000

    #MENANGGG
    Alhamdulillah Praveen/Melati sukses ke semifinals!!
    TIKUNGAANNNNN JAHANAMM!!😍💥🔥👏
    .
    XD
    Praveen JORDAN/Melati Daeva OKTAVIANTI [5]🇮🇩 vs WANG Yi Lyu/HUANG Dong Ping [2]🇨🇳
    15-21 21-19 21-19 1:10'

    BCD © 2020
    #YAE20 #AllEnglandOpen2020 #OlimpiadeTokyo2020 #PBSI #Gold #Podium #drawing #champion #amazing #incredible #athlete #印尼精神羽毛球冠军永不放弃 #proud #unbelievable #awesome #badminton
    #badmintonplayer #love #indonesia #bulutangkis #juara

  •  5,221  354  13 March, 2020